[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
> Saya merasa tidak layak. Butuh ketaatan dan
> kejernihan
> > untuk berani mengucapkan itu.
Saya setuju dengan pendapat ini, namun terkadang,
ketika iman saya cenderung murung, kalimat demi
kalimat yang saya ucapkan melalui Pengakuan Iman
Rasuli menjadi semacam "reminder" bagi saya akan
eksistensi saya sebagai umat Kristen.
> > Dalam film tersebut, si tokoh merasa bahwa ia
> > didatangi oleh sosok yang
> > meyerupai ayahnya yang sudah wafat, yang datang
> dari
> > sebuah sumber cahaya
> > putih, yang terang tak menyilaukan. Si tokoh
> menolak
> > untuk percaya pada
> > sosok yang mengaku ayahnya, walau pun sosok itu
> > mengetahui dengan tepat
> > semua hal pribadi yang diketahui hanya oleh si
> > tokoh. Keadaan ini
> > (ketidakpercayaan) digambarkan dengan masih
> > terpantaunya denyut kehidupan si
> > tokoh, melalui peralatan yang ada.
Cerita seperti ini juga bisa kita jumpai dalam film
"Contact" yang diadaptasi dari Novel dengan judul sama
karangan Carl Sagan. Tentu Anda pernah menonton film
ini..
> > Untuk diketahui, Roddenberry memang seorang
> atheis.
Carl Sagan juga.
> > Selain itu, saya pun baru saja membaca pandangan
> > umat Buddha mengenai
> > keyakinan mereka. Sungguh berbeda dengan yang kita
> > kenal melalui keyakinan
> > kita. Sedangkan jika dibandingkan dengan keyakinan
> > sepupu kita, banyak
> > kesamaannya.
Saya rasa, fenomena kematian ini tidak pandang
agama.
Apapun agamanya, semua yang bernyawa pasti mati.
Bahkan seekor anjing_ yang kita tahu tidak punya
agama pun_ juga akan mati. Baik itu karena termakan
usia, ataupun termakan manusia.
Yang jadi pertanyaan, kenapa kita harus mati? Kenapa
ada kematian? Dari sudut agama Kristen, kematian
merupakan akibat dari kejatuhan manusia ke dalam
dosa. Tapi bagaimana dengan keyakinan Hindu, Budha,
Tao Te Ching, Kong Hu Cu?
Tapi toh akhirnya kita tidak terlalu merisaukan kenapa
kita mati. Kematian yang usianya mungkin sama dengan
usia peradaban manusia, sudah menjadi ihwal yang
lumrah. Seolah antara kehidupan dan kematian adalah
serupa mur dan baut, lelaki dan perempuan, "sungai dan
lautan", kata Gibran, Yin dan Yang.
Dan keniscayaan akan kematian ini, tak pelak, membuat
kehidupan yang kita jalani pada akhirnya akan lebih
terasa punya arti. Lebih lagi dengan adanya konsep
tentang akhirat, suatu dunia di balik dan di seberang
kematian. Atau justru sebuah pemahaman bahwa kematian
adalah akhir dari kehidupan. Jelas, ini membuat
kehidupan jadi lebih berharga. Atau sebaliknya:
kosong.
"Jika dengan sesungguh hati ingin menggenggam makna
kematian, bukalah hati kalian kepada kehidupan. Sebab
kehidupan dan kematian adalah satu - seperti sungai
dan lautan." Demikian Kahlil Gibran dalam Sang Nabi.
"Ketika bumi meminta tubuh-tubuh kalian, itulah
saatnya kalian mulai merasakan sejatinya kehidupan,"
katanya lagi.
Dari situ akhirnya saya melihat, secara universal
tanpa memandang doktrin agama manapun, kematian memang
sengaja "dirancang" sebagai titik balik atas
keseluruhan eksistensi manusia.
Jelasnya begini. Karena tahu akan mati, manusia
cenderung lebih menghargai hidupnya, sebagaimana telah
katakan tadi. Dengan memandang kematiannya kelak,
manusia seolah "bercermin" mengamati setiap jengkal
kehidupannya.
Itu bila saya mengesampingkan doktrin-doktrin yang
ada, termasuk doktrin kristen yang saya terima.
So, gimana, Yan, ada tanggapan lain? Hahahaha....
Cheers,
=====
[fauzan r soedira]
gpib immanuel depok
bpk gerakan pemuda
sektor betseda
__________________________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now.
http://mailplus.yahoo.com
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]