[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
AKTIFITAS "N/2 + 1"
Nama aktifitas ini seperti membaca rumus yakni "en bagi dua plus satu".
Dimana N adalah jumlah peserta dalam satu kelompok. Jadi bila dalam satu
kelompok
ada 10 orang maka menurut rumus di atas hasilnya adalah : 10 bagi 2 tambah 1
sama dengan 6. Apa artinya enam itu. Enam adalah enam tumpuan. Kesepuluh
peserta harus melewati sebuah jarak dimana hanya menggunakan enam tumpuan.
Definisi satu tumpuan adalah : (1) kaki kiri dan kaki kanan disatukan rapat
menapak bersama di tanah, ATAU (2) kaki kiri saja yang menapak di tanah,
ATAU (3) kaki kanan saja yang menapak di tanah.
Kesepuluh orang harus menyeberang secara bersama-sama dengan hanya
menggunakan paling banyak 6 tumpuan, bukan sepuluh tumpuan, atau dua puluh
tumpuan, atau sebelas tumpuan, atau..... sekian tumpuan. Tetapi tidak boleh
lebih dari enam tumpuan. Dan itu harus tiba difinish bersama-sama dengan
jumlah tumpuan yang ditetapkan oleh kelompok bersangkutan.
Sebuah kelompok menempuh cara sebagai berikut,
(1). Lima orang menggendong lima orang rekannya (katakanlah menjadi lima
pasangan gendongan)
(2). Satu orang memberi aba2, dan kelima pasangan gendongan tadi melompat
bersama2 (lima tumpuan, lebih kecil dari enam tumpuan)
(3). Terus melompat hingga finish sejauh kurang lebih 10 meter
Ada kelompok yang memakai cara seperti panser yakni,
(1). Orang pertama merebahkan diri (telungkup, bukan terlentang) tetapi
tidak menapakkan kedua kaki di tanah, artinya berbaring dengan kedua kaki
dilipat
keatas, lalu orang kedua berjalan di atas orang yang berbaring
(2). Orang yang sudah berjalan di atas orang yang telungkup tadi akan
berbaring lagi menjadi 'jalan' bagi orang berikut
(3). Orang ketiga melakukan hal serupa dan menjadi 'jalan' lagi
(4). Memang orang pertama akan diinjang sebanyak 9 kali, dan orang kedua
diinjak 8 orang, orang ketiga diinjak 7 orang, demikian seterusnya hingga
'jalanan'
yang terbangun dari orang2 yang telungkup sedemikian rupa menghubungkan
start dan finish.
Ada lagi cara2 aneh yang dilakukan oleh kelompok2 lainnya... pokoke seru!!
PJA dari aktifitas ini adalah Saripin Nahampun (GPIB Nehemia Cibogo) yang
akan memberikan cring sebesar 750 cring bila peserta berhasil tiba di finish
dengan
memakai tumpuan kurang dari enam tumpuan.
Berikut pendapat beberapa peserta,
(1). perlu saling memperhatikan dalam kebersamaan
(2). perlu kekompakkan
(3). perlu kerjasama
(4). perlu mengorbankan ego
(5). perlu pengorbanan
(6). perlu strategi
(7). pegel2
(8). think smart...
AKTIFITAS "BERDIRI SATU BATU"
Kesepuluh peserta sedemikian rupa harus berada di atas sebuah batu ceper
berdiameter kurang lebih 15 cm, selama 30 detik. Instruksinya tidak semudah
melakukannya. Pada pos ini tidak satupun kelompok yang berhasil, bahkan
ketika PJA pos ini yakni Henry Rinaldus (GPIB Immanuel Depok) sudah berbaik
hati
menurunkan menjadi 10 detik pun, tidak ada yang berhasil.
Ada kelompok yang melakukan cara berikut :
(1). Satu orang menggendong di pundak satu orang temannya
(2). Demikian hingga terdapat lima pasangan gendongan di pundak
(3). Lalu secara bersama mereka berpelukan dan berusaha berdiri di atas batu
ceper tadi
Tapi.... belum sepuluh detik.... GUBRAK!!! Roboh!!, hahahahahahaha....
ciaaaannnnn deh lo...
Andaikan ada yang berhasil PJA akan memberikan cring sebanyak 1500 cring.
Banyak peserta yang berkeringat, berlumpur, kelelahan, dll.. dll...
Berikut pendapat beberapa peserta,
(1). jangan cepat putus asa
(2). susah, tapi seru, butuh pengorbanan
(3). batunya kekecilan, gak masuk akal
(4). pja-nya cool banget, tapi murah senyum dibalik kacamatanya, (jangan GR
Hen..., ngerjain anak orang lu yaaa...)
(5). telapak kaki memar2 semua, karena terinjak2 orang yang berbadan
'lebar', hahahahahaha...
(6). saat berpelukan bau kelek.... hahahahahah
(7). sangat menantang....
AKTIFITAS "RAKSASA MELAYANG"
Peserta diminta meniup balon sebanyak jumlah peserta, lalu diletakkan di
satu alas plastik. Kemudian kelompok harus memilih orang yang dianggap
'terberat'
untuk diminta berbaring di atas balon. Bagian tubuh dari 'si berat' tidak
boleh menyentuh tanah. Seluruhnya harus berada di atas balon yang berjumlah
sejumlah peserta tadi. Berapa lama berbaringnya? Yakni selama LAGU BALONKU
usai dinyanyikan oleh peserta lainnya (selain si berat). Demi kenyamanan, di
atas kumpulan balon tadi dialas lagi (ditutup) oleh selembar plastik lagi
agar balon tidak berlarian kesana-kemari.
Aktifitas ini menuntut 'para penyanyi' menyanyikan lagu secepat mungkin agar
balon tidak ada yang pecah selama lagu dinyanyikan. Kalau balon ada yang
pecah
mengurangi nilai cring yang didapat, atau diulang lagi.
PJA di sini adalah Mona Latupapua (GPIB Dian Kasih Bekasi) yang akan
memberikan cring maksimal sebanyak 1500 cring bila balon tidak pecah, selama
lagu balonku dinyanyikan.
Berikut beberapa pendapat peserta,
(1). kerjasama tim
(2). kehati-hatian
(3). perlu strategi, terutama pada saat siberat harus berbaring dan tidak
memecahkan balon...
(4). perlu keberanian (biasanya orang takut akan bunyi ledakan balon
meletus)
(5). dll
bersambung...
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]