[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Quote of the week ([EMAIL PROTECTED])
#01 : Bila kita berusaha membuat sesuatu yang indah, biasanya hasilnya
kurang bagus.Namun bila kita berusaha membuat sesuatu yang
berguna biasanya hasinya Indah.
<Victori Saetakela - GPIB Petra Bogor>
======================================================================
========> sambungan ...!
OK saya mulai saja kronologis 'permasalahan' yang ada
:
A. MASALAH PERCAKAPAN DENGAN Pdt. EPdB:
1. Rangkaian 'pergumulan' ini berawal dari rekan
pemudi kami, (sebut saja "D") yang memberi promosi
bagi rekan "F" untuk menjadi Ketua BKSG (Badan Kerja
Sama Gereja-gereja) di Bandung Selatan, karena rekan
"D" melihat potensi rekan "F". Namun sayang, salah
satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah Ketua BKSG
harus sebagai Ketua Pemuda di gereja yang
mengusulkannya. Nah, inilah awalnya, sehingga rekan
"D" berusaha meng-gol-kan rekan "F" untuk menjadi
Ketua BKSG.
2. Untuk usaha tersebut rekan "D" menghubungi Pdt.
EPdB tentang masalah ini, supaya rekan "F" bisa
diangkat menjadi Ketua Pemuda di Pos Pelayanan
tersebut (yang disebut BAKAL oleh rekan "F"). Namun
rekan "D" menemui beberapa masalah, antara lain :
a. rekan "F" belum SIDI, jadi jelas nggak mungkin
bisa diangkat menjadi Ketua Pemuda.
b. rekan "F" pun belum attestasi menjadi anggota
di gereja kami.
(dari sini rekan-rekan yang sudah hidup lama di
dunia GPIB bisa menilai: apakah SEBUAH SEKPEL GP
berhak memilih seorang KETUA PEMUDA (bukan Koordinator
Sekpel). Adakah aturan GPIB demikian..? Sopan, tertib
dan teraturkah sebuah sekpel MEMILIH Ketua Pemuda
TANPA MENG-KOORDINASI-KAN terlebih dulu dengan Ketua
Pemuda yang sebenarnya...? That's OK, karena itu
adalah SALAH SATU usaha rekan "D" untuk maksud
tersebut).
3. Untuk itu rekan "D" sering (saya kurang tahu
seberapa sering) berkonsultasi dengan Pdt. EPdB,
supaya rekan "F" bisa di SIDI.
4. Pdt. EPdB memberi penjelasan kalau mau SIDI harus
ikut katekisasi. (Kita semua tahu hal ini dan bukan
mengada-ada) dan menyarankan supaya rekan "F" ikut
katekisasi. Dan kalau sudah SIDI pun TIDAK BISA
LANGSUNG ditunjuk menjadi Ketua Pemuda, karena harus
'menjalani' keanggotaan dan ke-SIDI-annya itu beberapa
lama. Sampai disini Pdt. EPdB TIDAK PERNAH MENGUNDANG
rekan "F" untuk bertemu, karena beliau HANYA
menyampaikan pesan kepada rekan "D" agar rekan "F"
mengikuti katekisasi. (dalam sharring, rekan "F"
menyatakan Pdt. EPdB mengundang rekan "F" untuk
bertemu).
5. Ya, walaupun akhirnya Pdt. EPdB bertemu dengan
rekan "F" tapi kebenaran yang di-sharring-kan tidak
seluruhnya benar..!!!
6. Adalah BETUL percapakan yang di-sharring-kan rekan
"F" demikian. Namun pembicaraan tentang pacar HANYA
untuk meredakan 'suasana' saat itu. Tidak bermaksud
apa-apa..! Masalah lirik-lirik dan kemudian berkata:
udah mending kamu pikirin diri kamu aja sendiri ...
bla..bla..bla..! adalah MASUKAN DAN PEMIKIRAN buat
rekan "F".
a. Apakah tidak menjadi masalah nanti bagi rekan
"F" yang tidak di Bogor (saat itu) dan kemudian akan
pindah ke Jakarta menjadi Ketua BKSG di Bandung
Selatan sekaligus menjadi 'ketua pemuda' di salah satu
sekpel gereja kami...? Maksudnya Pdt. EPdB, seandainya
BKSG butuh rekan "F" untuk sebuah tanda tangan atau
rapat pada hari Senin, atau selasa, apakah rekan "F"
bisa memenuhi tugas tersebut.
b. Maksud Pdt. EPdB adalah : apakah TIDAK LEBIH
BAIK kalau rekan "F" melayani saja di Jakarta di mana
SEKARANG dia tinggal..? Betul: carilah kerajaan Allah
dulu, tapi apa kerajaan Allah 'tidak ada' di
Jakarta...?
c. Yang Pdt. EPdB maksudkan adalah : bukan
memikirkan diri sendiri (baca: EGO), tapi yang dia mau
kalau rekan "F" yang saat itu ada di Jakarta dan mau
berpelayanan, BERPELAYANAN-lah dimana dia berada..?
Jadi biarlah anak-anak di sekpel ini yang mengelola
mereka sendiri.
d. Nggak masalah kalau rekan "F" merasa tidak
berani meninggalkan mereka dengan alasan mereka perlu
dibimbing. Itu adalah suatu proses, biarlah anak-anak
di sekpel ini belajar dan berkembang, namun tidak
bermaksud menghalagi keinginan rekan "F" untuk
melayani.
e. Jadi sebenarnya yang "ngotot' adalah rekan "F"
sendiri (seperti yang disampaikan dalam email ke-2)
untuk menjadi 'ketua pemuda dan bukan Pdt. EPdB yang
ngotot (kayaknya istilah Bung Okta nggak sampai
sasaran)
=====> bersambung ...!!!
__________________________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now.
http://mailplus.yahoo.com
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]