++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Quote of the week ([EMAIL PROTECTED])
#08 : "you may have someone in your mind, someone in your heart, someone in your dream, someone in your life... but JESUS is SOMEONE when you have no one"
<>< Astrid Monika S. Meliala - GPIB Sawangan Depok <>< ======================================================================
Salam Sejahtera...
Hampir setahun lamanya GP Immanuel tak beribadah minggu di pos pelkes, hingga Minggu tanggal 16 Maret lalu saya dan 41 orang Pengurus dan anggota GP Immanuel berkunjung ke Jemaat Efata Tenggarong Pos Pelkes Sion Jahab.
Jahab adalah sebuah kelurahan kecil berjarak 5 kilometer dari kota Tenggarong ibukota kabupaten Kutai Kartanegara. Pelkes ini terletak di jalan poros arah Kota Bangun, Pelkes yang hampir sebagian besar warganya adalah pendatang dari Tanah Toraja.
Dulunya Pelkes Jahab masuk dalam wilayah jemaat Immanuel Samarinda, itu pada tahun 1977. lalu sejak awal 80-an Pelkes ini dialihkan dalam jemaat Efata.
192 KK warga jemaatnya dan sejak tahun lalu mereka terlayani oleh seorang Pdt Ny. Novianti Wuriani Sibarani STh.
Ibu pendeta adalah yang kedua yang melayani jemaat tersebut setelah Pendeta Robert Martin.
Warga Pelkes ini adalah petani, PNS dan pekerja swasta. mereka tersebar dalam wilayah yang cukup luas dari kilometer 4 hingga kilometer 7 jalan Poros tersebut, penyebaran itulah yang menyebabkan kurang aktifnya pelayanan BPK Gerakan Pemuda-nya. langkah dan gerak pelayanan sering kali kalah dan terlalu lelah dengan jarak yang berjauhan dan keterbatasan sarana transportasi.
Minggu pagi yang cerah itu, setelah menempuh perjalanan satu setengah jam dari Samarinda dengan satu motor, satu kijang dan satu bus "tiga perempat" kami tiba Pelkes terbesar di wilayah jemaat Efata Tenggarong tersebut.
1. Membuka wawasan GP Immanuel dalam berjemaat dan 2. Mengenalkan GP Immanuel kepada potensi pelayanan jemaat di pos pelkes di luar Immanuel adalah dua tujuan utama kami dalam berkunjung ke sana. Bukan isapan jempol belaka kalo GP Immanuel pun tidak mengenal pelkes-pelkes di jemaat Kaltim 2 bahkan di jemaat sendiri.
Yang kami lakukan hanya beribadah minggu bersama lalu bila ada anggota GP di pelkes itu kami bersharing, nyanyi bersama dan akhirnya ditutup dengan makan siang.
Jangan berharap lebih, itu yang sering kami pesankan pada anggota sebelum berkunjung ke pelkes. Untuk sekedar makan siang yang sederhana pun mereka harus berusaha keras mewujudkannya.
Namun jangan heran bila kita disambut bak tamu kabupaten... Lonceng gereja yang uniknya tergantung di sebuah pohon tua berdentang 3 kali saat kami tiba di depan gereja, lonceng itu juga menandakan tibanya umat melaksanakan Ibadah Minggu, ketika melihat jam ahh ternyata kami yang telat dan mereka sabar menanti kami...(sobat, semua Pelkes biasanya akan "menyesuaikan" aktifitas ibadah mereka, bila mereka mengetahui "tamu-tamu dari kota" berkenan beribadah dengan mereka).
Selain sambutan yang hangat tapi malu-malu kucing, kami bisa dapat curahan hati saat ngobrol dekat dengan mereka, mereka mengadu tentang GP jemaat induk mereka yang kadang lupa mengajak mereka, mereka cerita kalo mereka ingin sekali seperti GP yang lain tapi beragam kendala khususnya dana yang himpit mereka,mereka tertawa bila berkisah saat mereka naik truk untuk menghadiri ibadah gabungan di jemaat induk mereka tapi sering juga pulang jalan kaki ketika truk yang bawa mereka tak kunjung menjemput.
Obrolan itulah yang membuat kami (sebagai salah satu jemaat induk pemilik pelkes) teringat bahwa kami tak boleh lalai dalam menjaga gerak dan langkah mereka-mereka para pemuda yang ada di pos-pos pelkes kami.
Obrolan santai dalam gereja sambil mendengar obrolan yang lain disisi gereja yang asyik melahap kelapa muda, ambil buah kedondong atau yang sedang komentar dengan bangunan besar yang baru 40 persen jadi, kelak mengganti bangunan lama yang telah menaungi mereka sejak 1977.
Satu jam lebih dalam kebersamaan hingga seorang anggota berbisik bahwa awan hitam menggantung di atas bumi Etam bertanda akan hujan...kami harus pulang.
Kita gerak sama-sama...sama-sama...sama-sama... Kita gerak sama-sama..senanglah hati... Gerakku gerakmu...Gerakan Pemuda... Kita gerak sama-sama...Senanglah hati...
Satu lagu yang kami nyanyikan dengan penuh semangat, kemudian untaian kata doa dibawa oleh ibu pendeta Novi...hingga akhirnya kami pulang dan mereka lepas sambil bernyanyi....
Sampai bertemu bertemu...sampai lagi kita bertemu...sampai bertemu bertemu...Tuhan Allah beserta engkau ?!!
Salam, Roy Lolong Immanuel Samarinda
PS: Bila tak ada rintangan, Pelkes Sion Jahab akan menjadi salah satu tujuan kunjungan peserta Pembinaan Pengkaderan Pengurus GP Kalimantan dan Sulawesi di Balikpapan, medio Juli mendatang. Dukung Dalam Doa !!!
_________________________________________________________________
MSN 8 with e-mail virus protection service: 2 months FREE* http://join.msn.com/?page=features/virus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [EMAIL PROTECTED]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]
