[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
           http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
      BPK Gerakan Pemuda (15 Juli 1950 - 15 Juli 2003) 53 TAHUN 
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN


Syaloom ...

Selamat Ulang Tahun ke-22 BPK-PKB, Kiranya TUHAN menyertai & memberkati
pelayanan Bapak-bapak sekalian.
Di bawah ini ada cerita mengenai pengalaman pribadi seorang Ibu...Selamat
membaca, semoga berguna.

best regards,
Yulie/Anugerah Bekasi
----------Forwarded message ----------
From: "Agung - Vien" [EMAIL PROTECTED]

"Saya Ingin seperti Ayah"

Suatu hari suami saya rapat dengan beberapa rekan bisnisnya yang kebetulan
mereka sudah mendekati usia 60 tahun dan dikaruniai beberapa orang cucu. Di
sela-sela pembicaraan serius tentang bisnis, para kakek yang masih aktif itu
sempat juga berbagi pengalaman tentang kehidupan keluarga di masa senja usia.

Suami saya yang kebetulan paling muda dan masih mempunyai anak balita,
mendapatkan pelajaran yang sangat berharga, dan untuk itu saya merasa berterima
kasih kepada rekan-rekan bisnisnya tersebut. Mengapa? Inilah kira-kira kisah
mereka.

Salah satu dari mereka kebetulan akan ke Bali untuk urusan bisnis, dan minta
tolong diatur tiket kepulangannya melalui Surabaya karena akan singgah ke rumah
anaknya yang bekerja di sana. Di situlah awal pembicaraan "menyimpang" dimulai.
Ia mengeluh, "Susah anak saya ini, masak sih untuk bertemu bapaknya saja
sulitnya bukan main."
"Kalau saya telepon dulu, pasti nanti dia akan berkata jangan datang sekarang
karena masih banyak urusan. Lebih baik datang saja tiba-tiba, yang penting saya
bisa lihat cucu."
Kemudian itu ditimpali oleh rekan yang lain. "Kalau Anda jarang bertemu dengan
anak karena beda kota, itu masih dapat dimengerti," katanya.
"Anak saya yang tinggal satu kota saja, harus pakai perjanjian segala kalau
ingin bertemu."
"Saya dan istri kadang-kadang merasa begitu kesepian, karena kedua anak saya
jarang berkunjung, paling-paling hanya telepon."

Ada lagi yang berbagi kesedihannya, ketika ia dan istrinya menengok anak
laki-lakinya, yang istrinya baru melahirkan di salah satu kota di Amerika.
Ketika sampai dan baru saja memasuki rumah anaknya, sang anak sudah bertanya,
"Kapan Ayah dan Ibu kembali ke Indonesia?" "Bayangkan! Kami menempuh perjalanan
hampir dua hari, belum sempat istirahat sudah ditanya kapan pulang."

Apa yang digambarkan suami saya tentang mereka, adalah rasa kegetiran dan
kesepian yang tengah melanda mereka di hari tua. Padahal mereka adalah para
profesional yang begitu berhasil dalam kariernya. Suami saya bertanya, "Apakah
suatu saat kita juga akan mengalami hidup seperti mereka?" Untuk menjawab itu,
saya sodorkan kepada suami saya sebuah syair lagu berjudul Cat's In the Cradle
karya Harry Chapin. Beberapa cuplikan syair tersebut saya terjemahkan secara
bebas ke dalam bahasa Indonesia agar relevan untuk konteks Indonesia.

Serasa kemarin ketika anakku lahir dengan penuh berkah. Aku harus siap untuknya,
sehingga sibuk aku mencari nafkah sampai 'tak ingat kapan pertama kali ia
belajar melangkah. Pun kapan ia belajar bicara dan mulai lucu bertingkah', namun
aku tahu betul ia pernah berkata,
"Aku akan menjadi seperti Ayah kelak"
"Ya betul aku ingin seperti Ayah kelak"
"Ayah, jam berapa nanti pulang?"
"Aku tak tahu 'Nak, tetapi kita akan punya waktu bersama nanti, dan tentu saja
kita akan mempunyai waktu indah bersama"

Ketika saat anakku ulang tahun yang kesepuluh; Ia berkata, "Terima kasih atas
hadiah bolanya Ayah, wah ... kita bisa main bola bersama. Ajari aku bagaimana
cara melempar bola"
"Tentu saja 'Nak, tetapi jangan sekarang, Ayah banyak pekerjaan sekarang" Ia
hanya berkata, "Oh ...."
Ia melangkah pergi, tetapi senyumnya tidak hilang, seraya berkata, "Aku akan
seperti ayahku".
"Ya, betul aku akan sepertinya"
"Ayah, jam berapa nanti pulang?"
"Aku tak tahu 'Nak, tetapi kita akan punya waktu bersama nanti, dan tentu saja
kita akan mempunyai waktu indah bersama"

Suatu saat anakku pulang ke rumah dari kuliah; Begitu gagahnya ia, dan aku
memanggilnya, "Nak, aku bangga sekali denganmu, duduklah sebentar dengan Ayah"
Dia menengok sebentar sambil tersenyum,
"Ayah, yang aku perlu sekarang adalah meminjam mobil, mana kuncinya?"
"Sampai bertemu nanti Ayah, aku ada janji dengan kawan"
"Nak, jam berapa nanti pulang?" "Aku tak tahu 'Yah, tetapi kita akan punya waktu
bersama nanti dan tentu saja kita akan mempunyai waktu indah bersama"

Aku sudah lama pensiun, dan anakku sudah lama pergi dari rumah; Suatu saat aku
meneleponnya.
"Aku ingin bertemu denganmu, Nak" Ia bilang, "Tentu saja aku senang bertemu
Ayah, tetapi sekarang aku tidak ada waktu. Ayah tahu, pekerjaanku begitu menyita
waktu, dan anak-anak sekarang sedang flu.
Tetapi senang bisa berbicara dengan Ayah, betul aku senang mendengar suara Ayah"
Ketika ia menutup teleponnya, aku sekarang menyadari; Dia tumbuh besar persis
seperti aku; Ya betul, ternyata anakku persis seperti aku.

Rupanya prinsip investasi berlaku pula pada keluarga dan anak. Seorang investor
yang berhasil mendapatkan return yang tinggi, adalah yang selalu peduli dan
menjaga apa yang diinvestasikannya. Saya sering melantunkan cuplikan syair
tersebut dalam bahasa aslinya,"I'm gonna be like you, Dad, you know I'm gonna be
like you", kapan saja ketika suami saya sudah mulai melampaui batas
kesibukannya. Ternyata cukup manjur. "Lutfi ... ayo kita kasih makan kelinci,"
katanya kepada anak kami yang berusia 3 tahun.



%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[.] Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
[.] GPIB.NET   : http://www.gpib.net
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [EMAIL PROTECTED]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke