<>< ============================ I-KAN ============================ ><>
<>< ><> <>< ><> <>< ><> <>< <>< <>< ><> ><> ><> <>< ><> <>< ><> <>< ><>
<><                                                                 ><>
<><                       -= Milis GP2000 =-                        ><>
<><           MAILING LIST B.P.K GERAKAN PEMUDA G.P.I.B             ><>
<><                    *established 1 July 1999*                    ><>
<><                                                                 ><>
<>< =============================================================== ><>
Setuju dengan kak okta,
Beberapa minggu lalu saya dan Ibu Dkn. Ansye Titaheluw diminta menjadi
narasumber dalam kebaktian GP. Kebaktian ini khusus diberi nama warna-warni
(katanya plesetan dari warnasari). Dalam acara ini semua yg hadir bisa
menanyakan apapun seputar GPIB, dari mulai penatalayanan sampai pemahaman
iman GPIB.
Dari pertanyaan-pertanyaan yg muncul kurang lebih sama dengan yg kak Okta
sampaikan.

Saya usul bagaimana bila diskusi dimilis-milis kita juga ada yg membuat
resumenya. Misalnya tentang pembicaraan mengenai Alkitab dan Firman Allah
tempo hari, adakah yg berkompeten menyimpulkannya menjadi artikel dengan
bahasa yg sederhana.

Dan ada banyak topik lainnya yg saya kira menarik untuk dipahami, namun
orang seperti saya suka ragu untuk menarik kesimpulan.

Menambahkan deretan pertanyaan-pertanyaan bung okta:
- Kenapa harus baptisan anak? Kenapa tidak menunggu dewasa saja?
- Kenapa tidak ada ajaran puasa di GPIB?
- kenapa begini? Kenapa begitu? ;dll

Saya kira dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan tsb GPIB perlu juga punya
semacam buku FAQ (frequently asked question) atau buku Tanya jawab seputar
GPIB.

Ori
Petra - Bogor

-----dipotong----------
   
  Kami gak butuh yang ngejelimet-ngejelimet. Kami butuh yang praktis2 saja
semisal :
  - bagaimana proses terjadinya Alkitab (Kanonisasi)
  - kenapa harus Kidung Jemaat?
  - Bagaimana sejarah munculnya SINODE (semua tahu itu dari Sun Hodos), tapi
kenapa SINODE? kenapa bukan WAJAN misalnya...
  - kenapa trinitas, kenapa bukan 'empat-nitas'
  - mengapa harus bangsa Israel, mengapa bukan bangsa Cina misalnya yang
ramai di Alkitab?
  - mengapa harus bahasa ibrani, mengapa tidak bahasa india misalnya, ada
apa dengan bahasa ibrani?
  - bagaimana menghadapi orang sekarat dan mau bertobat?
  - bagaimaan sebaiknya berkunjung ke rumah orang itu?
  - apa arti penumpangan tangan itu?
  - mengapa cawan dan alkitab terbuka harus ada terus di depan mimbar?
dariapda berdebu bukannya sebaiknya disimpan di lemari, saat dibutuhkan baru
dikeluarkan
  - apa itu eksegese?
  - apa itu homielitika?
  - apa beda biblika? linguistik? or else..
  - kenapa harus Musa yang menerima taurat, kenapa bukan Nuh, Abraham,
Paulus, atau Timotius misalnya? Iya, tahu.. tahu... beda waktu, tetapi
kenapa?




<>< ============================ GP2000 =========================== ><>
<><                                                                 ><>
<><    Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau     ><>
<><    muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam        ><>
<><    perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam      ><>
<><    kesetiaanmu dan dalam kesucianmu  - 1 Timotius 4 : 12        ><>
<><                                                                 ><>
<>< =============================================================== ><>

Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [EMAIL PROTECTED]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke