\o/ \o/~~~~~~~~(((( Hidup oleh Roh, Dipimpin oleh Roh, Gal.5:25 ))))~~~~~~~\o/ \o/
Dari milis tetangga. Sent: Wednesday, June 23, 2004 3:38 PM Subject: Fw: [Sabili] Ada yang masih punya file "Kisah Kesaksian 4 Orang Gembala..."? > > > TOBATNYA 4 PENDETA KRISTEN KE AGAMANYA > > > MASING-MASING(ISLAM,BUDHA,HINDU,KONGHUCU) > > > > > > PERNYATAAN SIKAP FORUM PERTOBATAN MANTAN GEMBALA-GEMBALA TUHAN > > > > > > > > > PENGANTAR > > > > > > Kami adalah sekelompok Pendeta yang telah bertobat kepada Tuhan Allah > > dengan > > > sesungguhnya. Dahulu kami adalah umat agama dari 4 kelompok besar agama > > di > > > luar Katolik & Kristen. Dulu kami masuk Kristen karena tertarik dengan > > > nilai-nilai ajaran kasih dalam Kristus & janji keselamatan-Nya yang akan > > > mengahantar kita semua masuk kerajaan surga dengan penuh kepastian. > Walau > > > akibat iman Kristus ini kami harus menerima fakta dikucilkan keluarga > > kami, > > > kami terima semuanya dengan lapang dada waktu itu, apalagi penghiburan > > para > > > Gembala Gereja selalu menyatakan orang tua kami, keluarga klami, > > teman-teman > > > kami & orang -orang diluar Kristen adalah orang berdosaa yang sesat > dalam > > > iman. Mereka adalah para penyembah setan & kitab sucinya diturunkan oleh > > > Raja Iblis!. Kami sangat mensyukuri wejangan para Gembala ini. > > > > > > > > > Apalagi setelah dibaptis, kami sangat diperhatikan, kami disekolahkan di > > > Sekolah Misi Alkitab di kawasan Blok M - Jakarta, selama 6 bulan saja & > > kami > > > lulus dengan menyandang gelar Sarjana Theologi. Karena kami orang > > bertobat, > > > sekolah Misi Alkitab cukup ditempun 6 bulan saja, tidak perlu > > bertahun-tahun > > > seperti yang lainnya. Kami juga diberi uang saku bulanan yang lebih dari > > > cukup, jauh berbeda ketika kami masih dalam agama kami dulu, hidup serba > > > kekurangan & miskin. Bahkan pada saat awal kemurtadan kami ini, kami > > > diundang untuk berceramah keliling Indonesia. Walaupun kami bukan mantan > > > Ulama, Bikhu atau Pandhita, kami mengaku kepada umat bahwa kami adalah > > > mantan pemuka agama, di Sekolah Misi Alkitab kami diajarkan untuk > > > berperilaku & menghapal beberapa bacaan doa agama kami dahulu untuk > > memberi > > > kesan bahwa kami benar-benar bekas pemuka agama. Bahkan Gereja membantu > > > membuatkan kami ijasah-ijasah palsu, surat-surat keterangan & dokumen > > yang > > > diperlukan untuk membuat bahwa kisah kesaksian kami adalah benar > > > adanya.walaupun kami bukanlah bekas pemuka agama. Bahkan teman kami yang > > > Islam sampai dibuatkan foto repro yang sangat hebat, dia memakai sorban > & > > > berjubah panjang, lalu di fotonya dibuat seolah pernah berfoto bersama > > > beberapa tokoh Islam terkemuka seperti Mubaligh Kondang KH Zainuddin MZ > & > > > KH. Abdurrahman Wahid segala!. Kami juga disuruh menandatangani sebuah > > surat > > > kesaksian yang panjang yang dipersiapkan oleh para staf Gembala Bapak > Ev. > > > Soeradi Ben Abraham, dimana disana kami membuat kisah kesaksian yang > akan > > > dibukukan & disebarluaskan dikalangan domba-domba Gereja. > > > > > > > > > Waktu itu kondisi di atas kami terima saja, mau bagaimana lagi?, kami > > sudah > > > tak punya siapa-siapa lagi!, tak punya harta & penghasilan, > > > > > > menjual iman ini adalah pilihan hidup yang sangat menjanjikan. Bagaimana > > > tidak?, kami keliling Indonesia, bahkan sampai ke negara tetangga > > Singapura > > > segala, naik pesawat kelas bisnis, menginap di hotel berbintang, memakai > > jas > > > mewah, dielu-elukan orang banyak seperti artis, masuk koran & majalah > > > rohani, & menerima pendapatan bulanan yang sangat besar!, siapa yang tak > > > ingin, tokh kami pikir waktu itu, murtad ini jauh lebih baik dibanding > > kami > > > jadi pencuri, pembunuh atau germo lokalisasi!. > > > > > > > > > Entah berapa ratus kali kami berdusta, disetiap KKR yang kami ikuti > > secara > > > terpisah, dimana ada skrenario yang disiapkan Gereja, kalau > > > > > > berlabel penyembuhan Ilahi, para Pendeta berdoa memanggil Roh-Roh Jahat > & > > > menyuruh beberapa dari para pelayan Gereja untuk berpura-pura menjadi > > jemaat > > > yang sakit!, & saat acara penyembuhan Ilahi dia harus berpura-pura sakit > > > parah & mendadak sembuh ketika diurapi oleh kami!!!. Ya Tuhan ampunilah > > dosa > > > masa lalu kami, ini kan tak lebih dari gaya tipu-tipu tukang obat > pinggir > > > jalan?!. Bahkan Jemaat terlihat sangat histeris, sampai ada yang > > berteriak > > > histeris & berjingkrak-jingkrak segala!!!, mirip sekali acara nonton > > konser > > > musik rock brutal yang ditonton para ABG, atau mirip suasana orang-orang > > > yang tripping di Diskotek & Pub!!. Bahkan sehabis acara KKR ada seorang > > > jemaat wanita muda yang menghampiri rekan kami Ev. Andi Widjaja (yang > > paling > > > ganteng diantara kami), menyatakan diri siap melayani dia, karena yakin > > > bahwa persembahan tubuhnya yang molek itu adalah untuk melayani jiwa > para > > > roh kudus yang menyertai kami!!!. Bung Andi lalu bilang, "kalau begitu > > ayo > > > ikut ke kamar saya", wanita itupun mengikuti beliau & melayaninya sehari > > > penuh hingga 5 ronde!!!. Kami tahu persis cerita ini karena kamipun > > > memperoleh giliran menggarap wanita-wanita jemaat serupa ini diberbagai > > > kesempatan KKR keliling Indonesia. > > > > > > > > > Hampir selama 6 (enam) tahun melayani domba-domba Gereja dalam rangkaian > > KKR > > > yang melelahkan, menimbulkan kejenuhan di hati kami. Kadang kami > berempat > > > kongkow-kongkow di Mc. Donnalds Sarinah Thamrin & saling bertukar > > > cerita..lalu jalan bersama keliling kota. Kami tak mungkin ke Kafe atau > > > tempat hiburan malam, Diskotik sambil tripping & nyabu segala!, karena > > > menurut kami hal ini tak baik untuk pekerjaan kami sebagai Pelayan > > Gembala, > > > walaupun rekan-rekan gembala lainnya sering melakukan hal itu, kami > > bahkan > > > sering dibilang kolot & kampungan oleh teman-teman Pendeta lainnya, > > akibta > > > tidak ikut tripping & nyabu bersama rekan gembala lainnya. Bahkan > > beberapa > > > rekan Gembala yang sekarang terkenal seperti Gilbert Lumoindang konon, > > > menggunakan Shabu-Shabu & menenggak 1 butir pil Ectassy sebelum memimpin > > > kebaktian di GL Ministry!. Menurut beliau Shabu-Shabu & pil Ectassy > > adalah > > > sarana jiwa untuk dapat bertemu dengan Roh Kudus & agar Roh Kudus itu > > selalu > > > mengilhami kita (katanya)!!!. Itulah sebabnya kenapa para Pendeta & > > > Pengkhotbah Kristen selalu energik & tampil penuh percaya diri disetiap > > > Kebaktian ataupun KKR, karena mereka menggunakan dopping berupa pil > > Ectassy > > > atau Nyabu terlebih dahulu, bahkan terkadang keduanya sekaligus!! > > > > > > > > > PENYEBAB KESADARAN & PERTOBATAN KAMI > > > > > > Bermula dari cerita rekan kami Bung Nico (Nicolas), perihal tetangga > > barunya > > > yang mengadakan kursus TPA bagi umat Islam, Bung Nico awalnya gusar > > sekali, > > > karena anak-anak kecil Islam itu selalu membaca surat Al-Kafiruun, yang > > dia > > > tahu persis artinya, dia piker nih tetangga gue nyindir gue kali..awas > > aku > > > murtadkan semiuanya!! & Bung Nico bersumpah untuk mewartakan kabar > > gembira > > > Cinta Kasih Yesus itu kepada mereka. > > > > > > > > > Bung Nico suatu waktu memberanikan diri bertemu para pengajar TPA itu, > > lalu > > > berkata: mari kita buktikan siapa hamba Tuhan sebenarnya, para pengajar > > itu > > > Cuma tersenyum: "maaf kami tak melayani ajakan anda", Bung Nico bilang: > > > "Kalian pengecut!!!" Mereka jawab: "Siapa bilang, kalau Bung Nico > memaksa > > > silahkan mulai dengan anak-anak itu saja" Bung Nico Menjawab: "Tapi saya > > > nggak nanggung akibatnya ya..?" > > > > > > > > > Lalu Bung Nico mengumpulkan anak-anak kecil itu, dia bercerita tentang > > kisah > > > pengorbanan Tuhan Yesus..anak-anak itu mendengarkan dengan seksama..tapi > > > kemudian apa yang terjadi..? Anak-anak itu tertawa terbahak-bahak semua > & > > > seorang anak kecil berusia 10 tahun lalu memberikan > pertanyaan-pertanyaan > > > yang sangat sulit & balik menjelaskan apa itu Alkitab & sejarahnya serta > > > siapa Yesus sesungguhnya.. > > > > > > > > > Bung Nico terpana!, lalu pulang dengan perasaan malu..semenjak itu > > > penjelasan anak kecil itu selalu membayang dipikirannya..lalu dia coba > > baca > > > Alkitab secara urut, suatu hal yang sangat dilarang oleh Gereja karena > > bisa > > > menyesatkan iman!. Diketemukanlah ayat-ayat yang sangat > > membingungkan..Bung > > > Nico juga lalu ingat ayah-ibunya & teman-teman lamanya, kalau > > dipikir-pikir > > > sangat beda sekali dengan rekan-rekan gembalanya di Gereja. > > > > > > > > > Kami berempat lalu berdiskusi dari hati ke hati, eh ternyata semua juga > > > mempunyai pikiran & perasaan yang sama, sepertinya kita semua hidup > dalam > > > keimanan yang semu, kami adalah gembala-gembala umat, tetapi yang kami > > > jalankan hanyalah dusta & kepalsuan yang ditawarkan kepada orang-orang > > yang > > > haus akan kesegaran rohani..!! > > > > > > > > > Sejak saat itu, kalau memimpin KKR & Kebaktian, kami rasanya ingin > muntah > > & > > > berteriak kalau ada yang membacakan kisah kesaksian > > > > > > palsunya, bagaimana tidak palsu?, Kalau ada seorang bekas pencopet > > beragama > > > Islam yang seumur hidupnya tak tahu ajaran Islam & tak pernah bersekolah > > > agama, dengan lantang menyatakan dirinya mantan calon Ustad?, padahal > > kisah > > > karangan itu kamilah yang menyusunnya.?!. Kisah-kisah kesaksian palsu > > > karangan kami bahkan sudah banyak yang dibukukan, beberapa kami lihat > > > sepertinya pernah dikutip lalu diposting disini. > > > > > > > > > Lalu secara sembunyi-sembunyi kami berkunjung ke rumah ustad M. Hanafi > > > tetangganya Bung Nico (Ev. Nicolas Albert Gerungan), kami utarakan > > > kegundahan hati kami..sungguh ajaib & mengejutkan pertanyaan Ustad Muda > > ini, > > > dia tidak langsung menyodorkan 2 kalimat Syahadat untuk kami baca, > tetapi > > > menyuruh kami untuk mulai merenungkan & mohon petunjuk Tuhan..! Dia juga > > > Tanya apa agama asal kami & menyarankan untuk menjalin tali persaudaraan > > > kami dengan bekas keluarga kami yang sekarang mengucilkan kami. > > > > > > > > > Akhirnya Bung Nico yang pertama memutuskan kembali masuk Islam, > sementara > > > itu rekan Ev. Vincentus Rahardi Sudjatmiko (Gembala Kristen Pantekosta > > > bertobat kembali ke agama Budha), memutuskan untuk mengunjungi orang > > tuanya > > > & kemudian dikirim ke sebuah Vihara di kawasan Pondok Cabe, rekan Ev. > > Gede > > > Astra Suartiasa (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali ke agama > > Hindu) > > > mendatangi sebuah tempat sembahyangan agama Hindu di rumah seorang > > pelukis > > > Bali dikawasan Bintaro & rekan Ev. Andi Widjaja (Kristen (Gembala Gereja > > > Nehemia) bertobat kembali ke agama Kong Hu Chu), mendatangi Kelenteng di > > > Kawasan Glodok yang baru dibuka kembali. Hampir selama 2 bulan kami > > jarang > > > bertemu lagi, kami juga secara mendadak memutuskan untuk tidak akan > > kembali > > > lagi ke Gereja kami. Bayangkan, betapa geramnya para pengurus Gereja, > > mereka > > > mencari kami ke-mana-mana!. Teor lewat HP-pun gencar dilakukan, mereka > > > pertama-tama hanya marah masalah jadwal-jadwak Kebaktian & KKR yang jadi > > > berantakan, tetapi ketika kami secara terpisah menyatakan kami tak mau > > > kembali lagi ke Gereja & akan kembali bertobat ke agama asal kami, > > terorpun > > > dimulai, mulai dari telepon gelap hingga upaya intimidasi secara fisik > > > melalui terror-teror. Kenyataan ini membuka mata-hati kami, betapa > > jahatnya > > > mereka ini, jauh lebih kejam dibanding keluarga, orang tua & teman-teman > > > kami yang hanya membenci & tak mau kenal lagi dengan kami ketika kami > > > dibaptis, tetapi kaum Kristen bekas Gembala & Domba kami sangat murka > > sekali > > > & berencana menghabisi kami segala!!!. Akhirnya kami memutuskan untuk > > > bertobat secara terpisah & kembali ke agama masing-masing. > > > > > > > > > Walaupun bekas Pendeta, kami tidak serta merta bisa menjadi pemuka > agama. > > > Bung Nico sekarang ini digembleng di sebuah pondok pesantren di kota > > > Sukabum, rekan Gede sekarang sedang digembleng oleh seorang Pandhita di > > > kawasan Ubud - Bali, rekan Rahardi sekarang sedang bertapa & belajar > > agama > > > di sebuah rumah ibadah Budha d Pondok Cabe - Ciputat, sedangkan rekan > > Andi > > > sekolah agama Kong Hu Chu di luar negeri, yaitu di Taiwan. > > > > > > > > > TINJAUAN PANCASILA > > > > > > Seminggu yang lalu, di awal bulan Maret 2001 ini, via internet kami > > > berdiskusi tentang Krismon & krisis negara Indonesia, lalu > > > nyerempet-nyerempet masalah iman kami & masalah Pancasila & Bhinneka > > Tunggal > > > Ika. Kami lalu baca Pancasila & terkejut ketika membaca Sila Pertama > > Dasar > > > Negara Indonesia berbunyi: KETUHANAN YANG MAHA ESA... > > > > > > > > > Ini berarti bahwa sesungguhnya konsep Ketuhanan yang diakui oleh bangsa > > > Indonesia adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, tiada beranak & tiada > > > diperanakkan, tiada beroknum ataupun bersekutu dengan unsur apapun. > > Artinya > > > tiada Tuhan selain Allah. Jadi agama yang punya konsep Ketuhanan yang > > semu > > > seperti Kristen dengan konsep Allah Tritunggal Yang Kudus dalam dogma > > > Trinitas, jelas-jelas bertentangan dengan konsep dasar negara > > > Indonesia...!!! > > > > > > > > > Kenapa agama Kristen dibiarkan keberadaannya?, mungkin inilah perwujudan > > > dari rasa & jiwa besar para pemimpin bangsa Indonesia. Dilema ini sama > > > seperti pengakuan kita akan eksistensi para penganut aliran kepercayaan, > > > animisme & komunis. Keberadaan agama Kristen sama & sejajar dengan agama > > > animisme, aliran kepercayaan & komunis yang kita perkenankan > > keberadaannya > > > di bumi Indonesia!. > > > > > > > > > Bahkan agama Kristen kedudukannya jauh lebih rendah & lebih hina > > dibanding > > > agama Budha, Hindu & Kong Hu Chu sekalipun, karena > > > > > > dalam ketiga agama ini, walaupun mereka memiliki konsepsi sbb: Manusia > > utama > > > Sidartha Gautama dalam ajaran Budha, tetapi di atas Sidartha Gautama ada > > > Tuhan Maha Kuasa yang kedudukannya jauh lebih tinggi dibanding Sang > Budha > > > itu sendiri. Dalam agama Hindu, walau banyak dewa, tetapi ada Sang Hyang > > > Widhi penguasa tunggal tertinggi di atas para dewa itu. Dalam Kong Hu > Chu > > > juga sama seperti ajaran Hindu, ada Sang Pencipta Tunggal yang berkuasa > > atas > > > semua dewa-dewi dalam mitologi China. > > > > > > > > > Melihat penjelasan di atas saja sudah jelas bahwa agama Kristen itu jauh > > > lebih rendah & hina dibanding agama Budha, Hindu & Kong Hu Chu. > > Kedudukannya > > > hanya sejajar dengan paham agama animisme & komunis!!!. > > > > > > > > > Pemujaan Nabi Isa sebagai Tuhan membuktikan adanya Paganisme Baru ini, > > > sebagai agama sempalan Yahudi (ini terjadi karena Paulus dari Tarsus > > beserta > > > Petrus ternyata kecewa berat akibat ambisinya menjadi Rabbi Yahudi di > > tolak > > > Sinagoge Betlehem). > > > > > > > > > Kembali ke dasar negara, jika saja kita semua tegas & tak punya rasa > > belas > > > kasihan kepada para penyembah Nabi Isa ini, sudah dari dulu sejak > > > kemerdekaan Indonesia, agama Kristen dinyatakan sebagai agama terlarang, > > > karena berbau kolonialisme serta bertentangan dengan Pancasila!. Bahkan > > jika > > > sekarang saja ada yang menggugat keberadaan agama Kristen & menuduh para > > > pengikutnya dengan pasal subversi ini bisa dibenarkan secara hukum!!!. > > > > > > > > > KENYATAAN SEJARAH BANGSA > > > > > > Apalagi bila dikaitkan dengan fakta sejarah bahwa agama ini dibawa oleh > > para > > > penjajah Belanda, para pengikut pertamanya adalah pribumi pengkhianat > > > bangsa, yang bekerja sebagai opas & tentara bayaran Belanda, mata-mata > > > Belanda & penjual informasi perjuangan para pahlawan demi gepokan Gulden > > > Belanda!. Memang ada beberapa pahlawan nasional yang beragama Kristen, > > tapi > > > mohon diingat, para pahlawan itu tidak pernah ikut kebaktian di > > > Gereja-Gereja mereka yang dipimpin Pendeta Belanda!. Para pahlawan itu > > hidup > > > bersama orang-orang pribumi yang beragama Islam, Hindu & Budha. Ketika > > > Indonesia merdeka & sang Meener meninggalkan mereka, para pengkhianat > > bangsa > > > ini serta merta bergabung dengan para orang tua kita menyatakan mengutuk > > > penjajahan Belanda, tanpa rasa malu sedikitpun. Tapi semua pihak berjiwa > > > besar. Kita memaafkan kesalahan mereka. > > > > > > > > > Tapi namanya juga orang tak tahu diri, ketika agresi Belanda datang > > kembali, > > > mereka lalu ikut tuannya. mendirikan RMS di Maluku segala. Bahkan > > beberapa > > > diantaranya ikut pulang ke Belanda, tapi biarlah!! Setelah perundingan > > damai > > > dengan Belanda di tahun 1950-an, Indonesia akhirnya merdeka, para > > > pengkhianat yang beragama sesat bernama Kristen ini diakui > keberadaannya, > > > walaupun sebenarnya bertentangan dengan Pancasila! > > > > > > > > > HIMBAUAN UNTUK PARA GEMBALA LAINNYA YANG BELUM BERTOBAT > > > > > > Nah umat Kristiani..hendaklah renungkan fakta ini, malulah pada diri > > sendiri > > > & hargailah umat beragama lain, kami umat Islam, Budha, Hindu & Kong Hu > > Chu > > > sudah lebih dari sabar menghadapi tingkah kalian!. mohon sadarlah & > > > beribadahlah dengan cara masing-masing, jangan lagi mengirim > > > penginjil-penginjil sesat kalian ke Mesjid-Mesjid kami, ke Vihara-Vihara > > > kami, ke Kuil-Kuil kami, ke Kelenteng-Kelenteng kami, atau berusaha > > > memurtadkan umat-umat kami yang kebetulan ilmu agamanya kurang, jangalah > > > kalian ulangi lagi perbuatan sesat & tidak terpuji ini. Janganlah beli > > iman > > > umat kami yang miskin & bodoh dengan beras & janji-janji muluk pekerjaan > > > indah. Mereka miskin jangan lagi diberi impian palsu!. Mereka bodoh tapi > > > janganlah manfaatkan kebodohan mereka dengan cara kalian menukar agama > > > mereka dengan agama sesat kalian. Kemarin kami baru menemukan sebuah > > kisah > > > nyata, bahwa di sebuah desa di pelosok Sukabumi, suatu desa terpencil di > > > kaki gunung, yang menyatakan ketidaktahuannya & terkejut ketika ada yang > > > bilang bahwa kertas selembar yang ia tunjukkan pada orang lain itu > adalah > > > surat Baptis & ia telah menjadi Kristen!. Ia tak tahu hal ini!!!!. Yang > > ia > > > tahu kemarin ia menjual berasnya kepada mereka dengan harga yang sangat > > > mahal, lalu diberi uang & disuruh membaca kontrak perjanjian & > > > dimandikan!!!..ia tak tahu kalau ia telah dimurtadkan..!!! > > > > > > > > > PENUTUP > > > > > > Mari kita hargai hak beribadah agama masing-masing, hargai hak kami > > > beribadah jangan intimidasi umat kami dengan agama sesat kalian, yang > > hanya > > > jad bahan tertawaan anak SD saja!!!, bukankah kami juga sudah melindungi > > > kalian dari jerat hukum subversi karena agama kalian itu bertentangan > > dengan > > > dasar negara kita tercinta PANCASILA..YAITU SILA PERTAMA: KETUHANAN YANG > > > MAHA ESA?. Untuk saudara-saudara sesama gembala atau domba Kristus, > pintu > > > pertobatan belum tertutup, marilah kita kembali KE JALAN TUHAN YANG > > > BENAR...JALAN KAUM ISLAM DAN PARA SABI'IN...jika anda bekas umat Islam, > > > Budha, Hindu & Kong Hu Chu, kembalilah ke agama masing-masing.!!! > > > > > > > > > SEKIAN DARI KAMI > > > > > > Atas Nama Forum Pertobatan Mantan Gembala-Gembala Para Pendeta yang > telah > > > Insyaf: > > > > > > Rev. Vincentus Rahardi Sudjatmiko (Gembala Kristen Pantekosta bertobat > > > kembali ke agama Budha) > > > > > > Rev. Nicolas Albert Gerungan (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali > > ke > > > agama Islam) > > > > > > Rev. Gede Astra Suartiasa (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali ke > > > agama Hindu) > > > > > > Rev. Andi Widjaja (Gembala Gereja Nehemia bertobat kembali ke agama Kong > > Hu > > > Chu) > > > > > > Siapa menyusul bertobat.....??? o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu ]----------------------(o Surfing yo Surfing ke RDSB.org ! webnya barusan di renov ! berkatnya makin komplit aja ! Daftar Member di RDSB.org heratis ! buat akses webmail, forum, MIDI dan masih banyak lahi ! Jangan lupa mampir juga ke http://tokobuku.rdsb.org, koleksinya langka, mutu dan manteb ! o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN )--------------------------(o http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id ; http://revival.or.id Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED] Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED] petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED] Untuk info lebih lanjut kunjungi web kami di http://revival.or.id
