\o/ \o/~~~~~~~~(((( Hidup oleh Roh, Dipimpin oleh Roh, Gal.5:25 ))))~~~~~~~\o/ \o/

Dari milis tetangga.
Sent: Wednesday, June 23, 2004 3:38 PM
Subject: Fw: [Sabili] Ada yang masih punya file "Kisah Kesaksian 4 Orang Gembala..."?

> > > TOBATNYA 4 PENDETA KRISTEN KE AGAMANYA
> > > MASING-MASING(ISLAM,BUDHA,HINDU,KONGHUCU)
> > >
> > > PERNYATAAN SIKAP FORUM PERTOBATAN MANTAN GEMBALA-GEMBALA TUHAN
> > >
> > >
> > > PENGANTAR
> > >
> > > Kami adalah sekelompok Pendeta yang telah bertobat kepada Tuhan Allah
> > dengan
> > > sesungguhnya. Dahulu kami adalah umat agama dari 4 kelompok besar agama
> > di
> > > luar Katolik & Kristen. Dulu kami masuk Kristen karena tertarik dengan
> > > nilai-nilai ajaran kasih dalam Kristus & janji keselamatan-Nya yang akan
> > > mengahantar kita semua masuk kerajaan surga dengan penuh kepastian.
> Walau
> > > akibat iman Kristus ini kami harus menerima fakta dikucilkan keluarga
> > kami,
> > > kami terima semuanya dengan lapang dada waktu itu, apalagi penghiburan
> > para
> > > Gembala Gereja selalu menyatakan orang tua kami, keluarga klami,
> > teman-teman
> > > kami & orang -orang diluar Kristen adalah orang berdosaa yang sesat
> dalam
> > > iman. Mereka adalah para penyembah setan & kitab sucinya diturunkan oleh
> > > Raja Iblis!. Kami sangat mensyukuri wejangan para Gembala ini.
> > >
> > >
> > > Apalagi setelah dibaptis, kami sangat diperhatikan, kami disekolahkan di
> > > Sekolah Misi Alkitab di kawasan Blok M - Jakarta, selama 6 bulan saja &
> > kami
> > > lulus dengan menyandang gelar Sarjana Theologi. Karena kami orang
> > bertobat,
> > > sekolah Misi Alkitab cukup ditempun 6 bulan saja, tidak perlu
> > bertahun-tahun
> > > seperti yang lainnya. Kami juga diberi uang saku bulanan yang lebih dari
> > > cukup, jauh berbeda ketika kami masih dalam agama kami dulu, hidup serba
> > > kekurangan & miskin. Bahkan pada saat awal kemurtadan kami ini, kami
> > > diundang untuk berceramah keliling Indonesia. Walaupun kami bukan mantan
> > > Ulama, Bikhu atau Pandhita, kami mengaku kepada umat bahwa kami adalah
> > > mantan pemuka agama, di Sekolah Misi Alkitab kami diajarkan untuk
> > > berperilaku & menghapal beberapa bacaan doa agama kami dahulu untuk
> > memberi
> > > kesan bahwa kami benar-benar bekas pemuka agama. Bahkan Gereja membantu
> > > membuatkan kami ijasah-ijasah palsu, surat-surat keterangan & dokumen
> > yang
> > > diperlukan untuk membuat bahwa kisah kesaksian kami adalah benar
> > > adanya.walaupun kami bukanlah bekas pemuka agama. Bahkan teman kami yang
> > > Islam sampai dibuatkan foto repro yang sangat hebat, dia memakai sorban
> &
> > > berjubah panjang, lalu di fotonya dibuat seolah pernah berfoto bersama
> > > beberapa tokoh Islam terkemuka seperti Mubaligh Kondang KH Zainuddin MZ
> &
> > > KH. Abdurrahman Wahid segala!. Kami juga disuruh menandatangani sebuah
> > surat
> > > kesaksian yang panjang yang dipersiapkan oleh para staf Gembala Bapak
> Ev.
> > > Soeradi Ben Abraham, dimana disana kami membuat kisah kesaksian yang
> akan
> > > dibukukan & disebarluaskan dikalangan domba-domba Gereja.
> > >
> > >
> > > Waktu itu kondisi di atas kami terima saja, mau bagaimana lagi?, kami
> > sudah
> > > tak punya siapa-siapa lagi!, tak punya harta & penghasilan,
> > >
> > > menjual iman ini adalah pilihan hidup yang sangat menjanjikan. Bagaimana
> > > tidak?, kami keliling Indonesia, bahkan sampai ke negara tetangga
> > Singapura
> > > segala, naik pesawat kelas bisnis, menginap di hotel berbintang, memakai
> > jas
> > > mewah, dielu-elukan orang banyak seperti artis, masuk koran & majalah
> > > rohani, & menerima pendapatan bulanan yang sangat besar!, siapa yang tak
> > > ingin, tokh kami pikir waktu itu, murtad ini jauh lebih baik dibanding
> > kami
> > > jadi pencuri, pembunuh atau germo lokalisasi!.
> > >
> > >
> > > Entah berapa ratus kali kami berdusta, disetiap KKR yang kami ikuti
> > secara
> > > terpisah, dimana ada skrenario yang disiapkan Gereja, kalau
> > >
> > > berlabel penyembuhan Ilahi, para Pendeta berdoa memanggil Roh-Roh Jahat
> &
> > > menyuruh beberapa dari para pelayan Gereja untuk berpura-pura menjadi
> > jemaat
> > > yang sakit!, & saat acara penyembuhan Ilahi dia harus berpura-pura sakit
> > > parah & mendadak sembuh ketika diurapi oleh kami!!!. Ya Tuhan ampunilah
> > dosa
> > > masa lalu kami, ini kan tak lebih dari gaya tipu-tipu tukang obat
> pinggir
> > > jalan?!. Bahkan Jemaat terlihat sangat histeris, sampai ada yang
> > berteriak
> > > histeris & berjingkrak-jingkrak segala!!!, mirip sekali acara nonton
> > konser
> > > musik rock brutal yang ditonton para ABG, atau mirip suasana orang-orang
> > > yang tripping di Diskotek & Pub!!. Bahkan sehabis acara KKR ada seorang
> > > jemaat wanita muda yang menghampiri rekan kami Ev. Andi Widjaja (yang
> > paling
> > > ganteng diantara kami), menyatakan diri siap melayani dia, karena yakin
> > > bahwa persembahan tubuhnya yang molek itu adalah untuk melayani jiwa
> para
> > > roh kudus yang menyertai kami!!!. Bung Andi lalu bilang, "kalau begitu
> > ayo
> > > ikut ke kamar saya", wanita itupun mengikuti beliau & melayaninya sehari
> > > penuh hingga 5 ronde!!!. Kami tahu persis cerita ini karena kamipun
> > > memperoleh giliran menggarap wanita-wanita jemaat serupa ini diberbagai
> > > kesempatan KKR keliling Indonesia.
> > >
> > >
> > > Hampir selama 6 (enam) tahun melayani domba-domba Gereja dalam rangkaian
> > KKR
> > > yang melelahkan, menimbulkan kejenuhan di hati kami. Kadang kami
> berempat
> > > kongkow-kongkow di Mc. Donnalds Sarinah Thamrin & saling bertukar
> > > cerita..lalu jalan bersama keliling kota. Kami tak mungkin ke Kafe atau
> > > tempat hiburan malam, Diskotik sambil tripping & nyabu segala!, karena
> > > menurut kami hal ini tak baik untuk pekerjaan kami sebagai Pelayan
> > Gembala,
> > > walaupun rekan-rekan gembala lainnya sering melakukan hal itu, kami
> > bahkan
> > > sering dibilang kolot & kampungan oleh teman-teman Pendeta lainnya,
> > akibta
> > > tidak ikut tripping & nyabu bersama rekan gembala lainnya. Bahkan
> > beberapa
> > > rekan Gembala yang sekarang terkenal seperti Gilbert Lumoindang konon,
> > > menggunakan Shabu-Shabu & menenggak 1 butir pil Ectassy sebelum memimpin
> > > kebaktian di GL Ministry!. Menurut beliau Shabu-Shabu & pil Ectassy
> > adalah
> > > sarana jiwa untuk dapat bertemu dengan Roh Kudus & agar Roh Kudus itu
> > selalu
> > > mengilhami kita (katanya)!!!. Itulah sebabnya kenapa para Pendeta &
> > > Pengkhotbah Kristen selalu energik & tampil penuh percaya diri disetiap
> > > Kebaktian ataupun KKR, karena mereka menggunakan dopping berupa pil
> > Ectassy
> > > atau Nyabu terlebih dahulu, bahkan terkadang keduanya sekaligus!!
> > >
> > >
> > > PENYEBAB KESADARAN & PERTOBATAN KAMI
> > >
> > > Bermula dari cerita rekan kami Bung Nico (Nicolas), perihal tetangga
> > barunya
> > > yang mengadakan kursus TPA bagi umat Islam, Bung Nico awalnya gusar
> > sekali,
> > > karena anak-anak kecil Islam itu selalu membaca surat Al-Kafiruun, yang
> > dia
> > > tahu persis artinya, dia piker nih tetangga gue nyindir gue kali..awas
> > aku
> > > murtadkan semiuanya!! & Bung Nico bersumpah untuk mewartakan kabar
> > gembira
> > > Cinta Kasih Yesus itu kepada mereka.
> > >
> > >
> > > Bung Nico suatu waktu memberanikan diri bertemu para pengajar TPA itu,
> > lalu
> > > berkata: mari kita buktikan siapa hamba Tuhan sebenarnya, para pengajar
> > itu
> > > Cuma tersenyum: "maaf kami tak melayani ajakan anda", Bung Nico bilang:
> > > "Kalian pengecut!!!" Mereka jawab: "Siapa bilang, kalau Bung Nico
> memaksa
> > > silahkan mulai dengan anak-anak itu saja" Bung Nico Menjawab: "Tapi saya
> > > nggak nanggung akibatnya ya..?"
> > >
> > >
> > > Lalu Bung Nico mengumpulkan anak-anak kecil itu, dia bercerita tentang
> > kisah
> > > pengorbanan Tuhan Yesus..anak-anak itu mendengarkan dengan seksama..tapi
> > > kemudian apa yang terjadi..? Anak-anak itu tertawa terbahak-bahak semua
> &
> > > seorang anak kecil berusia 10 tahun lalu memberikan
> pertanyaan-pertanyaan
> > > yang sangat sulit & balik menjelaskan apa itu Alkitab & sejarahnya serta
> > > siapa Yesus sesungguhnya..
> > >
> > >
> > > Bung Nico terpana!, lalu pulang dengan perasaan malu..semenjak itu
> > > penjelasan anak kecil itu selalu membayang dipikirannya..lalu dia coba
> > baca
> > > Alkitab secara urut, suatu hal yang sangat dilarang oleh Gereja karena
> > bisa
> > > menyesatkan iman!. Diketemukanlah ayat-ayat yang sangat
> > membingungkan..Bung
> > > Nico juga lalu ingat ayah-ibunya & teman-teman lamanya, kalau
> > dipikir-pikir
> > > sangat beda sekali dengan rekan-rekan gembalanya di Gereja.
> > >
> > >
> > > Kami berempat lalu berdiskusi dari hati ke hati, eh ternyata semua juga
> > > mempunyai pikiran & perasaan yang sama, sepertinya kita semua hidup
> dalam
> > > keimanan yang semu, kami adalah gembala-gembala umat, tetapi yang kami
> > > jalankan hanyalah dusta & kepalsuan yang ditawarkan kepada orang-orang
> > yang
> > > haus akan kesegaran rohani..!!
> > >
> > >
> > > Sejak saat itu, kalau memimpin KKR & Kebaktian, kami rasanya ingin
> muntah
> > &
> > > berteriak kalau ada yang membacakan kisah kesaksian
> > >
> > > palsunya, bagaimana tidak palsu?, Kalau ada seorang bekas pencopet
> > beragama
> > > Islam yang seumur hidupnya tak tahu ajaran Islam & tak pernah bersekolah
> > > agama, dengan lantang menyatakan dirinya mantan calon Ustad?, padahal
> > kisah
> > > karangan itu kamilah yang menyusunnya.?!. Kisah-kisah kesaksian palsu
> > > karangan kami bahkan sudah banyak yang dibukukan, beberapa kami lihat
> > > sepertinya pernah dikutip lalu diposting disini.
> > >
> > >
> > > Lalu secara sembunyi-sembunyi kami berkunjung ke rumah ustad M. Hanafi
> > > tetangganya Bung Nico (Ev. Nicolas Albert Gerungan), kami utarakan
> > > kegundahan hati kami..sungguh ajaib & mengejutkan pertanyaan Ustad Muda
> > ini,
> > > dia tidak langsung menyodorkan 2 kalimat Syahadat untuk kami baca,
> tetapi
> > > menyuruh kami untuk mulai merenungkan & mohon petunjuk Tuhan..! Dia juga
> > > Tanya apa agama asal kami & menyarankan untuk menjalin tali persaudaraan
> > > kami dengan bekas keluarga kami yang sekarang mengucilkan kami.
> > >
> > >
> > > Akhirnya Bung Nico yang pertama memutuskan kembali masuk Islam,
> sementara
> > > itu rekan Ev. Vincentus Rahardi Sudjatmiko (Gembala Kristen Pantekosta
> > > bertobat kembali ke agama Budha), memutuskan untuk mengunjungi orang
> > tuanya
> > > & kemudian dikirim ke sebuah Vihara di kawasan Pondok Cabe, rekan Ev.
> > Gede
> > > Astra Suartiasa (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali ke agama
> > Hindu)
> > > mendatangi sebuah tempat sembahyangan agama Hindu di rumah seorang
> > pelukis
> > > Bali dikawasan Bintaro & rekan Ev. Andi Widjaja (Kristen (Gembala Gereja
> > > Nehemia) bertobat kembali ke agama Kong Hu Chu), mendatangi Kelenteng di
> > > Kawasan Glodok yang baru dibuka kembali. Hampir selama 2 bulan kami
> > jarang
> > > bertemu lagi, kami juga secara mendadak memutuskan untuk tidak akan
> > kembali
> > > lagi ke Gereja kami. Bayangkan, betapa geramnya para pengurus Gereja,
> > mereka
> > > mencari kami ke-mana-mana!. Teor lewat HP-pun gencar dilakukan, mereka
> > > pertama-tama hanya marah masalah jadwal-jadwak Kebaktian & KKR yang jadi
> > > berantakan, tetapi ketika kami secara terpisah menyatakan kami tak mau
> > > kembali lagi ke Gereja & akan kembali bertobat ke agama asal kami,
> > terorpun
> > > dimulai, mulai dari telepon gelap hingga upaya intimidasi secara fisik
> > > melalui terror-teror. Kenyataan ini membuka mata-hati kami, betapa
> > jahatnya
> > > mereka ini, jauh lebih kejam dibanding keluarga, orang tua & teman-teman
> > > kami yang hanya membenci & tak mau kenal lagi dengan kami ketika kami
> > > dibaptis, tetapi kaum Kristen bekas Gembala & Domba kami sangat murka
> > sekali
> > > & berencana menghabisi kami segala!!!. Akhirnya kami memutuskan untuk
> > > bertobat secara terpisah & kembali ke agama masing-masing.
> > >
> > >
> > > Walaupun bekas Pendeta, kami tidak serta merta bisa menjadi pemuka
> agama.
> > > Bung Nico sekarang ini digembleng di sebuah pondok pesantren di kota
> > > Sukabum, rekan Gede sekarang sedang digembleng oleh seorang Pandhita di
> > > kawasan Ubud - Bali, rekan Rahardi sekarang sedang bertapa & belajar
> > agama
> > > di sebuah rumah ibadah Budha d Pondok Cabe - Ciputat, sedangkan rekan
> > Andi
> > > sekolah agama Kong Hu Chu di luar negeri, yaitu di Taiwan.
> > >
> > >
> > > TINJAUAN PANCASILA
> > >
> > > Seminggu yang lalu, di awal bulan Maret 2001 ini, via internet kami
> > > berdiskusi tentang Krismon & krisis negara Indonesia, lalu
> > > nyerempet-nyerempet masalah iman kami & masalah Pancasila & Bhinneka
> > Tunggal
> > > Ika. Kami lalu baca Pancasila & terkejut ketika membaca Sila Pertama
> > Dasar
> > > Negara Indonesia berbunyi: KETUHANAN YANG MAHA ESA...
> > >
> > >
> > > Ini berarti bahwa sesungguhnya konsep Ketuhanan yang diakui oleh bangsa
> > > Indonesia adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, tiada beranak & tiada
> > > diperanakkan, tiada beroknum ataupun bersekutu dengan unsur apapun.
> > Artinya
> > > tiada Tuhan selain Allah. Jadi agama yang punya konsep Ketuhanan yang
> > semu
> > > seperti Kristen dengan konsep Allah Tritunggal Yang Kudus dalam dogma
> > > Trinitas, jelas-jelas bertentangan dengan konsep dasar negara
> > > Indonesia...!!!
> > >
> > >
> > > Kenapa agama Kristen dibiarkan keberadaannya?, mungkin inilah perwujudan
> > > dari rasa & jiwa besar para pemimpin bangsa Indonesia. Dilema ini sama
> > > seperti pengakuan kita akan eksistensi para penganut aliran kepercayaan,
> > > animisme & komunis. Keberadaan agama Kristen sama & sejajar dengan agama
> > > animisme, aliran kepercayaan & komunis yang kita perkenankan
> > keberadaannya
> > > di bumi Indonesia!.
> > >
> > >
> > > Bahkan agama Kristen kedudukannya jauh lebih rendah & lebih hina
> > dibanding
> > > agama Budha, Hindu & Kong Hu Chu sekalipun, karena
> > >
> > > dalam ketiga agama ini, walaupun mereka memiliki konsepsi sbb: Manusia
> > utama
> > > Sidartha Gautama dalam ajaran Budha, tetapi di atas Sidartha Gautama ada
> > > Tuhan Maha Kuasa yang kedudukannya jauh lebih tinggi dibanding Sang
> Budha
> > > itu sendiri. Dalam agama Hindu, walau banyak dewa, tetapi ada Sang Hyang
> > > Widhi penguasa tunggal tertinggi di atas para dewa itu. Dalam Kong Hu
> Chu
> > > juga sama seperti ajaran Hindu, ada Sang Pencipta Tunggal yang berkuasa
> > atas
> > > semua dewa-dewi dalam mitologi China.
> > >
> > >
> > > Melihat penjelasan di atas saja sudah jelas bahwa agama Kristen itu jauh
> > > lebih rendah & hina dibanding agama Budha, Hindu & Kong Hu Chu.
> > Kedudukannya
> > > hanya sejajar dengan paham agama animisme & komunis!!!.
> > >
> > >
> > > Pemujaan Nabi Isa sebagai Tuhan membuktikan adanya Paganisme Baru ini,
> > > sebagai agama sempalan Yahudi (ini terjadi karena Paulus dari Tarsus
> > beserta
> > > Petrus ternyata kecewa berat akibat ambisinya menjadi Rabbi Yahudi di
> > tolak
> > > Sinagoge Betlehem).
> > >
> > >
> > > Kembali ke dasar negara, jika saja kita semua tegas & tak punya rasa
> > belas
> > > kasihan kepada para penyembah Nabi Isa ini, sudah dari dulu sejak
> > > kemerdekaan Indonesia, agama Kristen dinyatakan sebagai agama terlarang,
> > > karena berbau kolonialisme serta bertentangan dengan Pancasila!. Bahkan
> > jika
> > > sekarang saja ada yang menggugat keberadaan agama Kristen & menuduh para
> > > pengikutnya dengan pasal subversi ini bisa dibenarkan secara hukum!!!.
> > >
> > >
> > > KENYATAAN SEJARAH BANGSA
> > >
> > > Apalagi bila dikaitkan dengan fakta sejarah bahwa agama ini dibawa oleh
> > para
> > > penjajah Belanda, para pengikut pertamanya adalah pribumi pengkhianat
> > > bangsa, yang bekerja sebagai opas & tentara bayaran Belanda, mata-mata
> > > Belanda & penjual informasi perjuangan para pahlawan demi gepokan Gulden
> > > Belanda!. Memang ada beberapa pahlawan nasional yang beragama Kristen,
> > tapi
> > > mohon diingat, para pahlawan itu tidak pernah ikut kebaktian di
> > > Gereja-Gereja mereka yang dipimpin Pendeta Belanda!. Para pahlawan itu
> > hidup
> > > bersama orang-orang pribumi yang beragama Islam, Hindu & Budha. Ketika
> > > Indonesia merdeka & sang Meener meninggalkan mereka, para pengkhianat
> > bangsa
> > > ini serta merta bergabung dengan para orang tua kita menyatakan mengutuk
> > > penjajahan Belanda, tanpa rasa malu sedikitpun. Tapi semua pihak berjiwa
> > > besar. Kita memaafkan kesalahan mereka.
> > >
> > >
> > > Tapi namanya juga orang tak tahu diri, ketika agresi Belanda datang
> > kembali,
> > > mereka lalu ikut tuannya. mendirikan RMS di Maluku segala. Bahkan
> > beberapa
> > > diantaranya ikut pulang ke Belanda, tapi biarlah!! Setelah perundingan
> > damai
> > > dengan Belanda di tahun 1950-an, Indonesia akhirnya merdeka, para
> > > pengkhianat yang beragama sesat bernama Kristen ini diakui
> keberadaannya,
> > > walaupun sebenarnya bertentangan dengan Pancasila!
> > >
> > >
> > > HIMBAUAN UNTUK PARA GEMBALA LAINNYA YANG BELUM BERTOBAT
> > >
> > > Nah umat Kristiani..hendaklah renungkan fakta ini, malulah pada diri
> > sendiri
> > > & hargailah umat beragama lain, kami umat Islam, Budha, Hindu & Kong Hu
> > Chu
> > > sudah lebih dari sabar menghadapi tingkah kalian!. mohon sadarlah &
> > > beribadahlah dengan cara masing-masing, jangan lagi mengirim
> > > penginjil-penginjil sesat kalian ke Mesjid-Mesjid kami, ke Vihara-Vihara
> > > kami, ke Kuil-Kuil kami, ke Kelenteng-Kelenteng kami, atau berusaha
> > > memurtadkan umat-umat kami yang kebetulan ilmu agamanya kurang, jangalah
> > > kalian ulangi lagi perbuatan sesat & tidak terpuji ini. Janganlah beli
> > iman
> > > umat kami yang miskin & bodoh dengan beras & janji-janji muluk pekerjaan
> > > indah. Mereka miskin jangan lagi diberi impian palsu!. Mereka bodoh tapi
> > > janganlah manfaatkan kebodohan mereka dengan cara kalian menukar agama
> > > mereka dengan agama sesat kalian. Kemarin kami baru menemukan sebuah
> > kisah
> > > nyata, bahwa di sebuah desa di pelosok Sukabumi, suatu desa terpencil di
> > > kaki gunung, yang menyatakan ketidaktahuannya & terkejut ketika ada yang
> > > bilang bahwa kertas selembar yang ia tunjukkan pada orang lain itu
> adalah
> > > surat Baptis & ia telah menjadi Kristen!. Ia tak tahu hal ini!!!!. Yang
> > ia
> > > tahu kemarin ia menjual berasnya kepada mereka dengan harga yang sangat
> > > mahal, lalu diberi uang & disuruh membaca kontrak perjanjian &
> > > dimandikan!!!..ia tak tahu kalau ia telah dimurtadkan..!!!
> > >
> > >
> > > PENUTUP
> > >
> > > Mari kita hargai hak beribadah agama masing-masing, hargai hak kami
> > > beribadah jangan intimidasi umat kami dengan agama sesat kalian, yang
> > hanya
> > > jad bahan tertawaan anak SD saja!!!, bukankah kami juga sudah melindungi
> > > kalian dari jerat hukum subversi karena agama kalian itu bertentangan
> > dengan
> > > dasar negara kita tercinta PANCASILA..YAITU SILA PERTAMA: KETUHANAN YANG
> > > MAHA ESA?. Untuk saudara-saudara sesama gembala atau domba Kristus,
> pintu
> > > pertobatan belum tertutup, marilah kita kembali KE JALAN TUHAN YANG
> > > BENAR...JALAN KAUM ISLAM DAN PARA SABI'IN...jika anda bekas umat Islam,
> > > Budha, Hindu & Kong Hu Chu, kembalilah ke agama masing-masing.!!!
> > >
> > >
> > > SEKIAN DARI KAMI
> > >
> > > Atas Nama Forum Pertobatan Mantan Gembala-Gembala Para Pendeta yang
> telah
> > > Insyaf:
> > >
> > > Rev. Vincentus Rahardi Sudjatmiko (Gembala Kristen Pantekosta bertobat
> > > kembali ke agama Budha)
> > >
> > > Rev. Nicolas Albert Gerungan (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali
> > ke
> > > agama Islam)
> > >
> > > Rev. Gede Astra Suartiasa (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali ke
> > > agama Hindu)
> > >
> > > Rev. Andi Widjaja (Gembala Gereja Nehemia bertobat kembali ke agama Kong
> > Hu
> > > Chu)
> > >
> > > Siapa menyusul bertobat.....???



o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu 
]----------------------(o

Surfing yo Surfing ke RDSB.org ! webnya barusan di renov ! berkatnya makin komplit aja 
!
Daftar Member di RDSB.org heratis ! buat akses webmail, forum, MIDI dan masih banyak 
lahi !
Jangan lupa mampir juga ke http://tokobuku.rdsb.org, koleksinya langka, mutu dan 
manteb !

o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN 
)--------------------------(o

http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id ; http://revival.or.id
Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED]
Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED]
petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED]
Untuk info lebih lanjut kunjungi web kami di http://revival.or.id

Kirim email ke