\o/ \o/~~~~~~~~(((( Hidup oleh Roh, Dipimpin oleh Roh, Gal.5:25 ))))~~~~~~~\o/ \o/
From: Wulan Simangunsong

SERUPA

Beberapa tahun yang lalu, sekelompok salesmen menghadiri pertemuan sales di Chicago.  Mereka  telah  meyakinkan  istri-istri  mereka  bahwa mereka akan mempunyai  cukup  waktu untuk makan malam bersama di rumah pada hari Jumat. Namun,  manager  sales  menghabiskan lebih banyak waktu daripada yang telah diperkirakan  dan  pertemuan  berakhir  lebih  lambat  daripada  yang telah dijadwalkan.  Akibatnya,  dengan  tiket  pesawat  dan tas mereka di tangan, mereka  berlari menerobos pintu airport, tergesa-gesa, mengejar penerbangan mereka  pulang.  Ketika  mereka  sedang  berlari-lari, salah satu dari para salesman ini tidak sengaja menendang sebuah meja yang  digunakan untuk menjual apel. Dan apel-apel itu beterbangan. Tanpa berhenti  atau menoleh ke belakang, mereka semua akhirnya berhasil masuk ke dalam pesawat dalam detik-detik terakhir pesawat itu tinggal landas.

Semua,  kecuali satu. Dia berhenti, menghela napas panjang, bergumul dengan perasaannya lalu tiba-tiba rasa kasihan menyelimuti dirinya untuk gadis yang  menjual  apel.  Ia  berkata  kepada  rekan-rekannya untuk pergi tanpa dirinya,  melambaikan  tangan,  meminta  salah satu temannya untuk menelpon istrinya  ketika mereka sampai di tempat tujuan untuk memberitahukan bahwa ia  akan mengambil penerbangan yang berikutnya. Kemudian, ia kembali ke pintu terminal yang berceceran dengan banyak sekali buah apel di lantai.

Salesman ini merasa lega ketika ia tiba disana. Gadis yang berumur 16 tahun ini buta! Gadis tersebut sedang menangis sesegukan, air matanya mengalir turun di pipinya, dan gadis itu sedang berusaha untuk meraih buah-buah apel yang  bertebaran  di  antara  kerumunan  orang-orang  yang  bersliweran di sekitarnya, tanpa seorang  pun berhenti,  atau  pun  cukup  peduli untuk membantunya.

Salesman itu berlutut di lantai di sampingnya, mengumpulkan apel-apel tersebut, menaruhnya kembali ke dalam keranjang dan membantu memajangnya di meja seperti semula. Seketika itu, ia menyadari bahwa banyak dari apel-apel itu rusak, dan ia     mengesampingkan apel yang rusak ke dalam keranjang yang lain. Setelah selesai, pria ini mengeluarkan uang dari dompetnya  dan  berkata  kepada  si gadis penjual, "Ini, ambillah $20 untuk semua kerusakan ini. Apakah kau tidak apa-apa?"

Gadis  itu  mengangguk,  masih  berlinang  air  mata.  Pria itu melanjutkan dengan,  "Saya harap kita tidak merusak harimu begitu parah." Ketika pria ini  mulai beranjak pergi, gadis penjual yang buta ini memanggilnya, "Tuan..." Pria  ini berhenti, dan menoleh ke belakang untuk menatap kedua matanya yang buta. Gadis ini melanjutkan, "Apakah engkau Yesus?"

Ia  terpana. Kemudian,  dengan langkah yang lambat ia berjalan masuk untuk mengejar penerbangan berikutnya. Dan pertanyaan itu terus menerus berbicara di dalam hatinya, "Apakah kau Yesus?"

Apakah orang-orang mengira engkau Yesus? Bukankah itu tujuan hidup kita? Untuk menjadi serupa dengan Yesus sehingga orang-orang tidak dapat melihat perbedaannya ketika kita hidup dan berinteraksi di dalam dunia yang buta dan tidak mampu   melihat kasih, anugrah dan kehidupanNya..  Jika kita mengakui bahwa kita mengenal Dia, kita harus hidup, berjalan, dan bertindak seperti Yesus. Mengenal Yesus adalah lebih dalam daripada hanya sekedar mengutip kata-kata  dari  Alkitab dan pergi beribadah di gereja. Mengenal Yesus adalah menghidupi FirmanNya hari demi hari. Anda adalah seperti buah apel tersebut di mata Allah meskipun kita rusak dan menjadi cacat ketika kita terjatuh. Allah berhenti mengerjakan apa yang sedang Ia kerjakan,  mengangkat Anda dan saya ke suatu bukit yang bernama Kalvari dan membayar penuh semua kerusakan kita. Mari mulai jalani hidup sesuai dengan harga yang telah dibayarkanNya.

Pengarang: Tak Dikenal
Terj. bebas: Lea Lesmana (untuk kalangan sendiri)
===========================================
From: "Nurma Diani Sekarsih" <[EMAIL PROTECTED]>
 
Tersenyumlah, Yesus mengasihimu !

Syaloom,
 
Saya menulis ini terinspirasi oleh ucapan ibu saya yang belum menerima Kristus sebagai juru selamat pribadi.  Ibu bilang ah orang Kristen tuh dingin2, kaku ga bisa senyum. Saya bilang: masak sih bu, kan aku senyum2 terus. Ibu bilang: itu kan kamu, tuh Ibu pernah liat ada suatu acara yg panitianya orang kristen semua, kok kaku2 ga pada senyum, termasuk para penerima tamunya.
 
Saya jadi mikir, ada benernya juga ya kata2 ibu tadi. Ada kalanya memang kita lupa tersenyum. Bukankah seharusnya kita bersuka cita senantiasa.
Bukankah adalah tugas kita untuk menyebarkan Kabar Baik?  Dengan cara
bagaimana kita memulai itu? dengan senyum, sapaan ramah. 
 
Saya sendiri pernah ngalamin di Gereja saya, kami sesama murid Sowers, tapi begitu sulit untuk sebagian murid untuk dapat tersenyum duluan dan bersalaman, untuk akrab. Puji Tuhan itu hanya sebagian kecil saja, sebagian besar teman2 saya seperti saya, suka senyum dan balapan nyapa dan bersalaman. Hal kecil, tapi sangat indah.
 
So guys, jangan sampe lupa senyum ya. smile, Jesus loves u all! 
 
In Him, 
nurma
* untuk Ibu Gembalaku Bu Ishak yang senantiasa tersenyum apapun yang terjadi, juga untuk my mom*
===========================================
From: Meili 
 
DOA BAPA KAMI VERSI BETAWI

Babe kite nyang ade di surge  
dikudusin name Loe ye Beh ye
Datengleh kerajaan Loe  
Jadileh ape nyang Loe mau deh Beh di bumi atawe di surge sono  
Bagiin dong bocah2 Loe ini makanan secukupnye  
dan ampunin 'deh aye dari segale sale kate ato ape kek nyang kage berkenan di ati Babe same kayak aye nih juge ngampunin sesame aye.  
dan jauhin aye dari nyang ja'at ja'at yah, 'pan Loe 'Beh nyang bosnye kerajaan dan kuase selame lamenye.  
Udahan dulu ye 'Beh, Amiiiiin.
==========================================
From: "Julie Rorimpandey" <[EMAIL PROTECTED]>
 
Yang orang Kristen perlu tahu dari dunia lain
Yang ini patut untuk di baca.. trus nanti kita share ya ... 

Vatikan
PUSAT KEROHANIAN GOLONGAN ISLAM SEBENAR. Sebuah patung St Peter (kiri). Perhatikan simbol-simbol tuhan matahari dan Iblis/Syaitan Golongan Islam Sebenar dibelakang patung itu. ... dan buku-buku mengungkap yang Yesus Kristus adalah cuma 'tuhan matahari', iaitu watak tuhan palsu ciptaan Golongan Islam ...
http://malay.endera.info/vatican.htm 

Bangsamusnah.Com
... Muslim yang mencintai Yesus, mengimani seluruh mukjizat dan akhlak mulianya, mengetahui ... bentuk teror dan kebiadaban adalah bertentangan dengan Islam, dan kaum Muslim ikut merasakan ...
http://bangsamusnah.com/linkler.html

"As we put the front foot down, we lift the back foot up. We let yesterday go, and focus on today" 
GBU!
Julie Rorimpandey
http://www.geocities.com/b_viannie2000/lia_viannie
o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu ]----------------------(o

RETREAT NASIONAL 2004, Hotel Setia Puncak - Jawa barat, 30 Des. 2004 - 1 Jan. 2005
Pembicara : Pnt. Daud Raubun, Pnt. Dorcas Daud, Dr. Joshua dan Janet Mills
Untuk Info Lebih lanjut hubungi : [EMAIL PROTECTED]

o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN )--------------------------(o

http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id ; http://revival.or.id
Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED]
Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED]
petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED]
Untuk info lebih lanjut kunjungi web kami di http://revival.or.id

Kirim email ke