\o/ \o/~~~~~~~~(((( Hidup oleh Roh, Dipimpin oleh Roh, Gal.5:25 ))))~~~~~~~\o/
\o/
Kerilumologi Natal
Oleh: Ayub Yahya
Tidak salah, seperti disinyalir oleh Jaya Suprana, manusia serba bisa,
pencetus kelirumologi, bahwa di dunia ini ada banyak sekali
kekeliruan. Tetapi karena sudah terlanjur biasa diucapkan dan
didengar, atau terlanjur sering dipakai sehingga lalu tidak lagi
dirasakan sebagai kekeliruan.
Misalnya, anggapan bahwa Yunus ditelan ikan paus. Keliru.
Selain paus bukan sejenis ikan, tetapi mamalia, dalam cerita Yunus di
Alkitab juga tidak pernah disebutkan ikan paus; hanya disebutkan ikan
besar (Yunus 1:17).
Atau dalam pemakaian kata-kata. Misalnya kata acuh, kerap
orang menyamakan dengan tidak peduli, cuek. Padahal acuh, artinya
justru peduli, tidak cuek. Juga kata semena-mena biasa disamakan
dengan sewenang-wenang. Padahal semena-mena artinya adalah: tidak
sewenang-wenang.
Di seputar Natal juga ada kekeliruan. Misalnya, cerita
tentang orang majus dari Timur. Selama ini selalu digambarkan
berjumlah tiga orang. Padahal Alkitab hanya menyebutkan "orang-orang
majus" (Matius 2:1-12); tidak disebutkan jumlahnya secara pasti
berapa. Memang dalam kisah orang majus itu disebutkan tiga jenis
hadiah yang mereka bawa; mas, kemenyan dan mur. Tetapi tiga jenis
hadiah tidak serta merta dibawa oleh tiga orang juga 'kan?
Atau cerita tentang Yusuf dan Maria yang tengah mencari
penginapan. Dalam drama Natal biasanya digambarkan begini: Yusuf
berjalan menuntun keledai, sementara Maria yang tengah hamil tua duduk
di atasnya. Mereka berjalan dari satu penginapan ke penginapan lain,
dan selalu dijawab, "Maaf, tidak ada kamar kosong". Jawaban tersebut
keliru sebab yang dikatakan Alkitab bukan tidak ada kamar kosong, tapi
tidak ada tempat bagi mereka (Lukas 2:1-7). Jadi kamar kosong sih
mungkin ada, cuma buat Yusuf dan Maria tidak ada tempat.
Hal ini bisa dimengerti mengingat situasi dan kondisi
waktu itu. Kota Betlehem tengah dipadati orang-orang dari luar kota
yang mau ikut sensus penduduk. Penginapan tentunya menjadi sangat
mahal. Sedang Yusuf dan Maria hanyalah orang-orang sederhana. Pula,
Maria sedang hamil tua. Kalau sampai melahirkan di penginapan, pasti
akan merepotkan sekali. Belum lagi suara tangis bayi yang bisa
mengganggu tamu-tamu lain. Jadi dari perhitungan bisnis, tentu rugi
menerima mereka menginap. Karena itu bagi mereka, maaf saja, tidak ada
tempat.
Begitu juga anggapan bahwa tanggal 25 Desember adalah hari
kelahiran Tuhan Yesus. Bulan Desember di Palestina adalah musim
dingin, padahal di Alkitab ketika Tuhan Yesus lahir diceritakan
tentang gembala-gembala yang sedang menggembalakan dombanya di padang
(Lukas 2:8-20), jadi pasti bukan musim dingin.
Sebetulnya memang tidak ada tanggal yang pasti kapan Tuhan
Yesus lahir. Pada zaman itu merayakan hari kelahiran dianggap sebagai
tradisi kafir. Orang-orang Kristen pun tidak terbiasa melakukannya.
Satu-satunya perayaan hari kelahiran yang dicatat dalam Perjanjian
Baru adalah ulang tahun Herodes Antipas (Matius 14:6). Gereja perdana
hanya merayakan hari kebangkitan Tuhan Yesus.
Tanggal 25 Desember semula merupakan perayaan
non-kristiani; menyambut kembalinya matahari ke belahan bumi bagian
utara. Sekitar akhir abad ke-4 orang-orang Kristen di kota Roma
mengambil alih tanggal itu dan menjadikannya sebagai peringatan
kelahiran Tuhan Yesus. Hari Natal. Sampai sekarang.
Itulah beberapa kekeliruan seputar Natal. Tetapi dari
semua kekeliruan itu, ada satu kekeliruan yang paling fatal. Yaitu,
ketika Natal sudah identik dengan kemeriahan; hura-hura pesta atau
pertunjukkan rupa-rupa acara. Entah di rumah, di gereja, di kantor,
atau di mana saja. Seakan Natal tanpa itu semua bukan lagi Natal.
Sehinggga orang pun lantas lebih sibuk dengan acara, bukan makna;
lebih peduli pada bentuk, bukan isi; lebih memikirkan konsepsi, bukan
substansi.
--
Rudy Stefanus Tobing
Plant Administration Division
Gentan-I Cost Reduction Dept.
PT. Toyota Motor Mfg. Indonesia
Jl. Yos Sudarso, Sunter I
Jakarta - Indoesia 14350
o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu
]----------------------(o
Haleluya, Glory to the Holly Lamb, Praise Jesus ! Our God is an Awesome God !
PROMOSI Toko Buku RDSB http://tokobuku.rdsb.org
+ Khotbah MP3 Harga Hemat
+ VCD Peter Youngren, Moris Cerullo, dan masih banyak lagi
+ Biscuit Danone Lagenda / All Time Rp. 22rb Beli 5 kaleng dapat 1 kaleng
+ Danone Biskuat Rp. 10rb Beli 5 kaleng dapat 1 kaleng
o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN
)--------------------------(o
http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id ;
http://revival.or.id
Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED]
Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED]
petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED]
Untuk info lebih lanjut kunjungi web kami di http://revival.or.id