\o/ \o/~~~~~~~~(((( Hidup oleh Roh, Dipimpin oleh Roh, Gal.5:25 ))))~~~~~~~\o/ \o/
Ketika kudengar suaraNya Apa yang mendukakan Tuhan justru menjadi kegemaran buatku, berzinah ! , main judi ! , minum-minuman keras ! dan beberapa kali aku memperlakukan hal yang tidak sopan terhadap wanita yang dekat denganku tampa merasa bersalah. Aku menikmati hari-hariku tampa ada batasan dan aturan, berbulan-bulan aku tinggal di hotel, pergi kemana saja aku suka, membeli apa yang aku suka. Uang buatku bukan masalah ! ! yang kurasakan semakin aku melakukan hal-hal yang tidak benar dihadapan Tuhan, maka uang pun mengalir semakin deras. Pikirku, untuk apa cari Tuhan ! tampa Tuhan pun aku sudah sukses ! Nanti saja kalau sudah siap baru tinggalkan semuanya. Tapi suatu malam, beberapa jam setelah aku berpoya-poya dan memuaskan kedaginganku tiba-tiba dadaku sebelah kiri sakit luar biasa, aku mendengar suara yang cukup jelas ditelingaku, "sudah cukup bagimu". Karena aku yakin itu suara Tuhan maka aku bertanya,"apakah aku akan mati Tuhan" dan kembali suara itu bergema ditelingaku, "sudah cukup bagimu, tinggalkan semuanya". Aku minta ampun pada Tuhan, dan berjanji untuk tinggalkan semuanya. Sejak peristiwa malam itu aku masih membutuh waktu dua tahun untuk meyakinkan diriku untuk betul-betul tinggalkan semuanya, walau 90 % dari kebiasaanku sudah aku tinggalkan. Sebelum aku sungguh-sungguh menyerahkan hidupku pada Tuhan, aku berdoa,"berikanlah aku seorang istri yang cinta Engkau lebih dari segala-galanya". Sebelum ini aku belum pernah dekat dengan wanita yang seiman denganku, bahkan setelah Tuhan tegurpun, aku hampir menjual imanku tapi kembali suara itu mengingatkanku untuk tidak tinggalkan Dia hanya karena seorang wanita yang bukan pilihanNya untukku, satu minggu sebelum Ijab Kabul aku putuskan untuk membatalkan pernikahan kami. Suatu ketika aku bertemu dengan seorang gadis, pikirku dialah yang Tuhan sediakan buatku tapi banyak masalah yang kami hadapi, dan akhirnya kami berpisah. Beberapa bulan setelah itu aku melihat seorang pelayan Tuhan digerejaku, saat melihatnya aku berdoa, "Tuhan, kalau Engkau ijinkan aku ingin kenalan dengan wanita itu". Aku sudah punya rencana untuk mendekati dia, tapi ternyata Tuhan sudah mengatur pertemuan kami dengan cara yang luar biasa, tidak pernah aku pikirkan sebelumnya. Tapi . .. . . aku harus bayar harga atas perubahanku dan komitmentku untuk hidup baru.. . . Saat aku hendak melamar, bisnisku sepertinya ditahan ! !banyak proyek didepan mata tapi akhirnya gagal ! ! Tuhan membentuk kami berdua dengan luar biasa, perekonomianku ditempatkan pada TITIK NOL ! ! atau bahkan MINUS ! Aku menjerit dan menangis dihadapan Tuhan, , "Tuhan, kenapa disaat aku datang padaMu, keadaanku jadi begini, kalau begitu lebih baik aku seperti dulu lagi ", tapi Tuhan tidak menjawab teriakanku". Aku dikuatkan oleh wanita yang Tuhan sediakan buatku, walau aku tau dia juga terluka dengan keadaan yang ada dihadapan kami, katanya,"jika kita sudah merasakan kebaikan Tuhan, akan lebih berbahaya efeknya kalau kamu murtad, apa hanya gara-gara uang kamu tinggalkan Tuhan ? kalau Dia sudah buka maka tidak ada yang bisa tutup dan begitu juga sebaliknya kalau Dia sudah tutup maka tidak ada yang bisa buka", kami pun menangis bersama dihadapan Tuhan. Praise to the Lord, pada bulan ke tujuh, Tuhan mulai buka jalan buat kami, beberapa proyek sudah menanti kami. (Seorang Hamba Tuhan pernah berkata, bukan kita yang kejar-kejar proyek tapi proyek yang kejar-kejar orang yang berharap pada Tuhan). Penderitaan yang kami alami membuat kami lebih kuat, ini bagian rencana Tuhan untuk menguatkan pondasi kami sebelum membina Rumah Tangga. Aku teringat bagaimana Induk Rajawali memperlakukan anaknya saat mengajar si anak terbang, begitu juga Allah mempunyai cara yang indah dalam membentuk kami. Puji Tuhan, akhirnya kami menikah sesuai waktuNya, bukan waktunya kami. Aku masih teringat ketika istriku berkata,"Puji Tuhan, engkau hadiah Natal terindah yang Tuhan berikan bagiku" dan saat ini, Tuhan sudah memberikan kami anak kembar, yang sehat-cerdas- ganteng dan cantik / Daniel dan Mary. Sahabat, Jangan pernah menyerah ketika dalam pergumulan yang berat, sebab Dia menyertai kita dan sudah mendahului kita sebelum kita tiba dititik yang akan kita tuju. Semoga jadi berkat . .. written by, shi-T Gbu, SariHati Indah Tarigan Ph : +62 - 549 - 21152 Ext. : 158 =========================================================================== This email is confidential. If you are not the addressee tell the sender immediately and destroy this email without using, sending or storing it. Emails are not secure and may suffer errors, viruses, delay, interception and amendment. The Trakindo Group of Companies do not accept liability for damage caused by this email and may monitor email traffic. Unless expressly stated, any opinions are the sender's and are not approved by the Trakindo Group of Companies and this email is not an offer, solicitation, recommendation or agreement of any kind. =========================================================================== o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu ]----------------------(o Haleluya, Glory to the Holly Lamb, Praise Jesus ! Our God is an Awesome God ! PROMOSI Toko Buku RDSB http://tokobuku.rdsb.org + Khotbah MP3 Harga Hemat + VCD Peter Youngren, Moris Cerullo, dan masih banyak lagi o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN )--------------------------(o http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id ; http://revival.or.id Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED] Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED] petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED] Untuk info lebih lanjut kunjungi web kami di http://revival.or.id
