Setelah melihat pengumuman hasil UN yang dilaksanakan di Medan kemarin,
terdapat beberapa rekan yg telah lulus utk seluruh mata kuliah yg diikuti.
Dan masih ada juga rekan yg belum lulus utk beberapa mata kuliah yg diambil
(nilai D/E).
Kedua masalah tersebut akan ada dampak lanjutannya, yaitu utk pengurusan
ijazah bagi
yg sudah selesai, dan bagi yg belum hrs mengikuti UN pd kesempatan beriktunya.
Utk pengurusan ijazah & penyesuaian grade, saya usul dpt dipoolling
pengurusannya oleh
salah seorang/salah dua orang dari kita yg kita sepakati dgn tugas:
1. inventarisasi syarat2 apa yg diminta stt utk pengurusan ijazah,
2. apa yg diminta korporate utk pengurusan penyesuaian grade
3. mengumpulkan syarat2 tsb dan mengirimkan ke sttt dan ke korporate atau
kita utus utk mengurus ke bandung
dgn biaya kita sepakati tanggung bersama
Bantuan rekan peserta UN utk mengirimkan data siapa saya yg sudah lulus,
nama, nik, loker, dan info lainnya yg diperlukan
Bagi yg kebetulan belum seluruh mata kuliahnya lulus un, kami sedang
mengupayakan utk
meminta bantuan sdm (sekali lagi) bernegosiasi agar dpt dilakukan ujian HER
atau ikut ujian periode berikutnya
Beberapa rekan yg telah menghubungi sttt menyatakan bahwa beberapa dosen
menyanggupi utk
memberikan HER, namun harus ada ijin dari penyelenggaran UN (BAAK), utk itu
kita coba
membicarkan hal ini sekali lagi dgn pihak sdm divre dan stt telkom.
Mohon bantuan jika ada informasi yg rekan peroleh ttg hal ini, dpt
diinfokan ke kami agar kami dpt menyusun
langkah selanjutnya dengan bantuan rekan seluruhnya.
Tim I (pengurusan ijazah) saya usul dikomandani oleh Benzo
Tim II (pengurusan HER/UN periode berikutnya) saya usul dikomandani oleh Sabri
Komandan tiap tim dpt bekerja sendiri atau merekrut anggota dari seluruh
rekan yang ada, dan kami minta bantuan
rekan di Lampung jika diperlukan dpt berangkat ke Bandung (lebih deket sih),
Ada komentar, saran atau apapun juga kami tunggu demi kebaikan bersama,
Perlu diingat bersama bahwa manajemen divre I telah menjanjikan pelaksanaan
UN dengan bantuan perusahaan
sebanyak dua kali. Utk UN berikutnya saya merasa bahwa bantuan tsb tdk dpt
kita minta lagi, jadi tentu saja
kita coba utk menyelesaikan ini secara swadaya,
wassalam
Ramzy