Dear Rekans.. Saya dapat kabar bhw ada 3 rekans kita di Divre II yang mengundurkan diri dari Telkom (APS) karena menikah sesama pegawai Telkom (peraturan yang sekarang, salah satu harus mengundurkan diri dari Telkom bila menikah sesama pegawai Telkom).
Setelah mengundurkan diri tsb, mereka (yang kesemuanya karyawati) melamar ke perusahaan lain. Syukurnya, masing2 diterima di Indosat, IM3 dan Alcatel. Namun, Pak KAdivre II (Bp. Bayu NArbito, yang mungkin akan menjabat sebagai Dirut Telkomsel) merekomendasikan mereka untuk masuk dalam Telkom Group (dlm hal ini Telkomsel) daripada pindah ke Competitor. Rupanya, dimata Telkom, mereka masih "bernilai" untuk dipertahankan di Telkom Group daripada lari ke Competitor yang pasti suatu saat akan berperang bisnis dengan Telkom dengan bekal "segala informasi Telkom" yang sudah terecord di kepala mereka. Bagaimana dengan Divre I, apakah keberadaan kita masih "diakui dan bernilai" dimata manajemen Divre I...? Sebelum memutuskan untuk pindah pijakan ke perusahaan lain..atau tertarik pindah ke Telkomsel..yang kemungkinan besar dapat diterima (dengan channel seorang calon Dirut)..? Salam,
