Tolong diaminkan :

"YA ALLAH PENGUASA LANGIT DAN BUMI,...DENGAN 99 SIFAT ASMA
UL HUSNA MU BERILAH REKAN-REKAN KAMI YANG MENJADI PENGURUS
SEKAR TELKOM SELURUH INDONESIA BERUPA BALASAN YANG SETIMPAL
ATAS PENGORBANAN DAN PERJUANGANNYA 
TANPA PAMRIH...."

Semoga Tuhan mendengar do'a ini...
Salam Telkom Sumatra,

Agung Rahmat Zulkarnain,

On Thu, 13 Jun 2002 18:50:03 +0700
 "Johnni Girsang" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pak Zainal dan rekan-rekan ysh;
(mohon ma'af cepen lagi)

Kami dari pengurus SEKAR sangat berterima kasih
atas masukan Bapak, mudah-mudahan penyamaan 
pengurus SEKAR dengan anggota DPR hanya candaan 
belaka;

Betapa tidak, bapak bisa melihat bagaimana Pak Fir dan
rekan-rekan tim PKB (Perjanjian Kerja Bersama) begitu keras
usahanya agar pada PKB terdapat peningkatan kesejahteraan;

Bagaimana dengan susahnya rekan-rekan saya untuk
mengikuti rapat rutin SEKAR harus berbagi kerjaan
dengan kerjaan dinas yang pasti lebih menjanjikan
karirnya dari pada di SEKAR;

Demikian juga dengan Pak Abdurrochman (Bendahara DPD Co.)
yang setia mengikuti rapat rutin setiap Jum'at sore untuk
membahas kesejahteraan karyawan sehingga tidak
begitu nyaman persiapan pulang ke Surabaya...

Demikian juga Pak Hardi yang tingkat kesibukannya
diprobis Entreprise sampai terpontal-pontal rela
berdiskusi panjang lebar tentang aturan main agar
usulan-usalan SEKAR untuk meningkatkan kesejahteraan
dapat diterima dengan baik....

Belum lagi dengan Bu Essy dengan kesibukannya ngurusin
asuransi Telkom masih menyempatkan diri untuk mensupport
agar DPD Kantor Perusahaan dapat berjalan dengan lancar
tentunya juga usulan-usulan beliau agar karyawan bisa
sejahtera
baik melalui sistem asuransi atau lainnya.

Demikian juga dengan Mba' Yoke walaupun dalam keadaan
mengandung masih sempat mengkoordinir pertemuan untuk
mendengar pendapat tentang masalah-masalah yang ada;

Termasuk Mas Agus Tato, walaupun ingin setiap sa'at bertemu
dengan anak yang baru dilahirkan istrinya, masih sempat
ngurusin
bagaimana supaya rekan-rekan anggota SEKAR yang berada
di GSD (Graha Sarana Duta) agar mempunyai perwakilan
(komisariat)

Tidak ketinggalan Pak Asep yang kesibukannya bukan hanya
di pentarifan yang kerjaannya melebihi kewajibannya, tetapi
juga
menjadi pengurus di DPP, masih juga meluangkan waktunya
untuk memikirkan kesejahteraan untuk rekan-rekan di DPD Co.

Terlebih lagi Pak Sofyan yang sibuk dengan tugas-tugasnya
di SDM
masih sempat memikirkan agar SEKAR memberikan masukan
ke Manajemen agar karyawan diberikan bonus...

Wah kalau disebutkan semua seperti Bu Chandra, Pak Pangab,
Pak Saragih, Pak Rian, Lae Johnson berusaha agar
program kerja SEKAR untuk meningkatkan kesejahteraan 
Karyawan dapat dilaksanakan, maka bukan cerpen lagi
jadinya cerbung.

Tanpa bermaksud untuk menonjolkan rekan-rekan kami,
akan tetapi saya sangat sedih kalau rekan-rekan saya
tersebut terutama yang di pengurus DPD Co. disamakan
dengan Anggota DPR yang minta mesin cuci, mobil dan
kapling.... 

Sebagai informasi tambahan sampai hari ini rekan-rekan 
saya tersebut belum pernah terima honor dari SEKAR, 
kecuali kalau pas rapat rutin masak sih snack sore seperti 
jeruk dan teh manis nggak boleh;

hal lain, pagi tadi saya di bel oleh salah satu pengurus 
menanyakan gimana perjuangan kita tentang KD-17, 
saya laporkan tembus sekitar 200 orang tentunya juga 
ini usaha teman-teman di Yan SDM; akan tetapi 
saya jadi terenyuh mendengar pertanyaan beliau 
selanjutnya, tentang posisi dia bagaimana tetapi cepat-
cepat dilanjuti yah yang penting anggota dululah......

Mudah-mudahan bermanfa'at

JG

----- Original Message -----
From: Zainal Arifin <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, June 13, 2002 10:28 AM
Subject: Re: [TELKOM] Calon direksi telkom versi SEKAR


> Lha wong kita-kita ini bagian dari rakyat Indonesia, jadi
> peristiwanya juga mirip. Konon rakyat punya wakil di DPR,
> kenyataannya para wakil ini hanya sibuk menuntut jatah
> mesin cuci, mobil, kapling, dan jalan-jalan ke LN.
> Jangankan menyuarakan aspirasi, membentuk pansus untuk
> penyelidikan korupsi saja enggan. Bagi mereka, rakyat
hanya
> sekedar "nama untuk dipinjam".
>
> Jadi kalau ada yang usul nama-nama balon direksi dan
dekom,
> itu juga hanya sekedar pinjam 'atas nama' pegawai Telkom.
>  Kenapa nama-nama itu yang muncul, mungkin ada
> target-target tertentu, atau bargaining sesuatu dari
> pengusulnya.  Bisa juga semacam 'balas budi' dll
> kemungkinanannya.  Tujuan sesungguhnya apa, wallahu'alam
> bissawab.
> Jadi Pak Budi,  Anda tak perlu repot-repot bikin survey
> segala. Cukup merasa heran saja, bolehlah.
>
> ZA:-)



----------------- Kemudahan Hosting PlasaCom -------------------------------
Hosting menjadi lebih mudah dan murah dengan keringanan 50% biaya registrasi mail 
hosting dan webhosting selama bulan Juni 2002. Klik http://idc.plasa.com untuk 
pendaftaran
---------------------------------------------------------------------------------------

Kirim email ke