Buat pak Daru, mohon maaf pinjaman conto2 batuan belum sempat dikembalikan.
Akhir minggu lalu saya keluyuran ke Ujung Kulon, lewat Cibaliung.

Salam,
Syaiful



                                                                                       
                                       
                    [EMAIL PROTECTED]                                                  
                               
                    esia.co.id                      To:     <[EMAIL PROTECTED]>        
                                     
                                                    cc:                                
                                       
                    09/23/03 12:53 PM               Subject:     Re: [iagi-net-l] 
Sosialisasi Geologi di SD                   
                    Please respond to                                                  
                                       
                    iagi-net                                                           
                                       
                                                                                       
                                       
                                                                                       
                                       





Ini juga tambahan info. Tampaknya para geolog di Bogor perlu ngumpul, utk
antara lain ngomong sosialisasi semacam ini.

Kalau pak Awang di RP, maka istri saya sebelumnya pada Rabu, 17 September
2003, mengenalkan geologi (batuan/mineral dan gunungapi) kepada 6 kelas (6
kali 24 anak) yg masih duduk di kelas 4 SBI Madania. Saya sempat kasih
'training' ttg geologi kepada istri saya yg notabene seorang dosen ilmu
tanah pertanian (jadi punya dasar geologi juga, dan ngajar anak2
mahasiswa). Contoh2 batuan saya dapatkan dari rumah pak Sukmandaru (hanya
untuk peraga saja, tidak disumbangkan).

Sama dg pengalaman pak Awang, istri saya cerita kalau anak2 sangat
antusias. Salah satu buktinya, presentasi alias dongeng yg direncanakan
hanya 2 jam saja, menjadi molor 3 jam (dan mesti dihentikan utk kembali ke
kelas masing2).  Tadi malam, anak sulung saya (kelas 4), cerita kalau hari
ini setiap anak mesti cerita tentang satu batuan yg disukainya (dan
diharapkan membawa contoh batuan yg bisa ditemukan di sekitar tempat
tinggal masing2).

Rencananya, kalau bisa dipadukan dg pelajaran/kegiatan lain, anak2 bisa
diajak jalan2 ke 'lapangan' (ayo, siapa bisa kasih tahu sungai yg cukup
bagus/tidak berbahaya, serta ada singkapan batuan sedimen dan beku di dekat
Parung/Bogor?).

Kegiatan yg sama pernah diberikan oleh rekan Ridwan Djamaluddin (BPPT) 2-3
tahun yg lalu di SD yg sama.

Salam,
Syaiful
*tidak jadi datang utk presentasi karena salah informasi ttg waktu.




                    Awang Satyana

                    <awangsatyana@       To:     [EMAIL PROTECTED]

                    yahoo.com>           cc:

                                         Subject:     [iagi-net-l]
Sosialisasi Geologi di SD
                    09/23/03 11:42

                    AM

                    Please respond

                    to iagi-net







Sekedar melaporkan suatu usaha sosialisasi geologi.

Bermula dari keinginan pihak sekolah sebuah SD di Bogor tempat anak saya
bersekolah (SD Regina Pacis Bogor) untuk memiliki koleksi batuan, maka saya
berkesempatan menambah pengetahuan anak-anak kelas 4 SD tentang hal-hal
menyangkut geologi di pelajaran IPA mereka.

Sekitar tiga minggu yang lalu, guru IPA anak saya menghubungi saya untuk
menanyakan bagaimana mendapatkan contoh batuan untuk menunjang pengajaran
IPA hal geologi. Setelah mengecek ke teman-teman di Bandung, dan karena
souvenir batuan yang dijual Museum Geologi Bandung sedang kosong, dan
walaupun ada  terlalu kecil untuk dipegang anak-anak, maka saya
mendonasikan sebagian koleksi batuan pribadi (batuan beku, sedimen,
metamorf) ke sekolah tersebut sambil berjanji akan melengkapinya. Lalu,
saya juga menawarkan semacam presentasi untuk anak-anak agar lebih paham
apa itu granit, apa itu gunungapi, dll. Tawaran tentu disambut dengan baik
sebab diakui bahwa guru2 kesulitan mengajarkan geologi, antara lain
membedakan satu batuan dengan batuan lain.

Maka, Sabtu kemarin, 20 September 2003, dari jam 10.00-12.00, saya
presentasi (dibantu istri saya yang membawakan microphone ke anak-anak yang
bertanya) di depan 260 anak dari lima kelas (kelas 4 SD) dibagi menjadi dua
rombongan. Saya mengambil judul  "Mengenal Bumi, Batuan, Tanah, Gunungapi,
dan Peta" (saya sesuaikan dengan buku pelajaran IPA mereka). Agar menarik
untuk anak2, 95 % materi adalah gambar dan animasi2 geologi colorfull yang
bahan2-nya saya peroleh dari banyak sumber (textbook, website, CDRom
ensiklopedi). Notebook dan LCD projector (LCD pinjam dari kantor) sangat
menunjang presentasi. Di luar dugaan saya, anak-anak sangat antusias
mendengarkan penjelasan ke 75 slide yang saya siapkan. Seruan-seruan kecil
takjub selalu terdengar setiap gambar ditayangkan. Harusnya mereka sekarang
bisa dengan mudah membedakan mana granit mana riolit mana batupasir mana
kuarsit, dll. Saat tanya-jawab tiba. Saya kaget dengan banyak sekali
pertanyaan cerdas dan di luar dugaan. Contoh :
 Kapan Gunung Salak akan meletus lagi dan apakah akan sebesar Krakatau
sebab rumah saya di kaki Gn. Salak ?. Papua itu masuk benua apa ? Kalau
dapur magma sudah kosong, darimana pengisiannya lagi ? Apakah ada kehidupan
di planit lain ? Tetapi, ada juga yang tanya : notebooknya pakai pentium
berapa, sistem windows-nya apa, itu tadi dari CDROM ensiklopedi encarta
ya...? Anak-anak akan terus bertanya kalau tak digiring guru-gurunya
kembali ke kelas mereka sebab orang tua mereka menunggu2 pulang sebab jam
pulang kebetulan jam 12.00

Sehabis presentasi, ibu kepala sekolah bertanya apakah bisa presentasi
semacam itu diadakan untuk kelas 5 dan kelas 6 dengan materi geologi yang
ada di pelajaran IPA mereka. Juga, apakah guru-guru IPA SD dan SMP bisa
mendapatkan pengetahuan tambahan materi geologi. Apakah materi yang
dipresentasikan tadi bisa kami dapatkan untuk dicetak dan ditempel di
laboratorium dan buku ajaran. Nah...

Kesimpulan saya satu : Geologi itu menarik.

Salam,
Awang H. Satyana
Eksplorasi BP Migas


---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])
-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------






---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke