Ini berita dari Kontan:

EKSPANSI ANEKA TAMBANG Aneka Tambang Ngebet Melamar Newmont
posted by kontan on 04/13/07

JAKARTA. Peminat PT Newmont Nusa Tenggara terus bertambah. Selain PT Bumi
Resources Tbk, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga kepincut dengan perusahaan
pertambangan emas dan tembaga itu.

Dedi Aditya Sumanagara, Direktur Utama ANTM, menyatakan perusahaannya
berminat membeli sebagian kecil saham Newmont. Sebagai bentuk keseriusannya,
perusahaan pelat merah itu sudah mengajukan lamaran. "Kami sedang
membicarakan dengan manajemen mereka (Newmont)," katanya, kemarin (12/4).

Rencananya, Aneka Tambang ingin membeli antara 3%-10% saham Newmont. Tapi,
kata Dedy, rencana itu belum tentu dilaksanakan dan masih mempelajari
rencana itu. Pasalnya, dengan jumlah saham sekecil itu, keuntungan yang
diperoleh ANTM dari dividen tidak signifikan.Tapi, dalam jangka panjang, ATM
menilai kepemilikan di Newmont sangat penting karena perusahaan itu punya
aset bagus.

Lantas, dari mana duitnya? Menurut Dedy, anggarannya berasal dari pos dana
ekspansi perusahaan. Seperti diketahui, Newmont berencana melepas 3%-10%
sahamnya sesuai aturan dalam kontrak karya pertambangan. Beberapa pihak yang
sudah menyatakan minatnya adalah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat,
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Besar.
Adapun dari swasta ada Bumi Resources. Newmont menawarkan harga untuk 3%
saham itu sebesar US$ 109 juta. Sedangkan untuk 7%-10% sahamya, harganya
lebih dari US$ 250 juta.

Selain membidik Newmont, Aneka Tambang juga berencana mengakuisisi beberapa
tambang, khususnya pertambangan emas. Lokasi tambang itu berada di wilayah
Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Tapi, dia tidak menyebutkan target
akuisisi itu. "Pokoknya untuk menambah portofolio, karena kami tidak bisa
hanya mengandalkan eksplorasi saja," imbuhnya.

Selain itu, Dedi mengatakan Aneka tambang menargetkan volume produksi
feronikel meningkat 30%-40% pada tahun ini. Itu artinya produksi feronikel
pada tahun ini akan mencapai 20.000 ton. Selanjutnya, angka ini bakal naik
jadi 22.000 ton tahun depan. Sementara, target volume penjualan emas tahun
ini sama dengan tahun lalu, yaitu sebanyak 800 ton.
*

Abdul Wahid Fauzie
*

Kirim email ke