Mas Mbang,
Saya pikir akan sulit untuk mendapatkan justifikasi untuk memakai OBM kalo
hanya untuk mengambil water sample dengan MDT in term of cost yang harus
dikeluarkan.

Perihal hubungan pengendapan dan komposisi anion kation, saya akan coba cari
bukunya. Perasaan saya punya thesis penelitian ini di Copper Basin
Australia. Saya akan share kalo dah ketemu.


Shofi



On 6/13/07, Bambang Gumilar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

 Setuju dengan mas Herry. Kontaminasi filtrat lumpur tidak bisa 100%
dihilangkan. Oleh karena itu saya keukeuh untuk pakai water based mud kalo
mau sampling HC dan pakai OBM/SBM untuk sampling air. Tetapi, sejauh ini
tidak pernah ambil sampel air formasi pakai MDT/RCI/RDT, mahal dan
tidak membantu sama sekali. Kalau hanya untuk mengetahui Rw (dan Calculated
NaCl eq.) cukup pakai Pickett Plot di zone airnya. Kecuali jika ada
permintaan khusus untuk mendapatkan data air yang lebih lengkap (hardness,
corrosiveness, etc.) untuk kawan-kawan di facility engineering  untuk
mendesain pipa/katub/tanki yang tahan korosi, misalnya.

Saya tertarik dengan alasan mas Shofi untuk mendapat detail komposisi
anion - kation dari air formasi untuk studi lingk. pengedapan. Boleh
dikongsikan (share)?
-bg


Kirim email ke