---------- Forwarded message ----------
From: Harry Eddyarso <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 29 Oct 2008 16:05:23 +0700
Subject: RE: [Oil&Gas] Bikin njenggirat kedua di hari ini --> STOP
PRESS!! Hasil Seminar AAPG di Cape Town --
To: [EMAIL PROTECTED]

Mas RDP,  (Mas Nathan, tolong diforward di milis IAGI ya - thanks)



Saya yakin ini bukan voting model anggota parlemen kayak gitu laaaah.  :-)



Kan semua pihak (pro dan kontra) sudah diberi kesempatan untuk memberikan
presentasi berikut back up data dan justificationnya masing2 di depan para
audience. Nah, tentu para hadirin yang hadir (dan ahli tentunya) akan
menilai presentasi mana yang paling masuk akal berdasarkan kaidah2 ilmiah
dan data2 otentik yang ada. Jadi voting itu dilakukan SETELAH semua
presentasi selesai dan kesempatan tanya jawab serta diskusi selesai
dilakukan. Kalo gak begitu mau pakai cara apa lagi yang cepat? Masih
mendingan presentasi, diskusi dan voting dengan cara begitu daripada menulis
sesuatu dengan mengatasnamakan sekelompok orang yang tidak memberikan
pendapatnya, ya nggak?



Di bawah ini info dari Dr. rudi Rubiandini yang mungkin bisa memberikan
gambaran yang lebih lengkap tentang bagaimana dan apa yang dilakukan di
seminar AAPG tsb.



Rgds,

Harry Eddyarso

===========

AAPG 2008 International Conference & Exhibition dilaksanakan di Cape Town
International Conference Center, Afrika Selatan, tanggal 26-29 Oktober 2008,
merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh American Association of
Petroleum Geologists (AAPG) dihadiri oleh ahli geologi seluruh dunia.

Pada acara ini disampaikan sekitar 600 makalah dalam 97 tema yang berbeda,
dan terdapat 6 buah tema khusus yang sangat dianggap penting yaitu "Lusi Mud
Volcano: Earthquake or Drilling Trigger". Tema ini dilaksanakan pada hari
selasa tanggal 28 oktober 2008 jam 13.30 waktu setempat.

Pada ruangan tersebut hadir ahli geologi manca negara yang sebagian mereka
adalah juga pernah menghadiri pertemuan di London seminggu yang lalu dengan
tema yang sama, pertemuan yang sudah berlalu itu menghasilkan suatu
pertanyaan besar dan mengerucut pada data pemboran yang harus dikaji dan
diperjelas.

Peserta diskusi sekitar 90 ahli tersebut yang tentunya akan memberikan opini
yang netral dan obyektif datang tepat waktu dan penuh dengan antusiasme yang
tinggi, dan disambut dengan selembar informasi perkembangan terakhir yang
dikeluarkan Lapindo. Dimana sebelumnya Lapindo juga telah membagi-bagikan
Brosur 6 halaman berwarna dengan kualitas lux yang menjelaskan tentang
seluruh kegiatan yang telah dilakukan di lapangan kepada peserta konferensi.

Selama pertemuan, terdapat 4 (empat) pembicara yaitu :

1. Dr.Adriano Mazzini dari Universitas Oslo seorang ahli Mud Vulcano yang
selama ini sangat yakin dengan teori bahwa lumpur lapindo disebabkan oleh
gempa Yogyakarta.

2. Nurrochmat Sawolo sebagai ahli pemboran dari lapindo yang mengetahui
seluk beluk pemboran di sumur BJP-1 sejak persiapan, pelaksanaan sampai
semburan terjadi di Sidoardjo, yang dibantu Bambang Istadi.

3. Seorang pembicara dari Universitas Curtin Australia yaitu Dr. Mark Tingay
ahli gempa yang berpendapat bahwa energi gempa Yogyakarta terlalu kecil
sebagai penyebab terjadinya semburan di Sidoardjo.

4.      Prof. Richard Davies dari Universitas Durham Inggris ahli geologi
yang bekerjasama dengan ahli pemboran Indonesia yang diwakili oleh Susila
Lusiaga dan Rudi Rubiandini dari Institut Teknologi Bandung yang
menyampaikan secara detail dan jelas data-data dan bukti selama proses
kejadian dilihat dari sisi operasi pemboran.

Sejumlah tidak kurang dari 20 penanya menghangatkan dan mempertajam materi
diskusi yang mengarah pada penyebab yang sebenarnya, kemudian dilanjutkan
dengan sesi perdebatan yang melibatkan seluruh opini yang berkembang dan
dimoderatori oleh ahli geologi senior dari Australia.

Acara diskusi berjalan sekitar 2,5 jam tersebut diakhiri dengan voting
(pengambilan pendapat) oleh seluruh peserta yang hadir untuk memperoleh
kepastian pendapat para ahli dunia tersebut dengan menggunakan metoda
langsung angkat tangan.

Hasil dari voting tersebut menghasilkan 3 (tiga) suara yang mendukung GEMPA
YOGYA sebagai penyebab, 42 (empat puluh dua) suara menyatakan PEMBORAN
sebagai penyebab, 13 (tiga belas) suara menyatakan KOMBINASI Gempa dan
Pemboran sebagai penyebab, dan 16 (enam belas suara) menyatakan belum bisa
mengambil opini.

Dengan kesimpulan ahli dunia seperti ini, tidak perlu diragukan dan
didiskusikan lagi bahwa penyebab semburan lumpur di Sidoardjo adalah akibat
kegiatan Pemboran.





  _____

From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, October 29, 2008 3:24 PM
To: [email protected]; Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia; migas
indonesia; [EMAIL PROTECTED]; Serba_KL Serba_KL
Subject: [Oil&Gas] Bikin njenggirat kedua di hari ini --> STOP PRESS!! Hasil
Seminar AAPG di Cape Town --



> - Yang setuju LUSI akibat bencana alam (mud volcano) --> 3 orang.
> - Yang setuju LUSI akibat kesalahan pemboran --> 42 orang.
> - Yang campuran antara 2 opini di atas --> 13 orang.
> - Yang masih merasa belum tuntas diskusinya --> 16 orang.

Yang bikin aku njenggirat kedua hari ini adalah sebuah diskusi ilmiah
yang memutuskan fenomena alam dengan cara VOTING !!!
Howgh !!

RDP
-- 





[Non-text portions of this message have been removed]

--------------------------------------------------------------------------------
serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL
pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG
* mungkin di semarang
* mungkin pula di solo
* mungkin juga join dg HAGI dll.
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke