Yth Pak Aris Purwanto,
 
Salut atas concern-nya. Kasus Monsanto dengan benih hybrida dan transgenic nya memang menjadi pelajaran sangat berarti. Oleh karena itulah perlunya transparasi teknologi dan pentingnya seminar seperti ini sebisanya kita ikuti dan kritisi. Anyway bila bagus, transfer teknologi benih padi hybrida-nya yang kita ambil supaya kita tidak hanya menjadi sasaran pasar terus. Saya kira banyak Sensei Jepang dan teman disini yang penelitiannya berkaitan.
 
Salam,
 
Kuntoro Boga 

Aris Purwanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
P Kuntoro Boga dan rekan-rekan
 
Membaca tema seminar "Commercializing Hybrid Rice Technology: an option for Indonesia" saya jadi teringat kasus Monsanto yang gencar memperkenalkan benih jagung, kapas ke Indonesia dulu sampai muncul kasus suap. Saya sempat mengunjungi kebun percobaan tanaman jagungnya di Kutai timur yang merupakan project CDM nya perush batubara di Kutai Timur.
 
Apa benar sih teknologi hybrid rice tersebut mampu mendongkrak produksi padi terutama di negara kita? apakah itu bukan strategi promosi dari penjual benih?

Saya sempat searching ketemu "Asian Farmers Continue Rejecting Hybrid Rice" silahkan di lihat di http://www.organicconsumers.org/Politics/hybridrice030905.cfm

Salam

Aris


 



Kuntoro Boga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Maaf saya posting dari millis Litkaji, mungkin bermanfaat bagi teman yang sudah di Indonesia. Salam
 
Seminar: Commercializing Hybrid Rice Technology: an option for Indonesia.

Hybrid rice may be an option for Indonesia to improve its rice production systems. The topic will be discussed by Dr. Ed Redo�a, drawn from the Philippine's experience where hybrid rice is getting more and more popular among farmers and a chunk of agricultural budget goes to hybrid rice program.

Dr. Redo�a, Deputy Executive Director of PhilRice (Philippine Rice Research Institute), is visiting this country to help drafting a new hybrid rice program of Indonesia.

The seminar will be open for interested public, free of charge, and mainly fit policy makers, agro-economists, rice breeders, seed producers, lecturers of agricultural universities, journalists. It will be presented in English on 28 April 2005, 09:00-11:00 at ICFORD, Jalan Merdeka 147, Bogor (
http://www.puslittan.bogor.net/agenda/DenahPuslit.pdf)

To visualize his presentation, Dr. Redo�a will show some slides, but no paper will be handed out.

For more information: [EMAIL PROTECTED]



Cheers,

Adi

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

=========================================================================
                   "Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kelestarian Sumber Daya Alam Indonesia"
-------------------------------------------------------------------------
Related homepages to IASA :
           http://welcomte.to/iasa_japan
           http://www.geocities.com/iasa_japan/iasa.html
           http://www.greendigitalpress.net/publications/ijas/
=========================================================================


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

=========================================================================
                   "Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kelestarian Sumber Daya Alam Indonesia"
-------------------------------------------------------------------------
Related homepages to IASA :
           http://welcomte.to/iasa_japan
           http://www.geocities.com/iasa_japan/iasa.html
           http://www.greendigitalpress.net/publications/ijas/
=========================================================================




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke