Salam Sibuk kata Mbak Siti.

Sebagai manusia Indonesia, setuju saja pornografi
dibatasi, dilokalisir atau malah dilarang. Biasanya
kalau yang dilarang-larang malah dicari orang. Yang
perlu sebenarnya dilarang adalah PORNOLAKU. Banyak
petinggi yang koar2 tolak pornografi,tapi lakunya
porno. Lihat aja contohnya Raja Dangdut, koar2 tolak
pornografi, tapi dibalik itu punya simpanan ditempat
gelap Si Angle (?), walaupun katanya sudah dikawin.Ada
lagi, tukang urut yang janda ayu jadi istri simpanan. 
Kadang2 suara orang diatas hanya konsumsi Sensasi,
lain dimulut lain di dunia nyata.
Harap hati2 membawa bendera IASA jangan sampai
terplingsut. Lebih baik kepedulian kita fokus ke
bidang Pertanian saja, ya Pak Dr. Sulistiono? Dimana
Dia sekarang ya, orang yg ikut membidani lahirnya IASA
di Srit.

Salam dingin salju dari Tokyo.

Made S.

--- Yusuf Romadhon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Terima kasih saya ucapkan pada Bapak dan Ibu atas
> beberapa tanggapan 
>   yang masuk, baik melalui milis IASA atau melalui
> japri...
>    
>   Setelah saya menghubungi pak Edy (ketua
> PPI-Jepang), via e-mail, 
>   beliau pun memberi tanggapan bahwa kalaupun IASA
> tidak mencantumkan 
>   nama organisasi ke Surat Pernyataan Penolakan
> Pornografi tersebut, tidak 
>   apa-apa, mengingat IASA adalah organisasi profesi
> yang tidak ada hubungan 
>   dengan hal seperti itu, ditambah lagi perbedaan
> pendapat di dalam IASA pasti 
>   akan muncul...
>   Sehingga saya putuskan, bahwa e-mail untuk
> menanggapi Surat Pernyataan 
>   Penolakan Pornografi di milis IASA, sebaiknya
> sudah tidak perlu diteruskan 
>   lagi...
>    
>   Dan mungkin lebih baik mengisi milis ini dengan
> berita, isu-isu atau 
>   pengetahuan yang membangun dunia pertanian,
> terutama untuk pertanian 
>   Indonesia, seperti Pak Aris sebutkan...
>    
>   Mengenai permasalah impor beras, dan gula, secara
> pribadi, saya hanya bisa 
>   berpendapat, bahwa pasti pihak regulator di negara
> kita sudah tahu mana yang 
>   harus dilakukan, mengingat untuk perberasan,
> misalkan saja, Indonesia pernah 
>   mencapai swasembada beras pada 1983 atau 1984,
> cara-cara untuk kembali 
>   ke keadaan seperti itu pasti sudah mengetahui,
> mungkin yang menjadi 
>   permasalahan utama adalah terjadinya mis-manajemen
> atau human error, baik 
>   dari regulatornya atau pelaku bisnis yang terlibat
> di dalamnya, dan 
>   lagi-lagi hal seperti ini merupakan salah satu
> penyakit di negara-negara 
>   berkembang...
>    
>   Mungkin Pak Edi, Pak Boga, Pak Haris, Mbak Siti
> dan Bapak/ Ibu lainnya 
>   lebih paham akan hal ini...
>   Dari saya sebenarnya ada permintaan untuk hal ini,
> silahkan Bapak dan Ibu
>   memberikan informasi mengenai hal ini, yang
> nantinya akan berarti bagi 
>   saya ,khususnya, meningat saya yang masih muda,
> dan akan segera kembali 
>   ke Indonesia, agar saya nantinya tidak 'blank'
> dengan kondisi Indonesia...:)
>    
>   Demikian dulu,
>    
>   Salam,
>   Yusuf
> 
>   
> Siti Jahroh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   Salam sibuk untuk yg pada sibuk, daku sendiri juga
> masih sibuk dan pusing nih.
> 
> Tapi tadi sudah baca draftnya, mungkin yang teliti
> bisa ditambah apa dikurangi. Saya pribadi sih,
> setuju
> banget dengan penolakan pornografi. Jadi sedih
> melihat
> kehidupan orang Indonesia, terutama anak2 mudanya,
> memprihatinkan. Ternyata walaupun pendidikan agama
> sudah ditanamkan sejak kecil, sejak kita SD sampai
> universitas, saya masih sempat mendapat pelajaran
> agama satu semester di IPB, ternyata moral bangsa
> kita
> jauh dari nilai2 agama. Sangat menyedihkan.
> 
> Mungkin pernyataan penolakan pornografi bisa
> merupakan
> suatu langkah awal untuk mengembalikan moral bangsa
> yang telah semakin rusak. Saya pribadi, tidak
> keberatan jika IASA mendukung pernyataan tersebut,
> karena walaupun ini organisasi profesi, saya kira
> kita
> juga musti peka terhadap hal-hal yang mempengaruhi
> masa depan bangsa, tentunya kita tidak mau moral
> bangsa kita semakin terpuruk dengan pornografi yang
> bisa menjurus ke sex bebas. Tapi walau bagaimana
> pun,
> tentunya keputusan barus diambil berdasarkan
> musyawarah. 
> 
> Bagaimana pendapat teman2?
> 
> Salam sibuk,
> Siti Jahroh
> super sibuk dan super bingung, hehehe... 
> ada yg mau nolongin???
> 
> --- Yusuf Romadhon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Langsung saja dan maaf sebelumnya, karena saya
> pikir
> > mungkin Bapak 
> >   dan Ibu warga milis IASA ini dalam keadaan yang
> > sibuk, dan semoga
> >   segala urusan Bapak dan Ibu bisa selesai dengan
> > baik dan tepat waktu.
> >   Amien.
> >   Oleh karenanya, saya akan menulis e-mail ini
> > langsung ke poinnya saja.
> >    
> >   Dari e-mail ketua PPI-Jepang (pak Edi Marwanta)
> di
> > milis PPI-Jepang 
> >   (
> >
>
http://groups.yahoo.com/group/ppi-jepang/message/20117
> > )
> >   tentang ajakan untuk menolak pornografi, maka,
> > saya berniat  IASA pun turut 
> >   mengisi daftar nama organisasi yang mendukung
> > penolakan kegiatan 
> >   pornografi di Indonesia.
> >   Secara pribadi saya mendukung kegiatan penolakan
> > tersebut karena 
> >   dalam pandangan umum setiap individu manusia
> > (tanpa melihat agama dan 
> >   kepercayaan), sesuatu yang mengandung nilai
> > pornografi pasti 
> >   tidak diinginkan.
> >    
> >   Saya meminta tanggapan pada Bapak dan Ibu
> sekalian
> > untuk hal ini, apakah 
> >   IASA boleh masuk dalam daftar penolakan itu atau
> > tidak, mengingat IASA
> >   adalah hanya organisasi profesi.
> >   Silahkan tanggapan Bapak dan Ibu dikirim ke
> milis
> > ini atau melalui japri, dan
> >   saya berharap dalam 3 hari ini (sampai Rabu
> malam
> > Kamis)  sudah ada 
> >   keputusan tentang hal ini.
> >    
> >   Demikian dulu, terima kasih dan maaf kalau ada
> > yang kurang berkenan.
> >    
> >   Wassalam,
> >   Yusuf Romadhon
> >   (yang sedang sibuk juga untuk menyeleseikan
> > tulisan thesis dan nyari kerja:))
> > 
> > Send instant messages to your online friends
> > http://uk.messenger.yahoo.com 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> 
>
=========================================================================
>                    "Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 
> untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kelestarian Sumber
> Daya Alam Indonesia"
>
-------------------------------------------------------------------------
> Related homepages to IASA : 
>            http://iasa-online.org
>           
> http://www.greendigitalpress.net/publications/ijas/
>
=========================================================================
> 
> 
> 
> 
>   SPONSORED LINKS 
>         Farming   Agriculture 
>     
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
>     
>     Visit your group "iasa" on the web.
>     
>     To unsubscribe from this group, send an email
> to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>     
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the
> Yahoo! Terms of Service. 
> 
>     
> ---------------------------------
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


=========================================================================
                   "Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 
 untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kelestarian Sumber Daya Alam Indonesia"
-------------------------------------------------------------------------
Related homepages to IASA : 
           http://iasa-online.org
           http://www.greendigitalpress.net/publications/ijas/
========================================================================= 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/iasa/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke