Smartphone Terbelah, Android Menyalip

http://inilah.com/news/read/teknologi/2010/04/11/452031/smartphone-terbelah-android-menyalip/

*INILAH.COM, Jakarta - Sebagian besar pakar menyebut pasar smartphone akan
terbagi Apple, Google, Nokia dan RIM. Tapi setelah keluarnya laporan laba
RIM pekan lalu, makin jelas Google Android berkesempatan mendapatkan
potongan besar dari dua lapisan. *

Pencapain RIM tidak terlalu baik di mana baik pendapatan dan pengiriman unit
sedikit di bawah perkiraan analis, dan harga jual rata-rata (ASP) untuk
ponsel perusahaan itu terus menurun.

Tapi kelemahan RIM tidak tersebar di semua wilayah kunci geografis dan lini
produk. Sebaliknya, kelemahan itu berpusat di sekitar pasar AS, dan terutama
telepon high-end RIM Storm 2 yang debutnya di operator Verizon tidak terlalu
baik.

Di sisi lain, penjualan internasional RIM tampak sangat sehat. Laporan dari
analis TD Newcrest Umiastowski Chris memperkirakan saat pendapatan dari
Amerika Utara turun 15% secara berurutan, tapi penjualan ke pasar lainnya
naik 36%. Selain itu, semua tanda menunjuk pengiriman yang kuat smartphone
kelas menengah milik RIM Curve.

Eric Jhonsa dari Motley Fool menyebut dibandingkan dengan pencapaian Q4
Nokia, hasil RIM juga menunjukkan penjualan smartphone high-end yang lambat
dan permintaan kuat untuk model yang lebih murah. Hal itu menggambarkan
pasar smartphone telah terbagi menjadi dua segmen.

Di satu sisi, ada platform yang sebagian besar menghasilkan penjualan dari
perangkat mahal yang menampilkan layar sentuh besar dan prosesor kuat.
Pengguna juga cenderung men-download aplikasi hingga lusinan.

iPhone jelas raja di ranah ini, namun Google Android cepat mendapatkan
kemajuan. Penjualan ponsel ini sangat besar di pasar kaya seperti Amerika
Serikat, Eropa Barat, dan Jepang di mana konsumen mampu membayar mahal
layanan yang dibutuhkan.

Di sisi lain, ada platform paling populer dengan perangkat keras cenderung
murah tanpa layar sentuh dan yang pengguna cenderung kurang peduli tentang
men-download aplikasi. RIM BlackBerry dan ponsel Symbian Nokia adalah pemain
terbesar di ranah ini dan dibandingkan dengan segmen high end ada
keseimbangan yang lebih besar dalam ruang antara penjualan di pasar negara
maju dan berkembang.

Jadi bagaimana Google memperoleh keuntungan dari perpecahan pasar ini? RIM
dan Nokia belum menunjukkan bahwa mereka dapat bertahan melawan Apple dan
Google di ruang layar sentuh high end.

Sementara Apple tampaknya tertarik menempatkan merek dengan harga rata-rata
tinggi sehingga terdapat ruang terbuka bagi Android bisa menjembatani jurang
pemisah antara lingkungan high-end dan low-end.

Meskipun di kelas high-end ponsel seperti Motorola Droid dan Google Nexus
One telah menjadi berita utama, namun hardware murah juga telah bermunculan.
Misalnya saja HTC Click dan Samsung Galaxy Lite.

Di China Android tidak hanya dari Motorola, Samsung dan Dell, tapi juga dari
produsen gelap. Produsen jenis ini menargetkan konsumen yang peduli harga,
baik yang ada di dalam China atau luar negeri.

Pencarian di Google dengan mudah memunculkan beberapa ponsel Android dari
produsen China yang dijual dengan harga kurang dari US$200. Meskipun ada
aksi keras pemerintah China pada Google tapi tidak akan mempengaruhi
ketersediaan Android di negeri itu.

Sementara itu, sejarah sektor teknologi mengajarkan hardware akan lebih
murah dari waktu ke waktu. Seperti terjadinya penurunan harga di layar,
prosesor atau memori flash yang secara bertahap ponsel Android bisa makin
murah. [mdr]


-- 
Salam,


Agus Hamonangan

http://groups.google.com/group/id-android
Gtalk :  agus.hamonangan
Tweet :@agushamonangan
Japri  :  [email protected]

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.

Kirim email ke