On 01/01/00, at 0:17, Iwan Garnadi wrote:
>>> radio biasa merk sony, sharp, toshiba,aiwa apa bisa dipake juga ?
>>> kalau bisa gimana caranya ?
>>
>>merk ga masalah.... ngerakit sendiri juga bisa... ga punya merk.
>>justru yang perlu ditinjau band frekuensinya, HF, VHF, apa UHF
>
>maksud gue itu radio compo biasa bisa ya ?
>gimana caranya ya ?
>kao ngerakit sendiri abis berapa ya ?
>kalau hf gimana ?
Ya nggak bisa dong, radio compo kan cuma buat nerima aja. Lagipula
frekuensinya penerimaannya berkisar antara 88-108 MHz buat FM (VHF).
Sedangkan untuk radio modem ini, mesti bisa kirim & nerima (receive &
transmit), jadi yang bisa kayak gini cuman radio komunikasi. Mau pake HT
atau rig terserah.
Terus kebanyakan (termasuk ITB) pakenya dari yang band 2 meter (144 MHz) -
VHF juga.
Jadi jelas kelihatan nggak bisa kan?
Ngerakit sendiri bisa, asal cukup paham elektronika, masalahnya rangkaian
radio nggak bisa sembarangan komponennya, apalagi buat band VHF, nilai
komponennya mesti tepat & kalibrasinya rada ribet.
Disarankan sih nggak bikin sendiri, soalnya jatuhnya bisa lebih mahal,
komponennya belon tentu ada di pasaran, lagipula yang udah jadi juga banyak
& dijamin jalan.
Mau pake HF bisa, asal kedua semua station/point pake HF juga, kalo mau
nyambung ke ITB (VHF kan?) pake HF jelas nggak bisa.
>>> harga ht 2 meteran sekarang kalo beli baru atau second merk apa yang
>bagus ?
>>> pasarannya berapa ?
>>
>>relatif banget, antara 300.000 ribu hingga beberapa juta rupiah
>second atau baru ?
>merk apa ya?
>dimana beli di bandung ?
Banyak. ICOM, Kenwood, Sony, Alinco, etc, dll. Coba jalan-jalan ke Jaya
Plaza Kosambi. Kalo nggak, cari di pasar elektronik Cikapundung.
Bejibun mulai dari second sampe baru.
Preference pribadi sih ICOM.
Sorry OOT.
______________________________________________________________________
Utk berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Sudah cari di arsip? http://www.linux.or.id/milis.php3#arsip-id-linux
Utk info etika diskusi, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]