Rafdian Rasyid wrote:
> Saya setuju sekali dengan policy spt ini. Hanya saja untuk orang yang punya
> katakan banyak account mail jadi akan susah sedikit mengingat dia dulu
> terdaftar dengan From: siapa ya?, soalnya saya juga lupa :)
Well, mau gimana lagi? :)
Pengalaman dispam, kalo kita lengah dan lagi sial ya bisa kena lagi.
Cara brute-forcenya (kalo mau menyiksa server), bisa kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] dg isi body 'which' dari masing2 account atau From:
yang pernah digunakan.
Atau, kalo mendesak, saya coba bantu.
> Bagaimana kalau saya usul, ada semacam mail alias di milis/majordomonya.
> Mugkin alamat mail saya ini From: nya gak valid, nah supaya valid saya isi
> sebuah form mail/mail alias saya. Karena justru saya mendengar id-linux
> dengan account ini, tapi ngak valid di majordomonya. Bagaimana Pak Admin?
Terus terang saya sendiri nggak punya akses ke mesinnya. Musti kontek dg yg
empunya mesin milis dulu.
Saya sih agak kurang setuju, karena selain menambah berat kerja server (yg
notabene pake sendmail, lambatnyaaa..) karena harus mengecek lebih banyak
address (worst-case: dobel) juga saya yakin menambah resiko diisengin org,
walaupun saya belum tau pasti gimana caranya.
Terima kasih atas masukannya, pak Rafdian Rasyid. Tetapi saya rasa sulit
sekali memenuhi permintaan berlainan dari masing-masing orang mengingat
terbatasnya waktu dan sarana. Untuk sementara kita jalankan dulu policy yang
sekarang. Dimohon pengertiannya.
> Terima kasih sebelumnya
> Rafdian Rasyid
--
Ronny Haryanto Linux Indonesia @ www.linux.or.id
http://come.to/ronny University of Manitoba, Canada, eh?
_____________________________________________________________________
Untuk berhenti langganan:
kirim email ke [EMAIL PROTECTED] dg body "unsubscribe id-linux"