-----Original Message-----
From: Gunawan Wibisono <[EMAIL PROTECTED]>


>Emang Linux itu variant-nya UNIX .... ;-)


Berlaku seperti Unix, baunya seperti Unix, jalannya seperti Unix... hmmm susah juga. 
Kalau mau ngomong soal source code, memang nggak dari BSD atau SVR4.

>Yang bikin special Linux itu ... karena udah built-in X.25 Protocol ...
>yang oke punya itu lho ... sekarang udah built-in AX.25 Protocol ... hayyo
>buat apa ?

X.25 oke? Okenya dari mana nih....? Mmm, nggak tau juga sih X.25 levelnya di mana. 
Setahu saya, ATM lebih canggih dari X.25, setidaknya dari speed, ada rate tertentu 
(VBR, CBR) yang mungkin tepat untuk segala rupa transmisi data (data, video, voice).

BTW, kalo mau cerita hebatnya X.25, boleh deh, saya mau dengar. Cuma... kata saya 
sih... X.25 nggak akan kemana-mana. Trus soal built-in, kalau mau compile kernelnya, 
bisa aja dimasukkan TCP/IP, PPP, SLIP, PLIP, dan sekalian masukkan protokol yang 
dibawahnya, Ether, Token... jadinya kan serba built-in tuh. Bagus kan, sekalian bikin 
kernel yang besar, bloat-kernel (kayak rata-rata program Winslop).

-Oki




_____________________________________________________________________
Administrasi milis: echo help | mail [EMAIL PROTECTED]
Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke