On 19-Jun-98 "Oki DZ" wrote:
[ dihapus ... ]
>/etc/inittab, yang didefinisikan adalah uugetty yang bisa di-respawn (di run la
gi kalau get killed), dan nomor init-nya.
Sekarang uugettynya udah bisa jalan.
Cuman.... kecepatannya hanya sampai F38400 di /etc/inittab, kalau
dinaikin 57600 atawa 115200, si Linux selalu bilang 'S1 respawn too fast,
disable for 5 minutes'. Padahal UART-nya 16550AN
>2. pppd, yang mesti di-set:
>/etc/ppp/options, isinya tentang speed, device locking, IP lokalnya dan remote,
device yang dipakai (/dev/ttyS0, umpamanya).
Misal alamat server adalah seperti ini :
127.0.0.1 untuk lo
192.168.1.1 untuk eth0
Apakah untuk ppp0 di server perlu dibuatkan alamat IP yang berbeda dengan eth0
ataukah bisa memakai 192.168.1.1 ?
Masalahnya saya pakai perintah
pppd /dev/ttyS1 38400 -detach modem crtscts lock asyncmap 0
192.168.1.1:192.168.1.100 debug
ataupun perintah :
pppd /dev/ttyS1 38400 -detach modem crtscts lock asyncmap 0
192.168.1.2:192.168.1.100 debug
Hasilnya tetap sama..... Sambungan PUTUS
(yang benar pakai /dev/ttyS1 atau /dev/cua1 ya ?)
Jadi pppd sempat up, tanpa mengirim paket LCP dan IPCP, lalu
koneksinya putus.
Tanya Lagi :
Kalau client-nya juga punya alamat IP eth0, apakah alamat IP
itu bisa dipakai untuk device ppp0 juga, ataukah prosesnya nanti
memakai IP drop-dropan dari server ?
>3. login name buat yang masuk ke PPP
Yang ini sudah.
>Kalau mau bisa ke PPP atau login shell, ya scriptnya mesti pakai me
>nu; ada yang untuk menjalankan shell dan menjalankan pppd.
Wah ....ide bagus... scriptnya bisa dikonfigurasi untuk shell
atau menjalankan pppd. Cuman kalau pakai menu demikian, si DUN
Windows 95 kagak bisa meng-handle kalau tanpa terminal.
[ dihapus ... ]
>Konfigurasinya tak bisa dikirimkan mendetail soalnya saya di rumah
>(sekarang ini) pakai mesin non-Linux. (Lagian, kan saya habis dua
>minggu lebih untuk itu. Coba dulu dong, seninya kan di situ.
>Kalo dua minggu nggak jalan juga, ya nanti saya copy-kan config-nya >:-)
Belum dua minggu..... :-) tetapi mau minta tolong, habis
sudah putus asa.... kagak pernah dapat alamat IP dan selalu putus, setelah
pppd di server berakhir.
Lagipula menekan pemakaian pulsa telpon ... :-) :-) :-) :-)
>-Oki
>ps: biar gampang mencobanya, pakai dulu kabel null modem. Tapi... ini
>mesti pakai mgetty (temennya uugetty). Tapi setidaknya setting buat
>PPPnya sama, yang beda buat modemnya.
Saya bingung dengan file konfigurasinya :
- /etc/default/mgetty.ttyS1 (atau uugetty.ttyS1)
- /etc/gettydefs
- /etc/mgetty+sendfax/mgetty.config
Mana yang dipakai ?
Kalau pakai null modem cable :
Gimana untuk setting flow controlnya ?
Pakai RTS/CTS atau Xon/Xoff ?
Jalur kabelnya apakah sama dengan kabel modem ?
Yang terakhir, saya berpikir langkah-langkahnya seperti ini,
tolong dikoreksi kalau salah :
1. Client melakukan dial ke server.
2. ttyS1 menerima sinyal dari modem (ini diset oleh /etc/inittab).
3. uugetty memanggil file konfigurasinya di /etc/default/uugetty.ttyS1
4. Keluar layar login di PC Client.
5. Setelah diisi beserta dengan passwordnya, script untuk
menjalankan pppd dipanggil.
6. pppd mencari file /etc/ppp/options dan membaca opsinya.
Opsi saya spt ini : * -detach
* asyncmap 0
* modem
* crtscts
* proxyarp
* lcp-max-configure 30
* lock
* defaultroute
* noipdefault
* mru 296
7. pppd membuka device ppp0.
8. pppd mengirim IP ke client dan menerapkan IP ke dirinya untuk ppp0.
9. pppd membuat rute point to point antar client dengan dirinya.
10. Selesai sudah.
----------------------
Linux Indonesia
http://www.linux.or.id
Tempat oke nyari Ce-De
----------------------
Adhi
_________________________________________________________________
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] dg body unsubscribe id-linux
Help: [EMAIL PROTECTED] dg body help
Admin: [EMAIL PROTECTED]