At 04:44 AM 9/23/98 , Ronny Haryanto wrote:
>
>Via Cantiq wrote:
>> kira-2 processor itu bisa ngga.. untuk di server... di linux server
>> gitchu.. abis kok kayaknya murah meriah... tapi apa bagus u/ dipake di
>> server?
>
>celeron itu yg nggak punya L2 cache kan kalo gak salah?
>kalo gitu mah nggak bagus deh dibuat server, prediksi saya sih bakalan
>lambat jalannya nantinya..

Ada dua jenis Celeron, yang nggak ada L2 cache dan yang ada L2 cachenya.
Yang ada L2 cachenya, cachenya justru lebih hebat dari L2 cachenya P2,
karena dia sudah full speed alias sama kecepatannya dengan kecepatan cpu.
Biasanya yang pake L2 cache dia ditabahin embel-embel A, seperti Celeron
300A, sementara yang nggak pake L2 cache biasa aja gundul seperti Celeron
300.  Menurut Toms (www.tomshardware.com) Celeron 300A, merupakan processor
yang paling ok untuk di o/c dengan bus 100Mhz atawa running 450Mhz (dan
jangan lupa Celeron multipliernya dilock alias cuman punya satu multiplier).

Regards,
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Garind P
"oc the mobo not urself or even anyone else"


----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke