On 27-May-98 Delly S wrote:
>>Sambungan yang pertama .....:)
>
>Saya sudah berhasil masuk ke linux sbg "root" tanpa ditanya passwordnya
>dengan mengetikkan [ linux single ] waktu boot.
>
>Sekarang masalahnya lagi saya tidak bisa mengedit sama sekali di
>hardisknya ( seperti di-mount read only ), padahal waktu booting sudah
>ada tulisannya "mount as read and write enable -> kurang lebih demikian"

Ketikkan mount -n remount -o /dev/hdxn /mount_dir
di mana hdxn adalah direktori root anda.

>Jadi waktu saya jalankan :
>1. vi passwd
>   hasilnya -> Can't create temp file... Does directory "/tmp" exist ?
>   terus vi-nya ndak jalan

Hal ini terjadi karena direktori dimount read-only.
Atau bila /tmp anda merupakan partisi tersendiri, dia perlu di mount
terlebih dulu dengan mount -n /dev/hdxn /tmp
(Note : Saya biasa memilah-milah partisi yang nantinya dimount sendiri-
sendiri, mengikuti anjuran Om Syafrudin)

[ dihapus... ]

Untuk menghindari tingkat kesulitan yang tinggi dari option linux single,
cobalah buat bootdisk tersendiri yang langsung mengakses /vmlinuz di
direktori root, misalnya membuat bootdisk ala distribusi Slackware, lalu
saat keluar boot: ketikkan mount root=/dev/hdxn

>Thank's sebelumnya
>(^_^)
>Delly

----------------------
Linux Indonesia
http://www.linux.or.id
Tempat oke nyari Ce-De
----------------------
Adhi
_____________________________________________________________________
Untuk berhenti langganan:
kirim email ke [EMAIL PROTECTED] dg body "unsubscribe id-linux"

Kirim email ke