NAMA ACARA : KONSER VINA PANDUWINATA
ARTIS : VINA PANDUWINATA
PENDUKUNG : TWILITE ORCHESTRA,MAYA HASAN,AFGAN DAN RUMPIES
TEMPAT : PLENNARY HALL,JCC
TANGGAL : 17 MEI 2008
PRODUKSI : MERAH PUTIH PRODUCTIONS
Vina Panduwinata kembali melanjutkan konser tunggal berskala besar di
Plennary Hall Jakarta setelah dua tahun silam ditempat yang sama dia menggelar
"Viva Vina".Sebetulnya nyaris tak ada perbedaan yang mencolok antara konser
"Viva Vina" dan yang baru saja digelar Sabtu 17 mei kemarin.Addie MS dan Twilie
Orchestra yang didukung 40 pieces pemusik mengawal performa penyanyi bernama
Dewi Sastaviyana ini.Juga menampilkan beberapa guest star,mulai dari harpist
Maya Hasan hingga reuni Rumpies (Atiek CB,Trie Utami,Malyda,Vina) dan pendatang
baru Afgan yang menguak industri musik pop dengan gaya quiet storm-nya,
Memang deretan bintang tamu tidak seheboh dulu.Bahkan komposer yang turut
andil dalam pembuatan album Vina selama ini hanya terlihat beberapa orang saja
seperti Adjie Soetama,Guruh Soeklarno Putera maupun Ria Prawiro.
Konser Vina kali ini terasa berbeda pada penyusunan repertoar yang lebih
cenderung ke zona private collections .Vina berani menyanyikan lagu-lagunya
yang tidak hits.Yang mungkin hanya dikenal oleh die-hard fans saja.
Lagu lagu non-hits namun tetap enak untuk disimak antara lain adalah lagu
"Duniaku Tersenyum" ciptaan Bagoes AA dari album "Citra Ceria" (Jackson Record
1984),
Juga dari album "Citra Pesona" (1983) seperti "Masih Adakah Ceria" (Johannes
Purba) dan "Maaf" (Titiek Hamzah),"Si Bogel" (Dodo Zakaria) dari album "Cium
Pipiku" (Harpa 1987), serta dua lagu Vina di era 2000-an dengan lirik yang
mendalam yaitu "Senyum Untuk Tuhan" (Ria Prawiro) dari album "Bawa Daku" (Sony
Music 2001) dan "Pelangi Rindu" (Dodo Zakaria) dari album "Kau Selalu Di Hati"
(Blackboard 2000).
Lagu yang disebut terakhir memang sangat dalam,karena lagu ini ditulis oleh
almarhum Dodo Zakaria untuk puteri tunggalnya Vanya yang harus berpisah
dengannya karena perceraiannya dengan Dian Mayasari.Dan Vina menampilkan
interpretasi dan ekspresi luar biasa pada lagu ini.Kemampuan Vina menjiwai lagu
memang teruji pada lagu lagu seperti "Maaf" yang ditulis Titiek Hamzah.
Sebagian penonton memang terbengong dengan beberapa lagu yang dinyanyikan
Vina semisal lagu "Cinta Cinta Cinta" karya Adjie Soetama yang pernah dibawakan
Vina pada album "Adjie Soetama dan Rekan" (Granada Record 1991)
Kemampuan lain yang pantas dicatat adalah ketika Vina harus berduet
dengan penyanyi lain baik pria maupun wanita.Itu telah dibuktikan dalam
perjalanan karir musiknya .Kita masih ingat ketika Vina berduet dengan Broery
Pesolima,Ikang Fawzy,Chrisye,Iwan Fals,Harvey Malaiholo,Yockie
Soerjoprajogo,Dodo Zakaria,Fariz RM dan banyak lagi.Juga ketika berkolaborasi
dengan Bimbo,Suara Persaudaraan maupun saat tergabung dengan Rumpies bersama
Malyda Sudradjat,Trie Utami dan Atiek CB.
Dalam konsernya Sabtu malam Vina pun berhasil berduet dengan penyanyi
pendatang baru berusia 18 tahun Afgan lewat lagu "Begitulah Cinta" karya Oddie
Agam yang pernah menjadi finalis Festival Lagu Pop Indonesia 1988 dan "Bahasa
Cinta" yang dulu dinyanyikan duet bersama almarhum Broery Pesolima.
Vina pun berduet secara vrtual dengan almarhum Chrisye dalam lagu "Kisah
Insani" yang pernah dilakukannya pada album Chrisye "Sendiri" (1985).Meskipun
bukan sesuatu yang baru,namun duet Vina-Chrisye di Plennary Hall kemarin tetap
berbuah aplause dari penonton.
Sayangnya,ketika tampil bersama Rumpies terjadi gangguan yang sangat mengusik
ritme acara dengan tak berfungsinya 3 mikrophone yang dipegang Atiek CB,Malyda
dan Trie Utami disaat menyanyikan lagu "Kalau Kau" dan "Nggak Jelas".Untunglah
Vina mampu mengatasi krisis ini dengan berceloteh .Dan celotehan Vina ini
alhasil dijadikan tameng untuk menutupi gangguan teknis yang kerap
terjadi.Tercatat beberapa kali vakuum yang kemudian diisi dengan celotehan
Vina.Vina ,untungnya,sangat menguasai panggung.Dia tampil sangat cair.Walapun
jujur,sebetulnya cairnya gaya Vina menjembatani jeda antar lagu terkadang
bagaikan es krim yang terlalu cair dan akhirnya menjadi lelehan yang terasa
belepotan.
Tapi toh,penonton tetap tak beranjak dari kursi menyimak penampilan Vina.Ini
membuktikan bahwa sebagian penonton Vina adalah penggemar Vina da;am arti
sesungguhnya.
Bahkan ketika Vina menyudahi konsernya dengan lagu bernuansa samba "Cinta
Indonesia" karya Guruh Soekarno Putera,penonton masih belum beranjak jua.Mereka
masih mengharapkan munculnya encore sebagaimana lazimnya sebuah konser musik
pop .Tapi encore pun tak muncul muncul juga.
SETLIST
1.Overture (Wow,September Ceria dan Apa Kabar)
2.Logika (Oddie Agam) 1987
3.Rintangan (Tito Sumarsono/Pancasilawan) 1984
4.Masih Adakah Ceria (Johannes Purba) 1983
5.Dia (Randi Anwar) 1984
6.Cinta Cinta Cinta (Adjie Soetama) 1991
7.Senyum Untuk Tuhan (Ria Prawiro) 2001
8,Surat Cinta (Oddie Agam) 1987
9.Si Bogel (Dodo Zakaria) 1987
10.Wow (Oddie Agam) 1989
11.Pelangi Rindu (Dodo Zakaria) 2000
12.Kisah Insani(Chrisye,Eros Djarot/Iman RN ) 1985
13.Duniaku Tersenyum (Bagoes AA) 1984
14.Kalau Kau (Erwin Badudu & Deddy Dhukun) 1989
15.Nggak Jelas (Mus Mujiono & Deddy Dhukun) 1989
16.Nurleila (Sam Bobo & Deddy Dhukun) 1989
17.Biru (Dian Pramana Poetra & Deddy Dhukun) 1987
18.Begitulah Cinta (Oddie Agam) 1988
19.Cium Pipiku (Adjie Soetama) 1987
20.Maaf (Titik Hamzah) 1983
21.Didadaku Ada Kamu (Dodo Zakaria) 1984
22.Aku Makin Cinta (Loka Manya) 1995
23.Cinta Indonesia (Guruh Soekarno Putera) 1984
DENNY SAKRIE
0818417357