From: Catur Kusm iyon o [mailto:Catur.Kusmiyono@ kbr.com]

Sent: Tuesday, January 13, 2009 4:01 PM
Subject: FW: HATI HATI MODUS PEMERASAN MODEL BARU - (kejadian 11 Januari 2009)




Email ini sebagai informasi agar rekan-rekan lebih waspada,

MInggu Siang, 11 Januari 2009, sekitar pukul 11.30, saya mengendarai mobil & 
sedang berhenti di lampu Merah by pass arah kalimalang
seorang anak peminta-minta (usia sekitar 11-12 tahun) mengesot dipinggir jalan 
dengan salah satu kakinya “buntung” (posisi duduk di jalan)
Saya membuka kaca dan memberinya Rp. 500, anak itu kelih ata n tidak puas dan 
lalu pergi
saat lampu sudah hijau, saya mulai berjalan dan seketika berhenti karena merasa 
melindas sesuatu, seketika saya berhenti
Tiba-tiba ada yang berteriak, “BERHENTI!!!! ADA ORANG DI BAWAH MOBIL!!!”
sekonyong-konyong, para pengemis lain sudah mengelilingi mobil saya, 
menggedor-gedor kaca mobil dari seluruh sisi, mencoba memaksa membuka mobil 
sampai handle mobil p ata h
Spontan pengendara motor dan orang di sekitar saya menghampiri mobil saya, 
mengangkat dan memiringkan mobil untuk mengeluarkan anak peminta-minta yang 
tadi dari bawah mobil saya.. (sementara di dalam mobil saya gemetar dan memohon 
Tuhan untuk tolong saya.. saya sangat khawatir, korban akan luka parah ata u 
jangan-jangan malah meninggal..)
Puji Tuhan, saat itu ada reserse berbaju preman, mengendarai motor  yang 
menenangkan masa yang hampir mengeroyok & merusak mobil saya. Ia langsung 
memasukkan anak yang “tergilas” tsb dalam mobil saya untuk dibawa ke RS. 
Terdekat bersama dengan 1 teman peminta-minta lainnya..
Sampai di RS. Harum, suami saya sudah disana, anak itu diperiksa di UGD, terny 
ata  anak tersebut tidak buntung, kakinya hanya dilipat dalam celana panjang. 
Dokter tidak meminta rontgent karena mamang tidak ada bagian tubuh yang p ata 
h.., hanya diberi resep yang kami tebus RP. 5.000. ANAK ITU SEHAT, hanya 
sedikit lecet karena mungkin “salah tarik” saat keluar dari kolong mobil saya.
Di RS. Reserse itu  menginformasikan pada kami bahwa ini memang modus operandi 
baru. Ia memarahi anak tsb yang  mencari uang dengan SKENARIO PEMERASAN MASUK 
KE TENGAH KOLONG MOBIL YANG SEDANG BERHENTI DI LAMPU MERAH, AGAR PARA PREMAN 
BISA PAKSA PEMILIK MOBIL UNTUK BAYAR GANTI RUGI
Reserse meminta kami hanya memberi uang ongkos pada anak-anak peminta-minta 
tsb, jangan lebih dari Rp. 5.000, untuk memberi mereka pelajaran.
Kami berikan anak itu obat dari RS dan uang ongkos Rp. 10.000 dan anak itu 
berlalu dengan berjalan tegap dan sehat

Dengan masih dalam kebingungan, deg-deg an dan kegamangan saya pulang ke 
rumah.. Kami sangat bersyukur, Tuhan memeliha, menjaga dan melindungi kehidupan 
kami, tidak sempat dikerjai para preman tersebut.

Semoga rekan-rekan waspada dengan modus ini.






________________________________

".

________________________________

.


Top of Form

Reply  Forward  Invite hanlee to Gmail









Bottom of Form



      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke