Kalo yang aku tahu, dalam Islam disebutkan makanlah sebelum kamu lapar dan berhentilah makan sebelum kamu kenyang. Otomatis kita tidak akan banyak makan. Ya, berarti garam yang dikonsumsi pun sedikit. Sebenarnya yang harus kita lakukan adalah tidak berlebihan!
Betuuullll???

Suharso Prawirodiharjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
di kalangan orang jawa ada lelaku yang disebut nganyeb, yaitu hampir
mirip dengan vegetarian dan tidak makan garam.
lelaku nganyeb ini biasanya dilaksanakan selama 40 hari.
hasil lelaku nganyeb (tanpa makan garam dapur) ini antara lain
adalah bau tinjanya menjadi harum.

--- In idakrisnashow@yahoogroups.com, "Ida arimurti" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
Bahaya Garam Bagi Kesehatan
Seperti yang kita ketahui, garam sangat akrab dengan kehidupan
sehari-hari. Bahkan, sejak ribuan tahun lalu, garam telah digunakan
sebagai penyedap masakan dan bahan pengawet makanan. Siapa sangka,
justru keakraban inilah yang menimbulkan masalah kesehatan. Tepatnya,
garam dianggap sebagai pemicu penyakit darah tinggi alias
hipertensi.
Mengapa garam menjadi berbahaya?
Garam dapur dikenal sebagai Natrium clorida atau NaCl, adalah mineral
yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Mineral ini bertugas 'menukar' zat
makanan lama dengan yang baru. Kelancaran proses pertukaran sisa
makanan di dalam tubuh, tergantung pada kadar natrium di dalam sel.
Natrium beredar ke seluruh tubuh mengikuti aliran darah, menumpang
pada butir darah merah. Seharusnya butir-butir darah merah hanya
mendapat pasokan natrium yang pas. Bila kekurangan, butir darah akan
mengempis, sebaliknya bila kelebihan butir darah merah akan
mengembang dan berdampak merobek pembuluh darah.
Berapa banyak garam yang dibutuhkan oleh tubuh ?
Dr. Lewis K Dahl, peneliti dari New York mengingatkan, setiap orang
hanya memerlukan sekitar 2 gr atau ½ sendok teh garam setiap hari.
Saat ini rata-rata konsumsi garam seseorang setiap hari di dunia
adalah 5 sampai 6 gram per hari, bahkan lebih.
Kelebihan konsumsi garam inilah yang memicu gangguan kesehatan
manusia saat ini. Jika ingin mempertahankan kesehatan tubuh, sangat
disarankan agar kita mengurangi penggunaan garam saat memasak dan
meminimalkan konsumsi makanan kalengan (mengandung garam sebagai
pengawet).
Tentu saja tidak mudah mengurangi penggunaan garam saat memasak,
karena makanan yang dimasak tanpa garam akan terasa hambar. Namun
sebenarnya, garam tidak hanya didapatkan melalui tambahan pada
masalah, karena garam alami bisa didapatkan tubuh melalui sayuran
dan makanan hasil laut.
Besar sekali risiko gangguan kesehatan yang dihadapi jika kita
kelebihan garam. Tak ada salahnya mulai memperhitungkan konsumsi
garam sejak saat ini.
Semoga tips ini dapat membantu anda dan keluarga dalam menjaga
kesehatan selama Lebaran berlangsung.




Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

=================================================================
"Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'.
It has silent message saying that I remember you when I wake up.
Wish you have a Great Day!" -- Ida & Krisna

Jangan lupa untuk selalu menyimak Ida Krisna Show di 99.1 DeltaFM
Senin - Jumat, pukul 06.00 - 10.00 WIB
SMS di 0818-333582
=================================================================




SPONSORED LINKS
Radio station advertising Satellite radio stations Cb radio base station
Weather radio station Radio station promotion Christian radio station


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke