Ha..ha... memang Bung Adhi bisa aja bikin orang -orang ketawa, ngamuk,
senyum2 de el el...
Bagus sekali wacananya. Ada yang menanggapi dengan emosi ada yang mengejek
ada yang ketawa ha..ha..ha...
Namanya wacana kan tidak apa-apa. Kalau memang ada yang perlu diperbaiki ya
perbaiki, kalau sudah tidak ada ya... trus mau memperbaiki apa, masa' mesti
dirusak dulu.
Dalam bahasa Indonesia ada aturan membenarkan penggunaan kata yang salah.
Misalkan : Adhi ke pasar naik Honda. Padahal sesungguhnya Adhi kepasar naik
Yamaha.
Nah hal yang demikian ini tidak perlu dibantah lagi, biarin aja. Juga banyak
istilah seperti untuk mengatakan System Unit dengan kata CPU, jelas salah
yapi semua orang mengerti maksudnya.
Termasuk mungkin, WAR.NET.ID = warung.internet. indonesia dimana bisa jadi
sebenarnya adalah warung.network.indonesia
Yah... kalo di cari2 bener juga sih... di warnet kan, terdapat network....
Hayooo gantian masa' Bung Adhi aja yang bisa bikin intermezo...
Leon
----- Original Message -----
From: "Syafrudin" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, July 04, 2001 6:58 PM
Subject: [idnic] Bung Adhi Rachdian tidak konsisten (Re: IDNIC tidak
konsisten!)
> On Tue, Jul 03, 2001 at 10:53:43AM +0700, Adhi Rachdian wrote:
> >
> > >nb: soal domain war.net.id , saya paham bener 'jungkir-baliknya' usaha
> > >menetaskan domain tersebut. ahueauheahueuhaehuaehuaehuahuehuae :))
> >
> > sampe jungkir balik ya...
> ^^^^^^^^^^^^^
> > napa gak bikin yg simpel2 aja...
> ^^^^^^
> > NIC aja bikin TLD gak bikin yg aneh2, liat aja TLD baru INFO, TV, dll.
> ^^^^^
> > Dan kita bisa langsung tahu korelasinya.
> >
> Giliran bung Adhi Rachdian nggak konsisten, mencampuradukkan antara jenis
kata
> yang digunakan dalam domain dengan proses kelahiran domain tersebut.
>
> - jungkir balik itu soal proses,
> Apakah menurut Bung Adhi Rachdian kelahiran gTLD baru itu prosesnya
nggak
> jungkir balik ???
>
> - simpel dan aneh itu soal jenis kata,
> Apakah menurut Bung Adhi Rachdian pilihan kata WAR.NET.ID untuk Domain
> Warnet itu tidak simpel atau cukup aneh ?
>
> Kalau menurut saya, baik di tingkat gTLD maupun di kita, yang penting
adalah
> konsistensi prosesnya menurut aturan atau tidak. Kalau dalam aturan di
TLD-ID
> tidak ada aturan yang mengharuskan kata yang dipakai mesti dari satu
bahasa
> tertentu berarti aturan masih dipakai secara konsisten.
>
> Nah, karena Bung Adhi Rachdian membandingkan dengan gTLD, apakah setahu
bung
> Adhi Rachdian dalam aturan gTLD terdapat aturan bahwa bahwa gTLD yang
diusulkan
> harus dari satu bahasa tertentu ?
>
> BTW,
> karena Bung Adhi Rachdian menyebut diri sebagai wakil generasi baru,
apakah
> ini maksudnya baru menggunakan internet, atau usianya masih muda ? Sebab
kalau
> soal usia, di milis ini ada kok beberapa orang yang baru kemarin lulus
SMU,
> aktif dalam berdiskusi, namun nggak menyebut sebagai wakil :-)
>
> --
>
> /_/ _/ /_/_/_/_/ *Everything has its own beauty but not everyone sees
it
> _/_/_/ _/ HDS5 _/ (KongFuTze) +rev. 10 Oct 00 #include
<std/disclaimer.h>
> /_/ _/ /_/_/_/_/_/ Save the country: Use Linux 4 Any Server /
NetAppliance
>
> --
> STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
> START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]