Harus tegas dan tidak ada kata lain,
yaitu: *boleh*
(Dengan asumsi, tel.id nya sudah dibentuk. atau timbul problem lain?)
Kalau tidak, pasti terjadi polemik masalah diskriminasi.
Kan setelah itu diserahkan oleh IDNIC ke pihak ke-3
;-)
@dH!
At 15:24 05/07/01 +0700, you wrote:
>>
>>Kami mengerti bahwa domain war.net.id ini kontroversial.
>>Namun kami ingin mewadahi/mengakomodasi komunitas Internet
>>di Indonesia.
>>Mudah-mudahan suatu saat komunitas warnet ini sanggup
>>berdiri sendiri dan mengelola sendiri.
>>
>..............
>>
>>-- budi
>>--
>
>
>hi,
>
>bagi saya ini merupakan suatu jawaban yang sangat jujur, biar kontorversial
>asal bisa mengakomodasi komunitas tertentu .. :)
>tapi apakah idnic membolehkan jika komunitas wartel di Indonesia juga ingin
>membuat seperti apa yang dilakukan oleh warnet ? contohnya aja ..
>war.tel.id .. :) seperti war.net.id ==> warung internet bukan warung
>network ( seperti net.id ) atau komunitas-komunitas yang lainnya dan
>tentunya mereka punya istilah-istilah baru lainnya dalam penamaan... :)
>memang benar konsisten itu perlu.. sehingga standar-standar yang dibuat
>pihak "penguasa" tentunya akan bisa diakui oleh "rakyat" nya :)
>
>tentunya dalam hal ini harapan saya janganlah terjadi diskriminasi..
>
>rgrds
>
>
>
>--
>STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]