aku sebut agung kecil soalnya udah banyak agung si, dan mkn aku yg yunior :) nambahin susunya jangan ampe putih, atau susunya kebanyakan, bukan jadi pakan nanti malah jadi kuburan kutu air :) sekarang aku ndak pakai aerator, mungkin kalau dikasih aerator dikit lebih bagus, sekarang aku kultur di bak semen
salam A603 ----- Original Message ----- From: "RWA-Roeswendra Agung Arijadi" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, September 17, 2004 10:55 AM Subject: RE: [ikan_hias] Buat yang mau budidaya kutu air kecil-kecilan > > Boss agung kecil (kok kecil sich ? agung kan artinya besar ? kalo agung kecil berarti besar kecil dong ? hehehehhe) > Apa dikasih susu gitu gak bikin mati kutu air ? kasihnya ampe airnya warna putih gak ? karena kalo susunya basi kan baunya gak karo=karoan tuch .. :) > > Trus perlu aerator juga ? kalo gak pake tanaman or aerator apa bisa hidup juga ? > > Kebetulan saya lagi punya "balicen"(bawah lima centi)frontosa nich, jadi bagusan dikasih cuk or kutu air, sebenarnya cuk dan kutu air sich selalu "tersedia" di selokan depan rumah ..cuman kadang-kadang kalo pagi saya gak sempat "nyerok" ... kalo punya kulturnya kan lumayan hehehheh > > Nb: > Biasanya : > Balita = bawah lima tahun ... digunakan untuk anak-anak > Balibu = bawah lima bulan ... digunakan untuk (umumnya) burung perkutut > Saya buat istilah baru balicen .. bawah lima centi hehehehehehheheh > > @gung > (betulkan bila saya salah) > > -----Original Message----- > From: Agung Sutrisno [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: 17 September 2004 9:37 > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [ikan_hias] Buat yang mau budidaya kutu air kecil-kecilan > > menambahkan sedikit pengalaman dengan kutu air > setelah membaca artikel di o-fish tentang budidaya kutu air dengan > menggunakan susu, saya coba praktekan, dan berhasil. sebelumnya saya mencoba > untuk memakai kotoran ayam, cuman rada repot, harus cari kotoran ayam, trus > dijemur dulu, bagusnya dikukus lagi, bisa2 dimarahin ama bini :) > prosesnya hampir sama dengan yang diuraikan pak bambang, cuman makanan kutu > airnya diganti dengan susu, bisa pakai susu bubuk, atau susu cair, atau susu > bekas bayi yg tidak habis. saya kadang paki susu bubuk yg di encerkan dulu. > susu diberikan 2-3 hari sekali, secukupnya saja, bisa deh panen kutu air > tiap hari > yg utama tempat kultur selalu bersih, dan kemungkinan kutu air bebas hama > mungkin yg perlu diperhatikan menurut pengalaman, kalau di kultur ada jentik > nyamuk, atau bloodworm bisa menganggu kultur kutu air, soalnya pernah kutu > air saya habis gara2 banyak jentiknya > semoga sedikit pengalaman ini bisa bermanfaat bagi rekan2 ikanner > > salam > agung kecil :) > > ----- Original Message ----- > From: "bambang_kristanto" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Friday, August 27, 2004 9:56 AM > Subject: [ikan_hias] Buat yang mau budidaya kutu air kecil-kecilan > > > > > > Dear all, > > > > Belum lama ini saya iseng-iseng mempraktekkan ilmu dari buku "Budi > > Daya Pakan Alami Untuk Ikan" karangan Priyambodo K. dan Tri > > Wahyuningsih. Tapi ada sedikit mofikikasi yang saya lakukan. > > Begini kalau di buku tersebut caranya adalah: > > 1. Siapkan wadah bisa aquarium, ember, bak fiber atau kolam. > > 2. Isi dengan air yg sudah diendapkan, bisa air PAM atau air tanah. > > 3. Lalu siapkan kotoran ayam yang sudah kering ke dalam kain trilin > > kalau pakai aquarium atau ember, kalau bak fibre atau kolam pakai > > karung tepung bekas. Lalu bungkusan kotoran tersebut dimasukkan/ > > diceburkan kedalam wadah tersebut. > > 4. Bila air sudah mulai berubah menjadi agak kecoklatan, itu > > pertanda bahwa algae diatome sudah tumbuh. Biasanya sekitar 5 s/d > > 7 hari. > > 5. Masukkan kutu air hidup ke dalam wadah. > > 6. Dalam waktu seminggu s/d 2 minggu kutu air sudah bisa dipanen. > > Kalau versi yang saya dapatkan sbb.: > > 1. Air dari aquarium yg mengandung kotoran ikan kita tempatkan pada > > peal bekas cat atau ember, usahakan yg warna terang misalnya > > putih. > > 2. Lalu tambahkan perasan dan kotoran dari filter, kebetulan saya > > pakai filter atas jadi kotoran yg terkumpul di mat filter saya > > peras pada peal tersebut. > > 3. Bisa ditambahkan tanaman air seperti eceng gondong. Atau > > diaerasi secara halus. > > 4. Tambahkan kutu air hidup ke dalam peal tersebut. > > 5. Dalam waktu seminggu s/d 2 minggu, hasilnya bisa kita lihat > > kutu air tumbuh dengan subur bahkan gemuk-gemuk, karena supply > > makanan yang banyak. > > Silahkan dicoba, semoga berhasil. > > > > > > > > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/_kiolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
