Mas Agung,

'Tak ada gading yg tak retak' tentu sampean masih ingat peribahasa 
tersebut to? artinya sesuatu di dunia ini tidak ada yang sempurna 
100 % bahkan yang harganya muahal sekalipun. Tapi justru tugas kita 
mencari keindahan di balik ketidak sempurnaan...(edan iki mailist 
iwak opo mailist kata-kata puitis sih)...hahahahaha...:D.
- Rancu biasanya kalau bakalannya bagus, biasanya dengan perlakuan 
standar hasil sudah cukup bagus. Toh kita ngomong dalam skala 
hobbiest repot macam kita2x yg NB: masih kuli....hehehehehe...:).
Emang arus yg deras membuat bentuk tubuh ikan memanjang, ini sudah 
saya buktikan sendiri. Dan kalau sudah memanjang susah membulatkan 
lagi, meskipun dengan perlakuan khusus.
- Tosa yg buntutnya melintir nggak bisa diperbaiki, meskipun dengan 
pemotongan sampai sependek mungkin. Masalah melintirnya ada pada 
tulang sirip luar, yang menjadi guidenya.
Ya sekali lagi, kecermatan memilih bakalan itu sangat menentukan. 
Walaupun nggak jarang hasilnya meleset juga. Nasib 
lah....hehehehehe...:).
NB: Tosa buntut pendek itu emang strain khusus, bukan hasil memotong 
buntut lho.
Ojo ke susu nek milih iwak (Jangan terburu-buru kalau memilih ikan).

--- In [email protected], "RWA-Roeswendra Agung Arijadi" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Rekans, mau nanya nich :-)
> 
> Setelah cukup lama "mencari kesempurnaan" (ciiee...bahasanya gak 
kuku) pada koki, khususnya ranchu & tossa, serta "ngangsu kaweruh" 
ke pak Bambang dan Edwin, ada beberapa pertanyaan yang muncul :
> 
> 1.    Punggung Ranchu : seringkali kita temuin ikan yang "nyaris 
sempurna" tapi punggungnya agak "bengkok" dikiiiitttt ...sekali, 
apakah dgn perawatan yang baik dan pakan yang oke setelah dewasa si 
punggung ini akan bisa "tertutup" ? sehingga punggungnya jadi 
sempurna ?
> 2.    Masih tentang punggung ranchu : apakah punggung rancu yang 
saat kita pilih/beli "mendekati sempurna" bisa menjadi "berantakan" 
dengan sendirinya saat mereka menuju kedewasaan ? tentunya dengan 
perlakuan "standart" pada koki lho ya ... maksudnya makanan oke, 
arus air tidak terlalu kencang dll dll dll
> 3.    Tossa : sangat sering (sekali) kita menemukan 
punggung/bongkok pada tossa "mendekati sempurna", tapi setelah 
diperhatikan ternyata ujung sirip ekor atau tulang sirip ekor 
(seringnya tetep bagian ujung) agak MELINTIR ... baik ke bawah 
ataupun ke atas. Pertanyaannya : apakah sirip ekor itu 
dengan "perlakuan khusus" bisa "dibetulkan" ? karena umumnya orang 
kesulitan menemukan bongkok yang bagus pada tossa, pengalaman saya 
(selama berburu), saat kita temukan bongkoknya bagus eeeehhhh.... 
sirip ekor kok melintir, langsung aja tuch ikan saya 'reject' :-)
> 
> Kalo bisa "dibetulkan" gimana caranya ?
> 
> Atau emang gak bisa dibetulkan sehingga pak bambang dan edwin 
jadi "spesialis tossa ekor pendek" heheheheh
> 
>  
> 
> Mohon pencerahan....
> 
>  
> 
> Salam 
> 
> @gung
> 
> (emang lagi kesengsem ama KOI) :-) :-) :-)
> 
>  
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/TzSHvD/SOnJAA/79vVAA/_kiolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke