Penggunaan formalin memang untuk penyakit luar/ektoparasit.
Penggunaannya berkisar antara 200-250 ppm untuk perendaman selama 1 
jam.
Selama treatment sebaiknya diberi aerasi cukup besar.

Pada prakteknya belum tentu konsentrasi tersebut efektif karena masuh 
tergantung dari kualitas formalinnya.
Yang biasa dijual di toko kimia adalah formalin 35% dengan kualitas 
yang bervariasi.
Sehingga resikonya lebih besar.

Pada produk yang mengandung formalin, biasanya formalin bukan 
sebagai  bahan treatment tetapi hanya sebagai pengawet dan/atau untuk 
meningkatkan efek bahan utama.

Untuk pengawetan preparat diencerkan hingga 4%.








--- In [email protected], Ahmadi Agung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Gunanya yg lain Formaline adalah untuk mengawetkan apa gitu yha...
>  
> Slm
> AL-Pacitan
>  
> 
> -----Original Message-----
> From: RWA-Roeswendra Agung Arijadi [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> Formalin sih biasanya untuk penyakit external, seperti penyakit 
kulit,
> white spot,velvet. Untuk swim bladder sih gak pernah nyoba....
> Biasanya untuk penyakit pencernaan pake metronidazol, kalo swim 
bladder,
> apalagi yang sudah parah (mungkin gelembung renangnya sudah 
rusak/pecah)
> kemungkinan untuk sembuh sulit ya...
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]




 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke