Bagus deh. Mudah2an ada kemajuan. Bisa buat ikan hias jg, kan? Asal pas di bandara/karantina, jangan jd bahan objekan aja para oknum. Eh, masih kan ya? Ngomong2, gimana kabar Raiser yg di Cibinong, ya? :-P
-- Untuk mempermudah proses uji mutu produk perikanan dari Maluku sebelum diekspor ke luar negeri akan ditambah lab uji mutu. Article: http://www.kompas.com/ver1/Ekonomi/0608/14/190147.htm -- Lab Uji Mutu Perikanan Dibangun di Dobo Laporan Wartawan Kompas M Zaid Wahyudi AMBON, KOMPAS--Untuk mempermudah proses uji mutu produk perikanan dari Maluku sebelum diekspor ke luar negeri, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku akan menambah jumlah laboratorium uji mutu perikanan. Saat ini, sebuah laboratorium uji mutu perikanan sedang dibangun di Dobo, Kepulauan Aru untuk melengkapi laboratorium uji mutu perikanan yang telah ada di Ambon dan Tual, Maluku Tenggara. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku Romelus Far Far di Ambon, Senin (14/8), membantah bahwa dengan penambahan laboratorium uji mutu perikanan di Dobo tersebut akan menyebabkan berlebihannya tempat uji mutu perikanan. Pembangunan tersebut justru akan mempermudah perusahaan dan pengusaha perikanan untuk memperoleh sertifikat kelayakan produk perikanannya sebelum diekspor ke luar negeri. “Pembangunan laboratorium di Dobo akan mempermudah pelayanan uji mutu karena mendekati daerah sentra produksi perikanan,” kata Far Far. Letak Dobo sangat strategis karena berdekatan dengan salah satu daerah pusat tangkapan perikanan terbesar di Indonesia, yaitu Laut Arafura. Di daerah tersebut diperkirakan terdapat ribuan kapal penangkapan ikan baik yang berbendera Indonesia maupun asing. Pembangunan laboratorium uji mutu perikanan di Dobo diharapkan dapat diselesaikan akhir 2006 ini. Dengan pengoperasian laboratorium tersebut, diharapkan pendapatan asli daerah Maluku dari hasil uji mutu perikanan pada tahun ini mampu mencapai Rp 8,4 miliar. Far Far menambahkan bahwa laboratorium uji mutu yang ada di Ambon dan Tual masih dapat menerbitkan surat kesehatan ikan sehingga ikan-ikan yang diuji mutu di Maluku masih dapat dipasarkan ke berbagai negara di Uni Eropa. Pasalnya, sebanyak 12 laboratorium uji mutu perikanan di Indonesia sejak Mei lalu telah dilarang menerbitkan surat kesehatan ikan akibat hasil uji mutu yang dilakukan tidak sesuai standar internasional. Penghentian sementara ke-12 laboratorium uji mutu perikanan tersebut dilakukan Departeman Kelautan dan Perikanan setelah Uni Eropa memprotes keras ditemukannya kandungan logam berat dalam ikan yang diekspor ke Eropa.*** -- *istghfr+tsbh+slwt+wslm* R. Ali Bt. "Perhemat bandwidth. Hapus ekor/footer yg tak perlu!" "Love 4 All, Hatred 4 None!" Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
