Terima kasih ceritanya hingga gak terasa kalo gue lagi diplototin boss
pffffft,.............
>
> Yulistiawan Peking <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Just share.........
>
>
>
> Sudah satu minggu ini ikan sapu-sapu ku meninggal dunia. Sejak saat
>
> dia meninggalkan akuariumku, baru tiga hari saja tidak dibersihkan,
>
> lumut pasti akan bermunuculan di akuarium kesayanganku.
>
>
>
>
>
> Aku tidak ada waktu untuk membersihkan lumut-lumut itu dan juga tidak
>
> ada waktu untuk membeli ikan sapu-sapu yang baru. Suatu hari kudapati
>
> lumut sudah memenuhi kaca bagian dalam akuariumku. Aku berpikir, ini
>
> tidak bisa dibiarkan. Keindahan ikan-ikan koki ku akan tersembunyi
>
> jika lumut-lumut itu kurelakan tumbuh dengan sehatnya menemani mereka.
>
> Ikan-ikan sapu-sapu, bisa menjadi solusi untuk membantuku membersihkan
>
> lumut- lumut itu. Sapu-sapu adalah ikan yang makanan utamanya adalah
>
> lumut dalam akuarium atau kolam ikan.
>
>
>
>
>
> Di sela-sela sempitnya waktuku, sepulang kerja kuluangkan waktu untuk
>
> mampir ke toko ikan dekat rumahku. Aku berkeliling mencari ikan hitam
>
> yang tidak menarik dan berkulit kasar itu. Akhirnya kutemukan satu
>
> ikan sapu-sapu yang tidak begitu suram kulitnya, walaupun tetap tidak
>
> indah dipandang mata dan tetap saja kulitnya akan kasar.
>
>
>
>
>
> "Berapa Pak, harganya?" tanyaku pada si penjual ikan itu.
>
>
>
>
>
> "Tujuh ratus lima puluh rupiah, Mbak," jawab si penjual itu.
>
>
>
>
>
> Segera kusodorkan uang dan setelah itu langsung ku tapakkan kakiku
>
> menuju rumah.
>
>
>
>
>
> Ikan sapu-sapu itu lalu aku cemplungkan ke dalam akuarium. Dengan
>
> sigap dan bagai habis lepas dari kurungan ikan itu langsung meliuk-
>
> liuk. Dan ... betapa senangnya dia menemukan sebuah sisi kaca yang
>
> penuh dengan lumut. Ikan itu langsung menempel di kaca penuh lumut
>
> tersebut. Tidak peduli dengan ikan-ikan kokiku yang seakan sedang
>
> mengerumuni ikan sapu-sapu itu untuk berkenalan.
>
>
>
>
>
> Lagi-lagi karena tidak ada waktu, ikan itu memang hanya kucemplungkan
>
> dulu tanpa kubersihkan akuariumnya. Pikirku weekend nanti pasti aku
>
> ada waktu.
>
>
>
>
>
> Keesokan harinya, saat akan berangkat ke kantor, kusempatkan menyapa
>
> ikan-ikan kokiku. Wow, pagi ini mereka tampak begitu indah .... Tapi
>
> bukankah memang ikan kokiku itu warnanya indah. Ehhh ... tapi kok lain
>
> ya? Warnanya bukan saja indah, tapi begitu bersinar. Terus kuamati
>
> ikan-ikan kokiku dengan sirip mereka yang panjang bagaikan kain sutera
>
> yang berkibar-kibar seolah ditiup angin. Terus kuperhatikan mereka
>
> karena terlalu indah bagiku untuk kutinggalkan.
>
>
>
>
>
> Saat pandanganku tertuju di pojok akuariumku, ada seekor ikan hitam
>
> yang tidak bersinar sama sekali. Dia seolah sedang menepi dalam
>
> dunianya sendiri dan takut untuk bergabung dengan koki-koki indah itu.
>
>
>
>
>
> Aku tersadar .... Ya, ikan-ikan kokiku terlihat begitu indah dan
>
> bersinar bukan karena ikan-ikan itu yang berubah, tetapi keadaan di
>
> sekitar merekalah yang berubah. Lumut-lumut yang membuat kaca
>
> akuariumku buram sudah lenyap! Ya, lenyap! Kaca akuariumku kembali
>
> bening sehingga ikan-ikan indahku terlihat semakin indah. Ikan yang
>
> tidak menarik yang kubeli kemarin dengan harga murah itu telah melahap
>
> habis lumur-lumut itu. Memang untuk itulah ikan itu kubeli, tetapi aku
>
> tidak tahu akan mendapat ketakjuban yang luar biasa seperti ini.
>
>
>
>
>
> Kupandangi kembali ikan hitam yang sedang menyendiri itu. Dia yang
>
> tidak menarik itu telah membuat sesuatu yang indah untukku pagi ini.
>
>
>
>
>
> Ikan sapu-sapu sangatlah tidak menarik. Dia tidak punya kelebihan
>
> fisik yang dapat dibanggakan. Harganya pun sangat murah. Tetapi, Tuhan
>
> memberikan kelebihan luar biasa pada dia. Dia dapat membersihkan
>
> permukaan kaca yang begitu kotor menjadi bening kembali. Itulah yang
>
> membuat ikan sapu-sapu begitu dicari-cari oleh siapa saja yang ingin
>
> akuarium atau kolam ikannya terbebas dari lumut.
>
>
>
>
>
> Aku ingat diriku. Begitu banyak protesku pada Tuhan karena merasa aku
>
> tidak memiliki kelebihan dari segala sisi. Tuhan memakai ikan kecil
>
> itu untuk menyadarkan aku, "Kuciptakan dirimu bukan untuk hal yang
>
> tidak berguna. Kau ada di dunia ini karena kau berarti bagi-Ku, untuk
>
> melakukan hal-hal besar bagi-Ku!"
>
>
>
>
>
> Aku masih terpaku di depan akuariumku. Aku masih menatap ikan kecil
>
> yang tidak menarik itu. Aku seperti menatap diriku. Hari ini Tuhan
>
> memberikan aku pelajaran indah dari seekor ikan. Hari ini, Tuhan tidak
>
> ingin aku semakin tenggelam dalam pencarian arti hidupku di dunia ini.
>
>
>
>
>
> Aku berarti bagi-Nya, aku berharga bagi-Nya. Dalam pandangan mata aku
>
> memang tidak semenarik mereka yang ada di sekelilingku, tetapi ada hal
>
> istimewa yang Tuhan berikan padaku, dan aku yakin itu akan jadi berkat
>
> bagi banyak orang, karena Tuhan yang menganugerahkannya.
>
>
>
>
>
> Aku beranjak dari depan akuariumku. Jam di tanganku sudah menunjukkan
>
> waktu untuk segera berangkat ke kantor. Semangatku menapaki hari-hari
>
> ke depan kembali menyala. Kuucapkan syukur untuk semua pelajaran indah
>
> ini.
>
>
>
>
>
> Terima kasih Tuhan! Terima kasih ikan sapu-sapu ku!
>
>
>
>
>
>
>
> d=1955/stime=1160129179>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Apakah Anda Yahoo!?
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/