Jawaban boss Willy dah tepat tuch  .... :-)
saya baru mau jawab pertanyaan yang satu, eh dah muncul pertanyaan lain 
hahahahhahah .... gak papa dech
ini cuman nambahin aja ...keterangannya boss willy dan boss Sony
1. Biolite bisa langsung dimasukkan bisa diencerkan dulu pak, sama aja :-). 
Bisa juga dicampur dengan pakan pak.
2. Kolam-nya gak dicat ya ? kayak bersabun dan berbusa itu alami aja, semen 
akan menyerap air sampai mereka jenuh, normal lah itu. tapi untuk jaga supaya 
bau semen tidak meracuni ikan, coba di "gosok" pake batang/pelepah pisang 
(gedebok) or nanas pak, biar bau semen cepat hilang. dan rendam aja dengan 
nanas 1-2 hari. harapannya bau semen dan cat bisa cepat hilang. ato bisa jadi 
kalo filter dah diaktifkan, tuch "sabun" dan keruh asalnya dari zeolite pak 
.... zeolite dah dicuci belum ?
3. Empat chamber or 5 chamber pak ? kalo cuman 4 chamber dengan media yang 
disebutin, trus pompa-nya ditaruh mana ?
4. Kenapa air tidak mengalir dari bawah ke atas semua pak ? chamber pertama 
yang terhubung langsung ke kolam bisa dilakukan dgn 2 teknik :
a. Vortex, yaitu air dikondisikan memutar sehingga kotoran berat mengendap 
sehingga mudah untuk di back wash
b. Endapan, ini lebih mudah diterapkan daripada Vortex, yaitu dengan meletakkan 
media seperti brushed atau ijuk, yang fungsinya menghambat kotoran besar untuk 
masuk ke chamber kedua. untuk ijuk hendaknya dibuat seperti brushed 
(tergantung) karena kalo tidak maka aliran air jadi tidak lancar karena kotoran 
yang menumpuk di ijuk. saat back wash dilakukan brushed/ijuk tinggal diangkat 
dan "dikocok". Ato pake saran pak Sony pake Bioball ... saya pake cara ini 
karena brushed cukup mahal (ukuran saya) dan ijuk males ngerajutnya heheheh.
Bioball yang mengapung bisa diakalin dengan memberikan filter mat dibagian 
atasnya pak, biar si bioball gak "berkelana" ke chamber berikutnya.
5. Dacron tidak disarankan untuk filter kolam koi
6. Untuk mengoptimalkan filter bisa dengan memperbesar kapasitas pompa
7.Sinar matahari tetap baik untuk ikan sehingga warna ikan akan terlihat cerah
8. Pak Adam, sepertinya harus banyak diskusi dan browsing untuk mengetahui 
detail tentang bakteri dan filter pak. Bakteri di filter ada yang aerob dan 
anaerob dan bla bla bla bla .... ini berhubungan dengan oksigen, matahari dan 
bla bla bla bla
 
 
Boss Willy ... sorry, meluruskan aja dan tidak ada maksud ngajarin .... sorry :
1. Bioball akan lebih efektif jadi rumah bakteri saat dia "bebas" ... jadi 
sebenarnya yang bagus itu bioball itu mobile ...ato kalo dalam sistem trickle 
tower maupun baki shower ... air hanya melewati bioball, tidak merendam. 
Bioball bukan untuk menumbuhkan bakteri pengurai, tapi dia sebagai "rumah" buat 
bakteri pengurai. --- ini sekaligus menjawab beberapa call yang menanyakan 
tentang pernyataan boss Willy heheheheh 
2. Dacron memang efektif untuk menyaring kotoran kasar dan halus, tapi untuk 
koi sepertinya tidak disarankan karena dengan kotoran koi yang banyak, dacron 
akan cepat tersumbat yang bisa mempengaruhi aliran air dalam sistem filterisasi.
3. Aerasi memang dibutuhkan untuk menambah O2 yang berguna buat ikan. 
Penambahan tanaman dalam filter bukan untuk menambah CO2 di kolam, tapi untuk 
memecah nitrat hasil dari bakteri pengurai yang berfungsi merubah 
amonia-nitrit-nitrat. fungsi tanaman ini yang biasa digantikan oleh trickle 
tower dan baki shower.
4. buat bersihkan bioball tergantung tekniknya boss heheheh ... kalo filter dah 
ada back washnya, pasti endapan kotoran gampang dibersihkan. ato bisa juga pake 
sistem "aduk" heheheh. gue sampai saat ini gak masalah pake bioball di chamber 
1. emang gak bisa terlalu bersih, its oke lah biar bakteri pengurainya tidak 
terbuang semuanya. Kotoran yang menumpuk lama, emang bisa menimbulkan jamur ... 
tapi harusnya yang nyebabin jamur itu karena kualitas air buruk, selama sistem 
filternya bagus kotoran menumpuk gak terlalu masalah .... tapi emang untuk 
penerapan aquarium agak lain, filter harus selalu bersih.
 
Pak Sony, maaf yeee ....... lampu UV tidak hanya membunuh bakteri merugikan 
tapi membunuh semua bakteri termasuk yang menguntungkan :-)
saya setuju dengan akibat yang ditimbulkan UV bila terkena mata manusia, 
katanya bisa bikin buta plus kalo kena kulit bisa bikin kanker, tapi sepertinya 
lampu UV yang dijual sekarang dalam bentuk yang compact jadi kemungkinan sinar 
UV "lolos" sangat kecil, lha kalo masih berakibat buruk ya namanya nasib 
hehehehe.
Algae dan lumut sebenarnya tumbuh karena kita "menyediakan" makanan bagi mereka 
berupa nitrit yang berasal dari amonia, saat kita menambahkan tanaman air makan 
nitrit akan diserap oleh tanaman sehingga tidak ada nitrit yang yang bisa 
dimakan oleh algae dan lumut. Tanaman air dan juga algae + lumut sama-sama 
hijau dan berklorofil kan ?
 
Oke pak Adam, selamat berjuang .... kalo kurang jelas bisa tanya-tanya lagi
 
mohon maaf buat boss Willy, boss Sony dan rekan lain kalo kurang berkenan 
dengan tulisan saya diatas ....
tidak ada maksud apa-apa .... hanya share aja, karena di dunia hobby gak ada 
sebutan senior or pakar, yang ada hanya BACA DULUAN, PRAKTEK DULUAN, dan KORBAN 
DULUAN
 
Salam santai

Agung - 021 68373779 (flexi) or 0812-8119373 - 
http://biolite.multiply.com <http://biolite.multiply.com/>  



[Non-text portions of this message have been removed]



 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke