Gpp. saya sekedar sharing pengalaman aja pak. Sayang kalo gagal, hrs desain ulang dll.
Bikin kolam dlsbnya memang hrs hati2 pak. Jgn lupa perhatikan lingkungan sekeliling kita. Saya sering lihat orang mau gampangnya aja. Kalo asal mau gampang atau murahnya aja dijamin bakal bermasalah nantinya. Saya kasih contoh pak. Semisal kita mau instal filter atas yg bersebelahan dgn tembok tetangga (rumah kopel misalnya). Jangan cuma nambah plesteran baru, tp bikin pasangan bata yg baru setelah sebelumnya dikasih plastik pembatas dgn di tembok yg ada. Pertama supaya lebih kuat dan yg kedua gk bocor/rembes/niris ke tembok tetangga. Kalo bocor/niris kasihan tetangganya nanti. Untuk rumah2 di perbukitan (spt daerah saya tinggal) biasanya antara rumah2 bersebelahan ada retaining wall/tembok penahan tanah. Ini juga sama prinsipnya, harus hati2. Kalo rumah kita berada di bawah, menggali kolam disebelah bawah tembok penahan tanah harus hati2, bisa2 tembok runtuh/terguling. Kalo rumah kita ada di bagian atas, sama juga. Bikinlah pasangan bata/tembok baru untuk dinding kolam kita. Kenapa? Seringkali tembok penahan tanah didesain oleh pengembang/developer tanpa memperhitungkan tekanan hidrostatis air (makanya suka ada pipa air/suling air untuk mengeluarkan air dr sebelah dalam dinding penahan tanah ini) Jadi kalo bikin kolam, supaya tembok ini tdk terguling atau pecah, buat tembok baru dan perkuatan seperlunya. Soal tanah kolam, ini menyangkut daya dukung tanah dasar. Bapak hrs kenali hal ini karena biasanya menentukan jenis bahan kolam yg bpk hrs buat. Untuk tanah dasar dr lempung (ketahuan pada saat proses penggalian kolam atau waktu dulu membangun rumah bpk), rembesan sedikit dari kolam akan membuat lempung/lanau menjadi bubur dan kolam menjadi pecah/bocor. Kalo bisa buang aja tanah lempung /lanau ini. Kalau terlalu susah/dalam lempungnya, bisa aja dipakai, tapi kolam hrs dibuat lebih kuat spy gk bocor. mungkin pake perkuatan besi beton atau beton cor bawahnya. Yg penting juga adalah, bagian atasnya hrs didesain sedemikian sehingga air permukaan (air hujan) gk masuk ke sela2 tembok kolam. solusinya pake penutup semen. Untuk filter, lebih baik bikin sendiri pak atau beli khusus filter untuk kolam, jgn pake filter akuarium Kalo beli filter untuk kolam, biasanya hrs disembunyikan spy yg terlihat. Kalo bikin sendiri, bisa sesuka2 kita ukurannya dan gk perlu lagi disembunyikan krn sdh merupakan bagian dr kolam itu sendiri. Untuk kelistrikan, banyak dijual steker dan kabel dr jenis waterproof/weatherproof/splashproof. Kabel2 dalam tanah sebaiknya dipasang di dalam pipa pvc supaya gk gampang rusak terkena alat2 berkebun. Meskipun peralatan kolam/akuarium jarang yg berkabel 3 (tambahan untuk grounding), kabel2 yg kita tarik sebaiknya yg isi 3 pak. Untuk faktor keamanan kalo kita ke setrum pas pake alat2 tambahan lainnya. Daya-nya sebaiknya dicatu dari MCB yang dayanya belum terpake banyak. Supaya gk overload ke MCB yg ada. ----- Original Message ---- From: Papa <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, December 26, 2007 10:07:11 AM Subject: Re: [ikan_hias] Tanya kolam ikan Seperti biasa jawaban dari pak Rakaryan yg paling panjang dan berisi, hal apa sih yg bapak gak tau ...? he he he .. Maaf baru sempet bales pak ... Untuk lahan jelas lahan sendiri lah, wong rumah juga punya sendiri bukannya ngontrak atau ngekos. Rencana sih saya mau piara ikan koi, tapi dgn lahan segitu kira2 ideal gak ya? Kalo masih kurang besar mungkin saya akan ganti dgn ikan2 jenis lainnya aja, karena toh kolam ikan yg saya akan buat hanya kolam ikan sederhana untuk pengisi/pelengkap rumah dan hobi ... :) Mengenai posisi lahan yg disamping rumah, sebelahnya adalah selokan/got, jadi cukup aman ya pak? Yang bapak jelaskan di bawah ini memang spt apa yg saya pikirkan selama ini, pertama mengenai filter, petunjuk bapak sudah cocok dgn rencana yg akan saya buat, tapi yg masih jadi pertanyaan adalah jenis/model mesin filter yg harus saya beli, apakah cukup dgn mesin filter yg biasa dipakai di akuarium atau harus khusus dgn filter untuk kolam? Masalah saya yg kedua adalah mengenai kelistrikan, tentunya saya harus tarik kabel dari rumah ke mesin filter, karena saya bukan ahli listrik saya gak paham cara 'mengamankan' tarik kabel ini bagaimana, mungkin saya nanti tanya ke tukang listrik aja kali ya? Atau pak Rakaryan udah tau juga soal hal ini? Hmmm ... apa sih yg gak tau ... btw thanks alot atas masukannya ya pak, mungkin pembuatannya akan saya undur samapai musim hujan berlalu, lumayan nih masih ada waktu buat cari tambahan ide. On 12/18/07, Rakaryan <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: > > Yg pertama, kalo lahan itu punya orang, minta ijin dulu sama yg punya bos, > hahaha > Sekedar share, yg harus diperhatikan a.l adalah: > - Kolam untuk apa nih? Kolam ikan atau kolam renang?.hehe. kidding > Maksudnya, untuk ikan apa?->Kapasitas berapa?->kedalaman kolam? > Perhatikan juga, Aman gk ke struktur bangunan disampingnya? Gimana kalo > bocor/rembes? > Jadi dalam hal ini menentukan model kolam juga, model gali tanah atau > model kolam di atas permukaan. tentu ada kekurangan kelebihannya. > - Soal model: ada model formal (kotak, persegi dan sejenisnya) ada model > non formal (bentuk 'tdk beraturan' lebih alami) > 1. Model formal jelas lebih susah bikinnya, soalnya finishingnya hrs lebih > rapi. Lebih rentan terhadap bocor kalo finishing/ngasih plester tidak > sekaligus. > 2. Model formal biasanya harus pake penutup (cat, keramik, batu alam dll) > biayanya jelas lebih mahal. > 2. Model non formal bagus di visualisasinya, lebih alami. Lebih mudah > ngerjainnya. . DIY (kerjakan sendiri juga bisa) > - Soal Bahan: bisa pake plastik EPDF/fiberglas (bisa bongkar pasang) bisa > yg permanen dgn beton/pasangan bata (lebih permanen) > - Tentukan jenis filtrasi. ada model filtrasi top-down (disedot pake pompa > ke filter, air dikeluarkan secara gravitasi. bentuknya: > KOLAM->POMPA- >FILTER-KOLAM) , ada model sebaliknya: air masuk filter krn > perbedaan tekanan air, krndi ujung filter air dikeluarkan menggunakan pompa. > bentuknya: KOLAM ->FILTER->POMPA- >KOLAM). > Ini penting untuk menentukan kebutuhan lahan untuk filter. model yg > pertama, filter biasanya bisa diletakan di atas kolam. hemat lahan. yg model > kedua, filter diletakan di bawah atau sejajar kolam, butuh lahan ekstra. > Kapasitas pompa untuk filtrasi yg bagus adalah dgn volume pengaliran per > jamnya antara 2-4 kali volume air kolam > - Untuk kolam ikan, sebaiknya pake sistem vortex, dasar kolam paling dalam > di tengah2 kolam, arus dibuat melingkar. di tengah kolam dikasih sub-drain, > masuk ke tempat pompa untuk filter atau langsung ke filter. Jadi sirkulasi > air lebih efektif (gk ada lokasi yg 'mati'), kotoran lbh mudah tersedot. > - Sejak awal desain sistem plumbing dan perpipaan. > Tentukan dimana lokasi filter, outflow (pengeluaran luberan air), inlet > dan outlet untuk filter, air masuk dan air pembuangan. > Bikin desain layout yg simpel. Supaya pengaliran efisien dan biaya bahan > lebih ekonomis > Di dasar kolam dikasih saluran/pipa pvc untuk pasang selang air stone > untuk aerasi, terutama untuk kolam koi. Jadi gk ada selang centang perenang > kesana sini. Jadi semuanya ada dibawah lantai kolam, > - Desain sistem kelistrikan. Steker dan lampu2. Tempatkan peralatan > listrik dgn sedikit mungkin sambungan/extension chord. ditempat yg aman dan > terlindung. > Pasang sirkuit breaker, atau panic button atau alat discharge kalo terjadi > short circuit. > > Mudah2n cukup membantu > > > > ----- Original Message ---- > From: Papa <papakikidanidanisal @gmail.com> > To: [EMAIL PROTECTED] ps.com > Sent: Tuesday, December 18, 2007 1:48:22 PM > Subject: [ikan_hias] Tanya kolam ikan > > dear all pecinta ikan ... > > Di samping rumahku ada lahan kosong sekitar 2 x 5 meter, rencana pengen > bikin koam kecil nih, kira2 hal apa aja ya yg perlu diperhatikan untuk > pembuatan kolam? > > mohon pencerahan dari rekan2 sekalian ... > > tx b4 > > -- > ------------ --------- --------- > k3R3mP3nG m4n4 k3R3n > ------------ --------- --------- > > <)^^(> > (( 'o' )) > =(,,)=(,,)= > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > Be a better friend, newshound, and > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. > http://mobile. yahoo.com/ ;_ylt=Ahu06i62sR 8HDtDypao8Wcj9tA cJ > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > -- ------------ --------- --------- k3R3mP3nG m4n4 k3R3n ------------ --------- --------- <)^^(> (( 'o' )) =(,,)=(,,)= [Non-text portions of this message have been removed] ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ [Non-text portions of this message have been removed] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
