Hallo Teman2, Ini ada artikel menarik nih:
"Mengapa Orang Tidak Membeli Apa yang Anda Jual?" ==================================================== Punya produk, jasa atau bisnis tetapi sedikit yang membeli? Silakan simak pengalaman dan pembelajaran berikut ini: ==================================================== Di suatu pagi di hari Minggu lalu anak saya yang kecil meminta untuk makan dimsum. Di kompleks perumahan kami, kebetulan kami sekeluarga memiliki sebuah restoran favorit untuk jenis makanan ini, namun karena saya termasuk orang yang suka mencoba, saya memutuskan untuk mencoba sebuah restoran yang relatif baru dan juga menyediakan menu dimsum. Ketika saya memarkir di depan restoran tersebut dan berjalan menuju pintu restoran tersebut, saya dikejutkan karena pintu tersebut dibuka dari dalam dan yang membuka dari penampilannya saya berani bertaruh bukanlah pramusaji, apalagi ia menyapa dengan menggunakan bahasa chinese (saya tidak tahu dialek mana, tetapi saya yakin itu adalah bahasa chinese), ternyata beliau adalah pemilik restoran tersebut. Sampai di dalam saya lebih kaget lagi, karena tidak ada seorangpun di dalam restoran tersebut, padahal saya datang jam 8.30 pagi. Kalau di restoran favorit saya, jam segitu paling tidak sudah ada 3-5 meja terisi. Karena sudah kepalang masuk, kami tetap memesan menu dimsum. Kebetulan jenis makanan yang biasa kami pesan di restoran favorit, juga tersedia di restoran tersebut. ==================================================== Selama menunggu, sebagai seorang Sales & Marketing Coach, saya mulai mengawasi dan menganalisa restoran tersebut serta bertanya kepada diri sendiri “Kenapa tidak banyak orang yang datang?” : ==================================================== - Lokasi: terletak di pinggir jalan besar, tidak berbeda dengan restoran favorit saya. Paling-paling hanya beda ongkos parkir, di restoran ini bayar parkirnya sedikit lebih mahal. Menurut saya ini tidak signifikan. - Penampilan luar: restoran ini tidak kalah dengan restoran favorit saya. Bahkan di bagian depan ia memasang spanduk yang memberitahukan ada menu dimsum di restoran ini. (itu sebabnya saya tahu dan mencoba). - Penampilan dalam : untuk interior dalam, restoran favorit saya mendapat nilai lebih tinggi karena selain meja dengan kursi standard juga menyajikan meja dengan sofa, sedangkan restoran baru ini hanya meja dengan kursi standard. - Karyawan : untuk yang satu ini, restoran baru ini mendapat nilai jauh lebih tinggi dibanding restoran favorit saya, karena pramusaji terus mendampingi dan melayani kami. Mudah-mudahan bukan karena mereka sedang sepi, tetapi memang standar pelayanan mereka seperti itu. Ketika saya masih berpikir, makanan pun datang. Kami langsung menyantap makanan yang datang. Saya tanya komentar istri dan anak saya mengenai makanan dan kami semua sepakat makanan di restoran baru ini lebih enak dibandingkan restoran favorit kami. Ketika selesai makan, kami meminta bon dan ketika melihat angkanya, ternyata sedikit di bawah angka yang biasa kami bayar di restoran favorit kami. Saat pulang, saya dan keluarga sudah menjadi “switcher”, kami akan berpindah ke restoran ini jika akan makan dimsum. ====================================================== Dalam perjalanan pulang, saya berpikir : restoran ini mempunyai peluang baik, restoran ini memiliki rasa dan pelayanan yang relatif lebih baik dari restoran favorit saya. Kenapa tadi tidak banyak orang yang datang? (sampai saya selesai makan dan pulang, selain keluarga kami hanya 1 meja lain terisi). ====================================================== Saya berkesimpulan : BELUM BANYAK ORANG YANG TAHU. Anda mungkin menyanggah : kan sudah pasang spanduk, buktinya anda bisa tahu. Apakah itu tidak cukup? Jawaban saya : “YES”, dengan adanya spanduk sudah lebih baik dibandingkan tidak ada spanduk. Masalahnya “Spanduk Standard” hanya akan menarik orang-orang yang suka mencoba. Bagaimana dengan orang yang tidak suka mencoba? Orang-orang yang sudah memiliki langganan dan merasa apa yang ia dapat sudah baik. Untuk orang-orang ini, “Spanduk Standard” TIDAK CUKUP, anda BUTUH SESUATU YANG LEBIH. ********************************************* Apa yang dimaksud dengan SESUATU YANG LEBIH? ********************************************* CARA BIASA : ------------- 1. Hasil riset menunjukkan (Ini RAHASIA yang harus Anda Ketahui): bahwa rata-rata orang baru akan mengambil tindakan setelah melihat 9x suatu informasi. Masalahnya, masih berdasarkan hasil riset, dari setiap 3x informasi, yang diperhatikan hanya 1x. Jadi kalau anda mau supaya orang bertindak, orang harus melihat komunikasi anda 3 x 9 = 27 kali. Kalau anda beriklan, anda harus beriklan 27 kali. 2. Spanduk di depan restoran mereka hanya menjangkau mereka yang biasa lewat di depan jalan tersebut, padahal banyak orang-orang yang sebenarnya secara jarak tidak jauh dari restoran tersebut tetapi orang-orang tersebut menempuh rute yang lain. Jika pemilik restoran tersebut meminta saya untuk meng-coach mereka dalam hal Sales & Marketing, saya akan meminta mereka untuk meningkatkan jumlah orang yang tahu : bisa dengan memasang spanduk-spanduk lain di lokasi yang strategis atau memasang iklan di majalah komunitas untuk kompleks perumahan kami. CARA LUAR BIASA : ------------------ 1. Apakah tidak ada jalan lain? Apakah bisa mempersingkat waktu 27x ? Berita baik buat anda, jawabannya “YA”. Asalkan Anda memiliki KELEBIHAN dibandingkan PESAING dan … 2. MENGKOMUNIKASIKAN apa KELEBIHAN Anda dibandingkan pesaing serta memberikan suatu “SPECIAL OFFER” untuk membuat orang mau mencoba. Jika anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut apa yang maksudkan dalam CARA LUAR BIASA mengenai “Mengkomunikasikan Kelebihan” serta “Special Offer”, anda dapat mempelajarinya dalam bisnis report saya yang berjudul “Komunikasikan Emas & Berlian Anda”. Dalam bisnis report ini Anda akan : - Belajar bagaimana merubah suatu “Brosur Standard” menjadi “Brosur Emas & Berlian” yang akan menarik orang untuk datang. Ilmu ini tidak hanya untuk brosur, tetapi juga dapat diterapkan dalam membuat iklan di majalah, koran, tabloid, dll. - Belajar dengan cara berinteraksi dan terlibat!. Interaksi dengan cara berpartisipasi dalam survey sederhana tetapi powerful. Dengan berpartisipasi, Anda akan BELAJAR jauh lebih MENGERTI. - Setiap partisipan dalam survey akan LANGSUNG mendapatkan Voucher Discount senilai Rp. 40.000 untuk Seminar saya tanggal 27 Oktober. - Hasil dari Survey akan diumumkan dalam seminar tanggal 27 Oktober. Anda akan mendapatkan manfaat yang Luar Biasa baik dari Survey maupun Seminar. ================================================== Untuk mendapatkan bisnis report ini, kirim email kosong (tanpa subject & tanpa isi) ke [EMAIL PROTECTED] ================================================== Setelah mendapat email ini kami akan mengirimkan bisnis report “Komunikasikan Emas & Berlian Anda!”. Semoga bisnis report ini memberikan Inspirasi bagi Bisnis Anda untuk semakin Maju & Sukses dalam mendatangkan banyak pembeli yang akan menghasilkan profit bagi Anda. P.S. : apakah anda sudah mendownload Business Report : “Ledakkan Bisnis Anda di Tengah Kemacetan Busway”? Dapatkan secara GRATIS di www.balanced.biz/#busway P.S.S : Business Report yang dapat anda download tidak hanya 1, tetapi anda juga bisa mendapatkan GRATIS Business Report : “Bagaimana Membuat Pelanggan Melotot Melihat Produk atau Jasa Anda Seperti Seorang Pria Melihat Wanita Cantik Berbikini” di http://www.balanced.biz/#bikini Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/iklan-mini/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/iklan-mini/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
