Kepada rekan anggota milist, Beberapa bulan yang lalu saya melakukan transaksi untuk jual beli Ruko Gading Kirana di Kelapa Gading dengan melalui agen properti Housemart Kelapa Gading yang bernama Jeffrey Meydinatha.
Pada mulanya Sdr. Jeffrey yang melayani saya untuk mencari properti yang tepat tetapi kemudian diambil alih oleh Sdr. Marshelle ketika proses jual beli akan disepakati oleh saya dan pihak Penjual. Tadinya saya masih kurang sreg karena kurangya fasilitas yang dimiliki oleh ruko tersebut, tetapi karena Sdr. Marshelle sepakat akan meminta pembeli untuk menambah fasilitas yang kurang, akhirnya saya setuju beli juga..... Pada saat proses jual beli dan kita sudah sepakat dengan harga, Marshell sebagai agent diminta menuliskan perjanjian sebelum saya mau melunasi pembelian untuk ruko tersebut: 1. Pihak penjual akan melakukan renovasi untuk lantai depan dan tembok yang rusak. 2. Pihak HouseMart akan memasang telpon Telkom PSTN. 3. Pihak HouseMart akan memasangkan pompa. Perjanjian tersebut ditanda tangani oleh sdr. Marshell dan saya dan juga pihak penjual. Akhirnya saya menunggu pihak penjual untuk merenovasi ruko tersebut selama dua minggu. Lucunya selama 2 minggu tersebut pihak HouseMart tidak memberi kabar apa-apa soal pemasangan telp yang mereka janjikan. Tiba-tiba ketika renovasi sudah akan rampung, Sdr. Marshell memberi tahu saya kalau Telp Telkom sudah penuh dan tidak bisa dipasang. Hmm, saya berpikir kenapa tiba-tiba sudah penuh. Akhirnya saya mengatakan baru akan melunasi jika Sdr Marshelle dan HouseMart dapat menepati janji tersebut. Setelah saya mendesak Sdr. Marshelle (wah saya bener bener dibuat tidak sabar dengan cara bicara Sdr. Marshelle dengan saya, sangat tidak punya sopan santun dan profesinalisme), Sdr. Jeffrey akan mencoba untuk mendapatkan line Telp yang mereka katakan sudah penuh. Dia meminta segala dokumen kepada saya (yang seharusnya sudah diminta 2 minggu yang lalu). Akhirnya pada hari serah terima, telp yang mereka bilang sudah penuh ternyata telah dipasang dan berjalan dengan baik. Giliran janji no 3, yang belum mereka tepati, memasang pompa. Lucunya saya hanya diberi pompa kecil buatan Tiongkok yang masih didalam dus, tidak ada tanda tanda pipa telah dipasang. Jeffrey berjanji pada waktu hari X akan ada tukang pompa datang untuk memasang. Pada waktu hari X, tidak ada orang yang datang ke Properti sesuai janji. Akhirnya dengan kesal saya menelp Jeffrey yang dengan alasan kalau ada salah komunikasi antara dia dengan tukang pompa tersebut. Akhirnya setelah telat selama 3 jam, tukang pompa datang, dan walah dengan susah payah saya akhirnya janji HouseMart baru dapat tercapai. Saya mohon hati-hati dengan janji-janji muluk dari agen properti seperti Sdr. Marshelle dan HouseMart. Orang-orang seperti ini bukan ingin membantu anda mencari Properti yang tepat, tapi hanya ingin mendapatkan FAST CASH secepat-cepatnya tanpa perduli apakah Properti tersebut sudah memenuhi kriteria anda atau belum. Saya kecewa sudah terlalu percaya dengan janjix2 muluk yang dibuat oleh Sdr. Marshelle, tokh masalahnya adalah TRUST dan bukan uang semata. Salam saya, RBK ============================================ Milis Jual Beli & Info Konsumen http://groups.yahoo.com/group/iklan-produk Download MP3 Gratis? Kunjungi http://indotrade.multiply.com/music ============================================

