Kenyamanan menggunakan gadget, terutama BlackBerry, kadang membuat
penggunanya lupa diri. Saat mengemudikan kendaraan, contohnya, mereka
tetap asyik ber-email atau chatting. 

Padahal, kebiasaan tetap ber-BlackBerry sambil mengemudi itu sebenarnya
membahayakan diri pengguna maupun orang lain. Di Jakarta, awal bulan ini,
seorang mahasiswi Universitas Pelita Harapan meninggal karena asyik
ber-BlackBerry Messenger tanpa menyadari di hadapannya ada kendaraan
lain. 

Ikuti talkshow bertema "No BlackBerry While Driving" di radio JJFM 105,1
FM Surabaya pada hari ini pukul 16.00-17.00 WIB. 

Dua rekan yang kali ini membawa "bendera" id-blackberry-sby, Dani Anjaya
dan Arief Setyawiyoga, akan hadir sebagai narasumber. 

Rekan-rekan dipersilakan bergabung dan memberikan komentar. Kalau ada
yang pernah mengalami atau nyaris mengalami kecelakaan gara-gara
keasyikan ber-BlackBerry sambil mengemudi, silakan menceritakan
pengalamannya. Saya yakin, semakin banyak yang memberikan testimoni,
semakin besar kemungkinan kampanye penyadaran diri ini menuai hasil. 

Rekan yang berada di Surabaya bisa memantau langsung via radio di
frekuensi 105,1 FM. Sedangkan rekan di luar Surabaya silakan coba
memantau via online radio di www.jjfmradio.com. Setelah masuk halaman
utama, klik online radio. Mohon maaf, kapasitas pengakses online radio
setahu saya tidak banyak. 

Untuk berinteraksi, silakan telepon ke (031) 548 3320 atau SMS ke 0815
555 0123. 

Terima kasih. 



Salam,



Herry SW
yang nanti sore jadi presenter talkshow

Kirim email ke