Ini adalah sebuah review ala kadarnya yang tertunda...
Tertunda lama banget, hingga hitungan bulan...

*** Korban review:
SwitchEasy Capsule Rebel warna cherry. Sehari-hari ia dapat digunakan
sebagai pelindung bodi iPhone 3G.

*** Paparan review:
Beberapa hari menjelang pemilu legislatif, April lalu, sebuah kiriman
tiba dari Jakarta. Salah satu isinya, SwitchEasy Capsule Rebel berwarna
cherry. Ngejreng banget bo!

Fungsi dasar item ini seperti sebuah silicon case. Namun, Capsule Rebel
bukanlah sebuah silicon case. Unit utama Capsule Rebel terdiri atas dua
bagian. Pertama, bagian yang saat terpasang akan bersentuhan langsung
dengan bodi iPhone. Pada Capsule Rebel yang saya uji pakai, bagian yang
terbuat dari adaptive dynamic soft polymer itu berwarna merah muda
keunguan. 

Kedua, "tulang" Capsule Rebel yang lebih keras dan terbuat dari
polycarbonate. Bentuknya seperti sebuah tulang ikan. Warnanya merah. 

Kedua bagian itu bisa terpasang dengan presisi dan mencengkeram erat si
iPhone 3G pinjaman dari Telkomsel. Lubang di Capsule Rebel berada di
posisi yang tepat dengan aneka konektor di bodi iPhone 3G. Tidak ada
ceritanya terlalu ke kiri-kanan atau atas-bawah. 

Tampilan iPhone 3G saat dipadukan dengan Capsule Rebel warna cherry bisa
dilihat di http://hsw9900.multiply.com/photos/photo/108/1 dan
http://hsw9900.multiply.com/photos/photo/108/2. Keren dan feminin banget.
Untuk pengguna yang tak mau terlihat feminin, tenang saja. Capsule Rebel
tersedia dalam beragam varian warna. Ada warna yang mencuatkan kesan
netral, ada pula yang mampu memberikan kesan maskulin maupun gahar. 

Selain lebih aman dari goresan, iPhone 3G yang telah dilindungi dengan
Capsule Rebel terasa lebih nyaman digenggam. Nggak khawatir "terpeleset"
di tangan. Sementara itu, tombol-tombol di bodi iPhone tetap bisa
ditekan dengan nyaman. 

Oh ya, paket penjualan Capsule Rebel cukup komplet. Selain memperoleh
pelindung bodi iPhone, pembeli mendapatkan dua buah pelindung layar.
Plus, masing-masing satu buah lap microfiber, universal dock adapter,
video stand, dan pelindung konektor. 

Nah, sekarang saya menceritakan uji pakai Capsule Rebel-nya di kehidupan
nyata. Satu unit iPhone 3G digilir oleh sembilan orang pemakai. Saya
sengaja menempatkan diri di urutan terakhir. Delapan orang pertama
sehari-hari bekerja sebagai reporter di berbagai media. Mereka
mayoritas bersepeda motor, kebanyakan bukan tukang review gadget, dan
nyaris semuanya belum pernah menyentuh iPhone.

Selama sekitar dua bulan dijadikan "kekasih bergilir", saya yakin
Capsule Rebel itu telah melewati serangkaian "pemerkosaan" dan
"penganiayaan". Saya meyakini hal itu karena banyak alasan. Dua di
antaranya, pertama, suatu saat salah satu peserta uji pakai mengeluh.
Kata dia, tombol iPhone yang dipinjamnya kok sulit ditekan. Ketika saya
periksa, ternyata si Capsule Rebel terpasang dalam kondisi terbalik.
Bagian "kepala" berada di "kaki", sedangkan "kaki"-nya menjadi "kepala".
Dugaan saya, ia atau peminjam sebelumnya melepas Capsule Rebel. Namun,
saat memasangkannya kembali, posisinya tidak tepat. 

Kedua, usai dinikmati oleh delapan orang pertama, iPhone 3G itu kan
selanjutnya diserahkan kepada saya. Saya bertugas sebagai penikmat terakhir,
kemudian mengembalikannya kepada Telkomsel. Ketika itu, saya menemukan
bahwa salah satu sudut Capsule Rebel tidak lagi mencengkeram erat dengan
sempurna. 

Dari hasil tanya ke sana-sini, diduga keras peminjam sebelumnya, entah
urutan ke berapa, berusaha melepaskan Capsule Rebel. Tetapi, ia
memperlakukan Capsule Rebel laksana sebuah silicon case biasa. Tentu
saja Capsule Rebel sulit lepas. Agar terlepas dengan sempurna, pengguna
idealnya membongkar "tulang" Capsule Rebel dulu. Setelah itu, baru
melepaskan bagian yang bersentuhan langsung dengan bodi iPhone 3G. 

Kondisi permukaan Capsule Rebel setelah menjalani uji pakai oleh
delapan road warrior bisa diintip di 
http://hsw9900.multiply.com/photos/photo/108/3.
Terlihat ada goresan-goresan tipis. Suatu kumpulan minor scratch yang,
menurut saya, sangat wajar mengingat para pemakainya adalah kumpulan
sumber daya manusia yang nyaris tak mengenal hari libur. 

Singkatnya, menurut newbie seperti saya, SwitchEasy Capsule Rebel
tampaknya dapat dijadikan alternatif pilihan bagi pemilik iPhone 3G yang
ingin membuat gadget-nya tampil cantik sekaligus tetap terlindungi.
Harganya memang cukup premium. Bukan puluhan ribu rupiah, melainkan
ratusan ribu rupiah. Namun, bukankah para pecinta gadget biasanya
memahami hukum "ada harga, ada rupa"? :)

Sekarang iPhone 3G-nya di mana? Dilelang ala HSW dong! He... he... he...
permintaan itu pasti takkan terpenuhi. Sesuai paparan saya di atas,
tuntas dicoba-coba oleh sembilan orang, termasuk saya, iPhone 3G
tersebut dikembalikan ke Telkomsel. 

Di sela-sela sebuah acara, Telkomsel melelang iPhone 3G bekas pakai itu.
Pesertanya para reporter dan fotografer berbagai media massa. Seorang
reporter berhak membawa ulang iPhone 3G tersebut setelah memberikan
penawaran tertinggi Rp 4,1 juta. Hasil lelangnya lantas digunakan untuk
berkaraoke dan makan malam bersama. :)

Terima kasih. 



Salam,


Herry SW

Kirim email ke