Intinya layanan wireless itu kan memakai kuota di setiap pita jaringan, apalagi 
3G yang Indonesia sj hanya mempunyai 1satelit yang di bagi2.. Untuk kerjasama 
dgn pihak luar negara kita terbatas oleh regulasi2 ga penting. Seperti Wimax, 
vodafone yang tdk masuk pasar indo, dll.

Secepat apapun koneksi jika semakin lama user pasti semakin penuh sesak, hukum 
alam itu. Skg kejelian kita saja toh utk memilih yg terbaik dr yang terburuk..

Salam,
Sir Putra


Sent from Sir Putra™ BlackBerry 9550 smartphone from Sinyal Kurang Bagus XL, 
Jarang Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Ngurah•SW" <[email protected]>
Date: Sun, 31 Jan 2010 15:48:05 
To: Iklan<[email protected]>
Subject: Re: [iklangadget] OOT: Bukan Jebakan, Melainkan Tawaran

Cerita nyata yg bagus..mudah2an didengar oleh mereka yg tergerak memperbaiki 
layanan ..hmm sebelum mereka ditinggalkan



(Pls jangan abaikan suara ini..krn istri saya juga pernah alamin yg sama 
masalah RBT sehingga XL dgn baik kembalikan pulsa yg telah dipotong..tapi brp 
banyak yg beruntung spt itu??)

Regards,=====

й|ģ|ú|я|ã|ĥ • SW

|©9700/5.0.0.451•H|Powered by  my Berry®



-----Original Message-----

From: Herry SW <[email protected]>

Date: Sun, 31 Jan 2010 22:33:41 

To: <[email protected]>

Subject: [iklangadget] OOT: Bukan Jebakan, Melainkan Tawaran



Sekitar dua minggu terakhir, ibu saya yang menggunakan XL Prabayar

sering mengeluh. Pulsa nomor yang digunakannya kok hilang misterius.

Keluhan itu saya abaikan karena ibu saya memang hobi bertelepon, lalu

menggerutu kala pulsanya menipis. Kalau ditanya, ia takkan mengaku

sepenuhnya bila usai menelepon ke sana-sini. 



Siang tadi lagi-lagi ia mengeluh. Karena saya sedang "bertanduk", ia

curhat kepada adik saya. Adik saya melakukan "wawancara mendalam" untuk

memastikan bahwa benar-benar telah terjadi kehilangan pulsa.



Setelah dipastikan pulsa memang lenyap tanpa digunakan, adik saya

menelepon ke 817. Petugas yang melayani kebetulan bernama sama dengan

saya, Herry. Dari hasil pengecekan, nomor ibu saya dinyatakan

berlangganan RBT. Judul lagunya disebutkan oleh Pak Herry, namun adik

saya lupa. Sedangkan penyanyinya Bunga Citra Lestari.



Pak Herry menjelaskan bahwa pada 13 Januari lalu XL memberikan RBT

gratis kepada nomor XL Prabayar yang digunakan ibu saya. Setelah

melewati masa gratis, maka setiap tujuh hari akan dilakukan pemotongan

pulsa Rp 2.000. 



Adik saya komplain, "Lha itu kan berarti jebakan? Tanpa adanya

pemberitahuan tiba-tiba pengguna dianggap berlangganan RBT."



Pak Herry mengelak. Menurutnya, tindakan yang dilakukan XL itu bukan

penjebakan, melainkan penawaran.



Moral cerita ini, pertama, perhatikanlah keluhan ibu Anda. Siapa tahu

hal yang dikeluhkannya ternyata benar. 



Kedua, ternyata ada banyak jalan menuju ke Roma eh... banyak cara meraih

penghasilan. Misalnya, memberikan sejumput gratisan demi meraup

segenggam bahkan sepiring pendapatan hasil aktivitas yang diistilahkan 
"penawaran".



Ketiga, di dunia ini hanya ada satu hal yang abadi, yaitu ketidakabadian.

Hingga 2007 saya sangat sering merekomendasikan orang lain memakai

layanan XL. Sebab, kinerjanya secara umum prima dan mengesankan. Saat

itu sehari-hari saya MINIMAL menggunakan tiga nomor XL. Ditambah dengan

dua nomor XL lain yang masing-masing dipakai oleh adik dan ibu saya,

jadilah kami keluarga XL. 



Kini kondisinya berubah. Layanan voice call dan SMS XL bagi saya tak

bisa diandalkan lagi. Itu penilaian pribadi saya ya. Penilaian Anda

mungkin berbeda. 



Karena penurunan kualitas layanan XL sudah melewati batas toleransi,

sampai-sampai saya harus menanggalkan nomor XL yang telah setia

mendampingi selama lebih dari sepuluh tahun. Saya beralih ke nomor

pascabayar operator lain yang dulu saya hindari, namun sekarang saya

pilih karena mereka sudah berbenah. Kebetulan, nomor baru itu sangat

mirip dengan nomor lama saya. Bila dulu 0818 33 9900, saat ini 0816 33

9900. 



Layanan 3G XL? Bagus banget dan stabil. Namun, itu dulu. Sejak Oktober

atau November tahun lalu, layanan 3G XL mengikuti irama matahari. Bisa

digunakan saat matahari bersinar, kemudian tersendat bahkan sinyal

3G-nya hilang total bersamaan dengan terbenamnya matahari. 



Performa layanan BlackBerry XL yang sebelumnya pantas mendapatkan

acungan dua jempol, bahkan kalau perlu ditambah dua jempol kaki, sekarang

juga telah berbalik arah. Dua minggu lalu, tak lebih dari setengah hari

saya bertahan menggunakan layanan BlackBerry One yang diklaim nomor satu

di Indonesia. Karena koneksi lambat dan acapkali bengong, Onyx XL yang

barusan saya beli dari seorang penjual di Surabaya segera "dinikahkan"

dengan layanan BlackBerry operator lain.



Ayo XL, berbenah dan perbaiki diri dong! Tak perlu pasang target

muluk-muluk menjadi yang terbaik di negara ini. Cukup kembalikan

performamu seperti pada 3-4 tahun silam. Kalau berhasil mewujudkan hal

itu, saya yang bertubuh XXXL takkan segan-segan merekomendasikan orang

lain memakai XL lagi. Namun, bila kondisinya tetap seperti sekarang, hmm...

saya tak mau dicaci maki orang lain gara-gara salah memberikan nasihat.







Salam,





Herry SW

dulu minimal memakai tiga nomor XL

sekarang... coba tebak deh ada berapa :)





[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke