Sambil menanti panggilan boarding ke Banjarmasin, iseng membuat mini review 
layanan BlackBerry aneka operator ah.

*** Telkomsel
Pagi tadi saya mengaktifkan layanan BB Telkomsel. Hanya sekitar satu menit, 
layanan telah aktif. Setelah melakukan aneka pengaturan, email yang ditujukan 
kepada saya mulai berdatangan. Chatting dan browsing dapat dilakukan dengan 
lancar. Pengukuran kecepatan download menghasilkan kecepatan di rentang 100 
hingga 231 kbps. Saya berada di jaringan 2G, bukan 3G. 

Sebelum ini, saya kali terakhir mencoba layanan BB Telkomsel pada akhir 
November atau awal Desember tahun lalu. Saat itu kinerja layak mendapat dua 
acungan jempol... terbalik. Pantas dikategorikan tidak layak pakai deh.

*** Indosat
Layanan BB si Kuning itu kali terakhir saya gunakan pada hari ini. Secara umum 
lancar dan nyaris tidak pernah bengong. Terasa ada penurunan kinerja. Kecepatan 
download kini lebih banyak berada di kisaran 70 kbps saja. Semoga saya performa 
BB Indosat segera mengalami titik balik ke arah positif. Yang sekarang masih 
layak pakai berubah menjadi lebih layak pakai.

*** XL
Pada pertengahan Januari lalu saya mencoba layanan BB XL. Daya tahan saya tak 
lebih dari sehari. Performa yang buruk membuat saya tanpa ragu mengirimkan SMS 
berisi pesan "bb <spasi> off" ke 568.

Kalau keledai tak mau terperosok dua kali ke lubang yang sama, saya justru 
ingin tahu apakah masih ada lubang yang bisa membuat saya terperosok. 

Jumat minggu lalu saya menguji pakai layanan BB XL. Ternyata performa BB XL 
kini telah berubah. Kalau dulu cukup menanti beberapa menit sampai indikator 
sinyal berubah menjadi GPRS besar, kini saya harus menanti selama 20 menit. 
Selama rentang waktu tersebut, saya harus me-restart BB sekitar lima kali.

Akhirnya GPRS besar muncul. Email, browsing, dan Yahoo Messenger tak dapat saya 
gunakan. Lima menit kemudian indikator GPRS berubah menjadi gprs. Sesekali 
malahan GSM.

Kondisi itu berlangsung selama tiga jam. Indikator GPRS berubah menjadi besar. 
Fitur email dan Yahoo Messenger mulai dapat digunakan.

Kalau dicermati mendalam, biarpun GPRS, layanan berkali-kali bengong. 
Pengiriman email berulang-ulang berujung dengan kegagalan.

Performa layanan BB XL memang belum seburuk Telkomsel pada tahun lalu atau 
Indosat pada dua tahun lalu. Namun, sebagai operator yang mengaku numero uno 
alias nomor 1 dalam layanan BB, tentu saja XL harus berbenah.

*** Axis
Yang ini saya belum berani berkomentar. Sebab, kali terakhir mencobanya pada 
4-5 bulan lalu. Saat itu sih kinerjanya pantas mendapatkan acungan jempol 
tegak, bukan jempol terbalik.

Pasca-uji pakai terakhir, saya belum mencobanya lagi. Tunggu tanggal mainnya 
deh.

*** Tri
Dua minggu lalu saya mencoba layanan Agnes Monica, eh... maksudnya layanan BB 
Tri yang menjadikan Agnes Monica sebagai duta. Asalkan memperoleh sinyal, 
kinerjanya pantas mendapatkan pujian. Cepat dan stabil. Mungkin karena belum 
banyak yang menggunakannya ya. :)

Yang patut diwaspadai, sinyal Tri sesekali suka menghilang tiba-tiba. Dari 
penuh menjadi SOS. Ketika pengalaman itu saya ceritakan via beberapa jalur, 
ternyata ada pengguna BB Tri yang mengalami hal serupa.

Konon hal itu kini telah diperbaiki. Untuk membuktikannya, saya akan kembali 
mencoba layanan BB Tri. Kapan dan di mana? Itu sih rahasia pribadi.

Sekian dulu. Sudah dipanggil boarding nih...



Hsw

Kirim email ke