Sekitar tiga minggu terakhir, malahan mungkin menembus satu bulan, saya
merasa kinerja layanan akses data IM2 memburuk signifikan. Hal itu
terjadi di berbagai lokasi di Surabaya, antara lain:
* Jl Embong Gayam
* WTC, Jl Pemuda
* Jl Gubeng Kertajaya
* Plaza Tunjungan, Jl Basuki Rahmat
* Jl Ahmad Yani
* Jl Jemursari

Dengan demikian, dugaan bahwa kinerja hanya menurun di kawasan tertentu
seharusnya dapat diabaikan. Sebab, biarpun saya berpindah lokasi,
performa sama-sama jelek. 

Merosotnya performa IM2 itu terutama terjadi bila saya berada di
jaringan WCDMA maupun HSDPA. Contoh masalah yang terjadi:
* Sinyal penuh, namun gagal melakukan koneksi. 
* Sinyal penuh, tetapi bengong. 
* Sinyal penuh, bisa terkoneksi dan berinternet, namun beberapa saat
koneksi mendadak terputus. 
* Sinyal penuh dan bisa berinternet maupun menarik email dengan lancar.
Namun, begitu dibiarkan idle sekitar 10 detik, langsung deh bengong.
Aktivitas browsing dan beremail tak dapat dilakukan. Saya harus
memutuskan koneksi dulu, baru kemudian melakukan koneksi ulang. 

Saya yakin masalah bukan terletak pada fisik kartu SIM maupun modem yang
saya gunakan. Sebab, biarpun sudah saya ganti dengan kartu SIM IM2 yang
lain, problem serupa tetap terjadi. 

Di sisi lain, saat kartu SIM operator lain--yang namanya terdiri atas empat
karakter--saya pasangkan ke modem yang sama, saya bisa berinternet
dengan lancar jaya. 

Ada apakah dengan IM2? Apakah IM2 ingin mengulang cerita masa lalu
menghadirkan layanan akses data 2-in-1? Yaitu, berinternet sambil
mengendalikan emosi.

Atau, mungkin IM2 kini sedang membantu penggunanya menghindar dari
jeratan dosa? Iya kan. Kalau koneksi internet tidak stabil dan sering
bengong, pengguna otomatis bakal kesulitan mengunduh aneka video yang
mempertontonkan pria mirip Ariel. :)

Apakah di antara rekan milis ini ada yang mengalami hal serupa? Mohon
laporan pandangan matanya. 

Terima kasih. 



Salam,


Herry SW

Kirim email ke