wah ribet banget! mendingan dipake cara manual aja. pas masukkin flashdisk ke komputer, tahan tombol shift. ini akan menon-aktifkan autorun di pc. abis itu tinggal masuk ke flashdisk dan hapus aja langsung autorun.inf-nya.
cara ini udah trerbukti ampuh kok. atau kalau mau lebih aman lagi dihapus lewat dos. cara standar aja. masuk ke dos lewat run, terus dicari aja autorun.inf atau file-file yang dicurigai seperti vbs dan lain2. pasti bisa deh... selamat mencoba. --- On Wed, 6/18/08, kusumawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: kusumawati <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [ilmu-komputer] Mencegah penularan virus via USB disk To: [email protected] Date: Wednesday, June 18, 2008, 5:51 AM ------------ --------- --------- ---- Milinglist Ilmu-Komputer, khusus untuk topik tentang komputer. Silahkan berdiskusi dengan baik. Dilarang memasang iklan langsung atau berjualan. Untuk beriklan telah saya sediakan tempat iklan dahsyat di http://faktorkali. com atau http://plaza. gomilyuner. net ---- Virus-virus lokal punya satu kekhasan yang jarang ditemukan pada hama komputer buatan luar negeri. Virus atau worm luar biasanya memanfaatkan jaringan internet buat menyebar. Lain halnya dengan virus lokal. Penciptanya kerap kali merancang virusnya agar dapat berkembang biak melalui perantaraan usb disk, baik itu flash disk ataupun hard disk portabel. Ini mungkin karena di Indonesia umumnya pertukaran data lewat medium portabel jauh lebih mudah dilakukan. Saya sendiri sempat berkenalan dengan dua jenis virus lokal yang menyebar melalui usb disk ini. Untungnya keduanya relatif jinak, tidak seperti virus Brontok yang terkenal ganas itu. Dan lebih mujur lagi kedua jenis virus itu saya temui di komputer orang lain. Keduanya memiliki cara penularan yang sama: via flash/portable disk. Modus penularannya juga sama, yaitu dengan memanfaatkan fitur autorun pada Windows. Fitur autorun (atau autoplay) ini sebenarnya ditujukan untuk medium seperti CD-ROM atau DVD, agar komputer dapat langsung menjalankan program (biasanya installer) dalam cakram optik tersebut ketika disisipkan. Fitur autorun ini diaktifkan oleh komputer tertular dengan menuliskan berkas AUTORUN.INF ke dalam flash disk. Berkas ini dibikin tersembunyi (hidden) dan diubah statusnya menjadi read-only. Berkas AUTORUN.INF ini berisi perintah untuk menjalankan berkas lain berupa program yang juga dimasukkan oleh komputer tertular. Program ini bisa ditulis dalam Visual Basic (ini berarti kita dapat membaca sendiri kodenya), atau berupa berkas executable biner. Berkas kedua ini bertugas untuk menulari komputer lain. Kemudian ketika flash disk pertama kali ditancapkan ke slot USB, dan komputer mendeteksi berkas AUTORUN.INF ia akan membacanya dan kemudian menjalankan perintah menjalankan program penular tersebut. Dari dua kejadian yang saya temui program antivirus yang terpasang sama sekali tidak memperingatkan keberadaan virus di dalam flash disk tersebut. Menghapus dan mencegah virus Mengobati komputer yang sudah terjangkit virus agak merepotkan. Untungnya membersihkan USB disk dan menangkal penjalarannya di komputer yang masih bersih cukup mudah. Dalam kedua kasus saya menemukan mekanisme penularan ini ketika menggunakan USB disk di komputer yang menjalankan sistem operasi non-Windows (dalam hal ini, Fedora 7). Sejauh ini Fedora 7 dan distribusi Linux lainnya (dan Mac OS) kebal dari penularan virus Windows. Karena itu cukup aman menggunakan sistem non-Windows buat membersihkan virus yang memanfaatkan fitur autorun dari USB disk. Buka berkas AUTORUN.INF menggunakan editor teks, lalu dari sana cari berkas mana yang akan dijalankan secara otomatis. Cari dan hapus berkas tersebut. Terakhir hapus juga berkas AUTORUN.INF. Penangkalan virus ini di komputer Windows cukup jelas: matikan fitur autorun. Ini tidak akan menjamin sepenuhnya komputer kebal dari penularan lewat USB disk, namun akan menangkal Namun bagaimana caranya? Pemakai Windows XP dapat mengunduh Tweak UI, yang merupakan salah satu utilitas Microsoft Power Toys dari http://www.microsof t.com/windowsxp/ downloads/ powertoys/ xppowertoys. mspx Klik berkas TweakUIPowerToySetu p untuk memasang utilitas tersebut. Setelah selesai luncurkan Tweak UI. Di panel sebelah kiri jendela aplikasi ini pilih My Computer, lalu pilih Types. Kosongkan kotak di samping Enable Autoplay for removable drives, lalu klik Apply. Kalau mau Anda bisa juga menonaktifkan pilihan Enable Autoplay for CD and DVD drives. P.S: Sewaktu meriset bahan artikel ini saya menemukan analisis cukup bagus tentang mekanisme penularan lewat fitur autorun ini dalam blog ini http://sepri18. wordpress. com/2007/ 07/29/mencegah- virus-autoinfect -via-fl\ ash-disk/: Entri blog tersebut juga membahas dua alternatif pencegahan lain. Pertama dengan menggunakan group policy editor, dan kedua dengan mengedit registry. Yang terakhir ini sebenarnya agak rawan karena bila tidak hati-hati melakukannya kita dapat merusak sistem. Oleh : Gombang Nan Cengka http://www.trendigi tal.com/Website/ News.aspx? Id=42 <http://www.trendigi tal.com/Website/ News.aspx? Id=42> Trendigital Community Portal <http://www.trendigi tal.com> [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
