Tasawuf dalam perspektif Ahlul Bait :

Pada abad pertama Islam, berangkatlah Al-Imam Ja'far Ash-Shadiq ke
Madinah menghindari
fitnah yg sedang berkecamuk.Ketika orang mengetahui kedatangannya,
berduyun-duyun orang
ingin menemuinya.Diantara mereka adalah seorang murid Malik bin Anas,
seorang tua
berusia 94 tahun yg dikenal dengan nama 'Unwan. Ia ingin sekali ikhtilaf
(berkunjung untuk berguru) pada Imam.Didatanginya beliau tetapi Al-Imam
berkata :
"Aku ini orang yg sedang dicari, karena itu banyak sekali wirid yg harus
kulakukan siang
dan malam.janganlah hendaknya engkau mengganggu wiridku.Teruslah berguru
kepada Malik dan
ikhtilaflah dengan dia seperti biasa"

Dengan sedih 'Unwan meninggalkan Al-Imam dan pergi memasuki mesjid
Nabawi.Disitulah ia
salat dua rakaat dan bermohon kepada Allah agar hati Ja'far dilembutkan
Allah untuk
menerimanya sebagi murid.Singkat cerita, suatu hari setalah selesai
shalat Ashar
'Unwan diterima Ja'far dan terjadilah dialog yg menarik.Sebagian
diantaranya sebagi berikut :

"Berkata Ja'far: "Wahai Aba Abdillah, ilmu itu tidak diperoleh dengan
ta'allum.
Ilmu itu sinar yg menerangi hati orang yg dikehendaki Allah untuk diberi
petunjuk.
Jika engkau ingin ilmu, carilah lebih dahulu dalam dirimu hakikat
'Ubudiyah.
Carilah ilmu dengan mengamalkannya.
Mintalah pengertian dari Allah, tentu Allah memberimu pengertian."

Aku berkata :"Ya, Syarif". Ia berkata :"Panggillah ya Aba Abdillah."

Ujarku :"Ya,Aba Abdillah, apakah hakikat 'Ubudiyah"?

Jawab Beliau :"Ada tiga perkara :
Pertama, tidak melihat segala yg diberikan oleh
              Tuhan kepadanya sebagai miliknya,karena seorang hamba
tidak mempunyai hak milik.
              Dilihatnya harta itu harta Allah, dibelanjakan harta itu
seperti yg diperintahkan Allah.
Kedua,   seorang hamba tidak mengatur dirinya sendiri.ia menyibukkan
dirinya sesuai perintah  Allah kepadanya.
              Bila seorang hamba tidak melihat pemilikan pada dirinya,
ringanlah baginya infak seperti
              yg diperintahkan Allah.
Ketiga,  bila ia menyerahkan urusannya kepada pengurusnya, ringanlah
baginya musibah dunia.
             Bila ia sibuk dengan apa dengan apa yg diperintahkan atau
dilarang oleh Allah,
             tidak sempat lagi ia berdebat dan berbangga-bangga di depan
manusia.
             Demikianlah,jika Allah memuliakan seorang hamba dengan
ketiga sifat ini,
             rendahlah dunia,iblis dan seluruh makhluk dalam
pandangannya.
            Ia tidak mencari dunia untuk berbanyak dan berbangga
(takatsur dan tafakkur).
            Tidak di carinya pada sisi manusia kebanggaan dan
ketinggian"

Setelah itu Ja'far Ash-Shadiq menasihati 'Unwan untuk melatih diri,
memelihara "ilm dan hilm."

Seluruh dialog itu tidak dinukilkan.namun dari dialog itulah Al-Ghazali,
seorang alim besar di
Al-Azhar Mesir mengantarkan pembaca kepada dunia tasawuf dalam bukunya
"Rakaiz al-Iman baina al-'Aql wa al-Qalb"
Apa yg dikemukakan Imam Ja'far adalah mutiara tasawwuf.

Sekarang ini tasawwuf adalah nama tanpa realitas.Dahulu tasawwuf adalah
realitas tanpa nama,
begitu kata Abul Hasan Fusyanji.Tulisan itu dikomentari oleh Hujwiri,
"Pada zaman para sahabat Rasulullah
dan para khalifahnya, nama tasawwuf tidak ada,tetapi realitasnya ada
pada diri setiap orang.
Saat ini nama itu ada tanpa realitas.Itu diucapkannya pada abad 11,empat
ratus tahun setelah
Rasulullah SAW meninggal dunia.Kini mungkin sebagian orang masih
menganggapnya relevan, dan sebagian
lagi mungkin menolaknya

Tasawwuf diartikan sebagai usaha mengikuti sunnah Rasul,berkhidmat
kepada orang2 saleh,memberi nasihat
kepada saudara seagama, mencintai sahabat dan ahlil bait.

Tasawwuf adalah usaha membersihkan diri dengan mengamalkan sepenuhnya
Al-Quran dan As-Sunnah.

Anyway, saya masih orang Bimasakti

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Rachmat Syah Rizal Siregar
Sent: Wednesday, June 06, 2007 7:41 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [immam] Re: Debat Sunni-Syiah sampai disini saja dulu



Bang Dody,

Aku luruskan nasab YM TG Syeikh Abdul Qadir Al-Jailany, sbb :

Abu Muhammad Abdul Qadir Al-Jailany bin Abi Shalih Musa bin Abdullah
Al-Jaili

bin Yahya Az-Zahid bin Abdullah Al Mahdi bin Al-Hasan Al-Mutsanna

bin Ali r.a. bin Abi Thalib

(Sumber : Al-Fathur Rabbani Wal Faidur Rahmani. Penulis : Syeikh Abdul
Qadir Al-Jailany)

jadi bukan urutan ke -37 dari Ali r.a, tapi sangat dekat, yaitu urutan
ke-6.

Salam,

Rakhmat Syah Rizal Siregar

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Arman Gea
Sent: Tuesday, June 05, 2007 5:18 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [immam] Re: Debat Sunni-Syiah sampai disini saja dulu

Bang Dody berthariqat nggak...

jangan sempat orang andromeda bercerita tentang bimasakti kepada orang
bimasakti..

Regards,

A R M A N  G E A



________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Nasution, Dody Arfiandi
Sent: Tuesday, June 05, 2007 4:09 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [immam] Re: Debat Sunni-Syiah sampai disini saja dulu

Seluruh Aliran Tarekat di dunia (kecuali 1- yaitu yg dibawah), bersumber
dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw.
Kalau Aliran Qadariah wa Naqsandiyah (malah silsilah 10 pertamanya -
semuanya bersumber dari Ahli Bayt Nabi SAW).
Di Indonesia berpusat di Tasikmalaya - Pesantren Abah Anom

Urutannya :

1. Allah SWT
2. Jibril as
3. Nabi Muhammad SAW
4. Ali bin Abi Thalib kw
5. Hasan bin Ali
6. Husein bin Ali
7. Ali bin Husein
8. Muhammad Baqir bin Ali
9. Ja'far Ash Shadiq bin Muhammad Baqir
10.Musa Khazim bin Ja'far Ash Shodiq


Kalau ga salah urutan ke 37 baru Syekh Abdul Qodir Jaylani

Ada banyak sekali Hadits2 tentang keutamaannya :
Sebagian daripadanya :

1. Sabda Rasulullah SAW seraya mengangkat lengan Ali : " Inilah
   Imam kamu yg tulus .yang menerangi kaum yg ingkar.Jayalah siapa yg
membelanya.
   Hinalah siapa yg menelantarkannya .(diriwayatkan Al-Hakim dari Jabir
-dalam Al Mustadraknya Juz III, hal.129)

2. Sabda Rasulullah SAW : "Telah diwahyukan kepadaku tiga hal
   mengenai Ali, bahwasanya dia adalah pemuka kaum muslimin, Imam kaum
muttaqin,
   dan panglima al-ghurril muhajjalin (kelompok yg diliputi nur dan
cahaya.
   (dirwaytkan Al-Hakim dlm Al-Mustadrak Juz III, hal 138), Ibnu Hajar
dalam Sunan,
   kitab al-Kanz juz VI hal 157), diriwayatkan Abu Nu'aim dalam kitab
Hilyatul Aulia.

3. Sabda Rasulullah SAW : " Sesungguhnya Allah SWT telah berpesan
   kepadaku bahwa Ali adalah pembawa panji kebenaran,Imam para wali-Ku,
   dan cahaya bagi mereka yg mentaatiku.Dan itulah ikrar yg telah
Kutetapkan atas
   kaum muttaqin (dirawikan oleh Abu Nu'aim dalam Hilyah-nya, Abu Barzah
dan Anas bin Malik)

4. Sabda Rasulullah SAW seraya menunjuk ke arah Ali : "Dia inilah
   yg pertama kali beriman kepadaku, dan yg pertama berjabatan tangan
denganku di hari kiamat.
   dan dia inilah Ash-Shiddiqul Akbar (orang yg paling tulus).Dan dia
inilah Faruq ummat ini,
   yang memisahkan antara haq dan bathil.Dan inilah tokoh utama kaum
mu'minin
   (diriwayatkan Ath-Thabarani dalam al_Kabir dari Salman dan Abu
Dzar.Dan dirawikan
   oleh al-Baihaqi dalam Sunannya - hadits ke 2608 dalam Knazul Ummal
(al-Kanz)

5. Sabda Rasulullah SAW : Siapa menataatiku,maka ia menatati Allah.Dan
siapa membangkang terhadapku
   maka ia membangkang (bermaksiat )terhadap Allah.Dan siapa yg taat
pada Ali, ia taat padaku.
   Dan siapa membangkang terhadap Ali, ia membangkang terhadap aku
   (dirawikan Al-Hakim dalam Shahihnya III/121, juga Adz-Dzahabi

6. Sabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa yg ingin memandang kepada Nuh
   dalam tekadnya, dan Adam dalam ilmunya, dan Ibrahim dalam
kesabarannya, dan Musa dalam kecerdasannya,
   dan Isa dalam zuhudnya, maka hendaklah ia memandang kepada Ali bin
Abi Thalib
   (dirawikan al-Baihaqi dalam Shahihnya, dan Imam Ahmad bin Hambal
dalam Musnadnya)

7. Sabda Rasulullah SAW kepada Ali: "sesungguhnya (sebagian) ummat
   akan mengkhianatimu sepeninggalku.Dan engkau akan hidup di atas
aturan agamaku,
   dan berperang sesuai dengan sunnahku.barangsiapa yg mencintaimu maka
ia mencintaiku.
   Dan barangsiapa yg membencimu, maka ia membenci aku.dan
sesungguhnya,dari sini samapi
   kesini akan berlumuran darah (Dan Beliau menunjuk janggut dan kepala
Ali - (
   dirawikan al-Hakim dalam Al-Mustadrak dan Azd Dzahabi)

Dan dirawikan dari Ali bahwa ia berkata :""Diantara pesan yg dipesankan
Rasulullah SAW kepadaku
ialah bahwa sebagian ummat ini akan mengkhianati aku ,sepeninggal
beliau. Dan dari Ibnu Abbas,
bahwa Rasulullah SAW telah bersabda kepada Ali:"sungguh engkau akan
menjumpai kesulitan sepeninggalku"Ali bertanya :
"Tapi agamaku selamat?"

Ya, jawab beliau, "Agamamu selamat!

Dan masih banyak lagi hadits2 tentang keutamaannya, sebagai penutup :
Sabda Rasulullah SAW kepada Ammar :
"Hai Ammar,jika engkau melihat Ali menuruni sebuah lembah, sedangkan
orang-orang menuruni lembah lainnya,
maka ikutilah Ali, dan tinggalkanlah mereka itu.Sebab Ali takkan
menunjukkan engkau jalan kehancuran,
dan takkan mengeluarkan mu dari jalan kebenaran"
( dirawikn oleh ad-Dailami, dari Ammar dan Abu Ayyub - Kanzal ummal
jilid VI hal.156)


________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]
<mailto:[email protected]> ] On Behalf Of Rachmat Syah Rizal Siregar
Sent: Tuesday, June 05, 2007 3:22 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [immam] Re: Debat Sunni-Syiah sampai disini saja dulu



Dari silsilah ini,  Syekh H. Ghazali An-Naqsyabandi, cabangnya dimana
Man?

INILAH SALASILAH TARIQAT NAQSYABANDIYAH AL-KHOLIDIAH YANG BERKEMBANG
DARI JABAL QUBAIS,

KE BABUSSALAM TANJUNG PURA (LANGKAT), SUMATERA UTAR- INDONESIA :

1 Saidul Mursalin Saidina Muhammad s.a.w.
2 Saidina Abu Bakar as-Siddiq
3 Sheikh Salman Farisi
4 Sheikh Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar as-Siddiq
5 Sheikh Jaafar Siddiq
6 Sheikh Abu Yazid Thoifur Bistami
7 Sheikh Abu Hassan Khorqoni
8 Sheikh Abi Ali Farmidi
9 Sheikh Abu Yaqub Yusuf Hamadani
10 Sheikh Abdul Khalik Ghujdawani
11 Sheikh Arif Riyukuri
12 Sheikh Mahmud al Anjari Faghnawi.
13 Sheikh Azizan Ali Ramaitani
14 Sheikh Muhammad Babus Samasi
15 Sheikh Sayyid Amir Kullaal
16 Sheikh Bahaudin Shah Naqsyabandi
17 Sheikh Muhammad Alauddin Attori
18 Sheikh Yaakub al Charkhi
19 Sheikh Nashiruddin Ubaidullah al Ahrar
20 Sheikh Muhammad az Zahid
21 Sheikh Darwis Muhammad
22 Sheikh Muhammad Khawajaki al-Amkanaki
23 Sheikh Muhammad Baqi Billah
24 Sheikh Mujaddid Alaf-thani Ahmad al Faruqi as-Sirhindi
25 Sheikh Muhammad Maksum
26 Sheikh Syaifuddin
27 Sheikh Nur Muhammad al Badawani
28 Sheikh Mirza Mazhar Shamsudin Habibullah Jaanijanaani
29 Sheikh Shah Ghulam Ali Abdullah Dahlawi
30 Sheikh Dhiyaa'uddien Khalid Kurdi
31 Sheikh Abdullah Effendi
32 Sheikh Sulaiman Kurumi
33 Sheikh Sulaiman Zauhudi Jabal Qubais
34 Sheikh Abdul Wahab Rokan Babussalam Langkat Sumatra
35 Sheikh Hj.Hassan Rembah
36 Sheikh Hj.Senawi Kedah
37 Sheikh Hj.Adam Perlis Hj.Hassan Rembah
38 Sheikh Hj.Ahmad Ibrahim

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]
<mailto:[email protected]> ] On Behalf Of Arman Gea
Sent: Tuesday, June 05, 2007 1:51 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [immam] Re: Debat Sunni-Syiah sampai disini saja dulu

Di jakarta ada Bang, yaitu di Gudang Air Cililitan.

Nama Gurunya adalah : Syekh H. Ghazali An-Naqsyabandi. Beliau adalah
silsilah (guru) ke-36 dari Junjungan.

Turunan darahnya Imam Husein RA, juga turunan darah dari Sunan Giri QS.

Salah satu Guru Kami yang kami Muliakan Imam Jakfar Shaddiq.

Naqyabandiyah kami ini syariatnya Sunny.

(bingungkan, cucu nabi aja alirannya sunny)

Regards,

A R M A N  G E A



________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]
<mailto:[email protected]> ] On Behalf Of Rachmat Syah Rizal Siregar
Sent: Tuesday, June 05, 2007 1:36 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [immam] Re: Debat Sunni-Syiah sampai disini saja dulu

Tuk,

Tau gak Tareqat Naqshabandiyah yang ada di Jakarta?

Mau mensucikan hati nih.

Salam,

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]
<mailto:[email protected]> ] On Behalf Of ekaaurihandj
Sent: Tuesday, June 05, 2007 1:07 PM
To: [email protected]
Subject: [immam] Re: Debat Sunni-Syiah sampai disini saja dulu

awak kemaren gajian woi, alhamdulillah dapat 2,1 juta. insya allah
bulan ini awak niatkan untuk 'berzakat' 5 juta untuk kegiatan umat,
dan tidak pakek dana tabungan. salam.

-datuk

--- In [email protected] <mailto:immam%40yahoogroups.com > > ,
"Nasution, Dody Arfiandi"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Di milis ini aja (anggap mewakili Indonesia) : Siapa yg berzakat
> 100%. No body
> Lantas kalau zakat 100% siapa yg bisa mencontohnya. Ga masuk akal.

=========================================================
This e-mail, including any attachment is confidential and may be
privileged. Use or disclosure of it by anyone other than an intended
adressee is strictly prohibited. If you are not an intended addressee,
please notify the sender by telephone or e-mail and delete the e-mail
and any attachment from your system.

PT Excelcomindo Pratama Tbk. ("the " Company") does not accept any
liability in respect of communication made by its employee which is
contrary to the company policy or outside the scope of the employment of
the individual concerned. The employee responsible will be personally
liable for any damages or other liability arising.
=========================================================

=========================================================
This e-mail, including any attachment is confidential and may be
privileged. Use or disclosure of it by anyone other than an intended
adressee is strictly prohibited. If you are not an intended addressee,
please notify the sender by telephone or e-mail and delete the e-mail
and any attachment from your system.

PT Excelcomindo Pratama Tbk. ("the " Company") does not accept any
liability in respect of communication made by its employee which is
contrary to the company policy or outside the scope of the employment of
the individual concerned. The employee responsible will be personally
liable for any damages or other liability arising.
=========================================================

=========================================================
This e-mail, including any attachment is confidential and may be
privileged. Use or disclosure of it by anyone other than an intended
adressee is strictly prohibited. If you are not an intended addressee,
please notify the sender by telephone or e-mail and delete the e-mail
and any attachment from your system.

PT Excelcomindo Pratama Tbk. ("the " Company") does not accept any
liability in respect of communication made by its employee which is
contrary to the company policy or outside the scope of the employment of
the individual concerned. The employee responsible will be personally
liable for any damages or other liability arising.
=========================================================



=========================================================
This e-mail, including any attachment is confidential and may be
privileged. Use or disclosure of it by anyone other than an intended
adressee is strictly prohibited. If you are not an intended addressee,
please notify the sender by telephone or e-mail and delete the e-mail
and any attachment from your system.

PT Excelcomindo Pratama Tbk. ("the " Company") does not accept any
liability in respect of communication made by its employee which is
contrary to the company policy or outside the scope of the employment of
the individual concerned. The employee responsible will be personally
liable for any damages or other liability arising.
=========================================================

=========================================================
This e-mail, including any attachment is confidential and may be
privileged. Use or disclosure of it by anyone other than an intended
adressee is strictly prohibited. If you are not an intended addressee,
please notify the sender by telephone or e-mail and delete the e-mail
and any attachment from your system.

PT Excelcomindo Pratama Tbk. ("the " Company") does not accept any
liability in respect of communication made by its employee which is
contrary to the company policy or outside the scope of the employment of
the individual concerned. The employee responsible will be personally
liable for any damages or other liability arising.
=========================================================




Kirim email ke