Saudara2 seiman yg kusayangi, Sampai sekarang saya belum ketemu hadits tentang pelantikan Ali menjadi khalifah di Ghadir Kum di dalam Shahih Bukhari padahal imam Bukhari tidak pernah melewatkan hadits yg mutawatir apalagi di depan puluhan ribu sahabat tentunya hadits tersebut tidak mungkin tidak sampai ke beliau. Saya pernah membaca pidato/khutbah Rasulullah tapi sama sekali tidak pernah ada kata2 "Ali adalah pemimpin sesudahku" (Baca: Khutbah-Khutbah Rasulullah karya Muhammad Khalil Al-Khathib), dan hadits ttg Ghadir Khum yg dikutip oleh bang Dody ada didalamnya Zaid bin Al-Hasan Al-Anmathy, menurut Abu Hatim, haditsnya mungkar.
Berikut hadits dari Musnad Ahmad Ibn Hanbal, 4/281: Dari Al-Bara' bin Azib,dia berkata, "Kami bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan, lalu kami singgah di Gadir. Disana adzan untuk shalat Jamaah diserukan. Tempat untuk Rasulullah SAW dibersihkan dibawah 2 batang pohon. Seusai shalat beliau memegang tangan Ali bin Abu Thalib, seraya bersabda, 'Bukankah kalian tahu bahwa aku adalah orang yg lebih berhak atas orang-orang mukmin daripada kalian sendiri?' Mereka menjawab, 'Benar' Beliau bersabda,' Bukankah kalian tahu bahwa aku lebih berhak terhadap setiap org mukmin daripada dirinya sendiri?' Mereka menjawab, 'Benar' Kemudian beliau memegang tangan Ali bin Abu Thalib dan bersabda, ' Siapapun yang diriku menjadi penolongnya, maka Alilah penolong dirinya.'Ya Allah, tolonglah orang yang ditolong Ali dan musuhilah oarang yang memusuhi Ali!" Al-Bara' berkata, "Sesudah itu Umar bin Al-Khatthab berpapasan dengan Ali. Dia berkata, 'Selamat wahai Ali. Setiap pagi dan petang engkau menjadi penolong bagi setiap mukmin, laki-laki maupun wanita'. " Tidak ada samasekali kata2 dalam hadits yg diriwayatkan Imam Ahmad "...pengganti diriku Ali" dan Abubakar, Umar dan Utsman berbaiat kepada Ali (koq cocok pula orang2nya yg bakal jd khalifah, nampak sekali 'hadits" tersebut dikarang, makanya dibilang hadits mungkar). Yang jadi pertanyaan saya adalah : Bang Dody benar membaca Musnad Imam Ahmad atau hanya mengutip dari buku karangan ulama Syiah. Inilah repotnya kalo kita pakai dalil yg asalnya kutipan tanpa mencoba mencari tahu keaslian teksnya makanya banyak orang yang akhirnya terjebak masuk Syiah. Sekarang terserah bang Dody, tetap percaya dengan hadits mungkar atau percaya hadits diatas. Sebenarnya banyak hadits2 bang dody sampaikan di milis ini tidak akurat dan penjelasan hadits yg dikutip juga ngawur tapi tidak sempat saja saya menuliskan di milis ini karena terlalu panjang. Kalau mau tahu hadits yg paling mendekati wasiat nabi tentang pengganti nabi (itupun tidak ada kata2 "penggantiku") adalah hadits dari Abu Sa'id:"..............lalu nabi bersabda," Sesungguhnya diantara orang yang paling kupercaya dalam persahabatan dan hartanya ialah Abu Bakar. Sekiranya aku mengambil kesayangan Rabbku, tentu aku mengambil Abu Bakar sebagai kesayangan. Tapi yang ada adalah ukhuwah Islam dan kasih sayang. Tidak ada satu pintu pun yang disisakan di masjid melainkan ditutup, kecuali pintu Abu Bakar." (Ditakhrij Asy-Syaikhany dan At-Tirmidzy. Mata'Al-Asma',1/545). Wasiat ini disampaikan Rasulullah SAW pada hari Sabtu tgl 10 Rabi'ul-Awwal, 2 hari sebelum beliau wafat, jauh setelah khutbah di "Ghadir Khum" maupun hadits "Hari Kamis". Hadits mutawatir yang masyhur adalah "2 pusaka yg kutinggalkan adalah Kitabullah dan Sunnahku" dan kaum Syiah sampai saat ini mengklaim yg dimaksud Sunnah adalah ahlulbait dan yang dimaksud ahlulbait (klaim lagi, jadi double claim) adalah keluarga Ali saja sementara Aisyah dan istri2 nabi yg lain bukan termasuk ahlulbait (saya tidak tahu mereka masuk kategori mana). Dan keturunan Rasulullah (lagi2 klaim Syiah, jadi triple claim) adalah garis dari anak wanita beliau yakni Fatimah padahal silsilah keluarga Arab jelas Hasan/Hussein bin Ali bin Abi Thalib bukan Hasan/Husein bin Fatimah bin Muhammad bin Abdullah. Tidak ada seorang pun saat ini didunia ini nasabnya Muhammad bin Abdullah. Mungkin ini hikmahnya Allah mewafatkan putra2 nabi muda2 sehingga nabi tidak mempunyai keturunan yang diwariskan supaya org2 tidak mengkultuskan keturunannya atau mengangkatnya menjadi nabi baru. Sekarang ini banyak yg mengaku keturunan nabi tapi akhlaknya.... Berikut ini tanggapan adikku (Adnan, bukan kembarannya yg bernama Adnin) yang diambil dari kitab tafsir Ibnu Katsir yang sangat masyhur dan sama seperti imam Bukhari, beliau tidak mungkin melewatkan kesaksian puluhan ribu sahabat nabi. Salam, MA ----- Original Message ----- From: adnan armas To: Muslim Armas Sent: Wednesday, June 06, 2007 11:55 AM Subject: Re: [immam] Re: Debat Sunni-Syiah sampai disini saja dulu mengenai surat 5 ayat 67, Ibnu katsir menjelaskan bahwa Allah memerintahkan kepada rasululullah untuk menyampaikan apa-apa yang diperintahkan Allah dan sama sekali tidak ada hubungan dengan suksesi ali. Imam bukhari menafsirkan ayat ini, berdasarkan hadits dari aisyah, dimana aisyah berkata: barangsiapa yang menceritakan kepadaku bahwa muhammad menyembunyikan sesuatu dari apa yang diturunkan Allah padanya, sungguh orang itu telah berdusta sebab Allah berfirman sesuai surat 5 ayat 67. Ibnu katsir menghubungkan 5:67 dengan 2:272, Bukan kewajibanmu memberi petunjuk kepada mereka, tetapi Allahlah yang memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki. (kewajiban rasul hanya menyampaikan risalah) jadi tidak ada hubungan sama sekali dengan pengangkatan ali sebagai khalifah. Dalam ayat tersebut juga disebut risalah (sesuai dengan kata rasuulun= kenabian) yaitu risalah tentang islam untuk disampaikan kepada umat. bukan kata wasiat untuk seorang khalifah baru. mengenai surat 5 ayat 3 adalah satu surat yang panjang yang menerangkan tentang makanan yang harm dimakan, tentang mengundi nasib, tentenag keputusasaan orang kafir dan terakhir tentang kesempurnaan islam. hal ini sesuai dengan hadits dari ali bin abi thalhah dari ibnu nabbas bahwa penjelasan bagian terakhir dari ayat ini adalah mengenai kesempurnaan islam. tidak ada hubungan sama sekali dengan wasiat untuk menjadikan ali sebagai khalifah. seandaianya ada wasiat dalam Quran tentu akan Allah jelaskan seperti jelasnya keberadaan rasul yang 25 dan rasul lain yang Allah sebutkan ada dan tidak diceritakan kepada Nabi Muhammad. atau seperti ayat yang mengatakan bahwa muhammad adalah rasul pada beberapa ayat alquran. dan para sahabat apabila mempelajari alquran dari rasul (termasuk ali) sebanyak 10 ayat. kalo belum benar benar paham tidak akan pindah ke ayat yang lain. mengapa tidak ada hadits yang secara real dan nyata tentang khalifah ali? kalo senang dengan yang samar-samar jadi penyair aja. adnan armas -------------------------------------------------------------------------------- Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.
