tapi cannalah, masalahnya memang uang 100 juta itu, hehehe...

--- In [email protected], Nasution <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam.
>  
>  Kepada abang-kakak. IMMAM yang terhormat. Pa kabar semuanya? Maaf 
saya jarang ikutan interaksi balas-membalas email di ruang maya ini. 
Tapi saya sering ikutan "nonton" lalu lintas berita dan cerita yang 
mengalir kok. Semoga semua sehat-wal'afiyat.
>  
>  Di sini saya ingin memberitahukan bahwa saya (kemungkinan besar) 
akan ikut mendaftar sebagai kandidat ketua IA-ITB yang akan datang 
ini. Mohon maaf sebesar-besarnya kepada abang-kakak IMMAM sekalian 
karena saya belum sempat pamit langsung, khususnya kepada generasi 
pendiri: Bang 'Ucok' Arwin Lubis, Bang De'la, Bang Adam, Bang Eka, 
Bang Ganda, Bang Muslim, Bang Thalha, Kak Fithri dan abang-kakak 
lainnya. Mohon maaf dan harap mendapat pengertian.
>  
>  Maaf juga baru memberitahukan sekarang ini karena teman-teman saya 
(beberapa teman ITB angkatan 96 jurusan macam2) baru berhasil 
meyakinkan saya untuk ikutan maju itu sekitar 5 hari yang lalu. jadi 
kita bikin persiapan yang sangat terburu-buru.
>  
>  Kita akhirnya memutuskan untuk ikutan maju 'bertanding' karena 
kita melihat (secara pragmatis) ajang pemilihan IA dijadikan sebagai 
ajang para teman dan senior yang berusaha untuk "tempel-tempel" 
kandidat untuk menyambungkan interest2 mereka. Sebuah praktik tindak-
tanduk yang sama kita benci ketika kita masih menjadi mahasiswa 
dulu.  
>  
>  Selain itu kita menganggap, dengan sistem sosial-politik- ekonomi-
birokrasi yang ada di lingkungan kita, maka seiring pertambahan waktu 
maka semangat idealisme yang kita miliki ketika di dalam kampus akan 
semakin luntur dan berkurang. Kita akan semakin adaptif, atau malah 
nyaman dengan sistem bobrok yang melingkupi kita selalu. 
>  
> Tim ini terdiri dari banyak anak-anak ITB lulusan 94-02 yang saling-
bahu membahu merancang ini dan itunya. Saya berperan relatif hanya 
sebagai "juru bicara" tim tersebut saja. TIM ini terbuka untuk kita 
semua dalam mengaktualisasikan semangat dan "energi positif" kita 
dalam kebersamaan ITB, atau mungkin menyalurkan beberapa hal idealis 
yang tidak kesampaian untuk dilakukan di kantor oleh karena kesibukan 
ataupun hambatan psikologis birokrasi pimpinan.
>  
>  Dalam waktu dekat (mungkin senin atau selasa ini) saya akan 
nyamperin abang-kakak IMMAM untuk bersama2 dengan teman2 tim ITB 
PROGRESIF ini sharing tentang rencana2 tersebut. Dan karena persiapan 
kita yang masih terburu-buru, dan kita kommit bahwa kita maju dgn 
pembiayaan bersama, maka dana besar yang 130  juta (30 jt sebagai 
dana setoran wajib, akan hangus kalau kalah; serta 100 juta sebagai 
jaminan dan akan kembali kalau kalah) yang harus terkumpul pada hari 
rabu (3 okt, jam 18.00) akan diusahakan bebannya disebar merata ke 
sebanyak mungkin pihak yang bersimpati.
>  
> Tadi maghrib (Sabtu. 29/9/07) sekitar jam 4 sore, kita mengadakan 
pertemuan tim untuk pertama kalinya, di Gedung F LAPI ITB, mungkin 
sekitar 35 orang hadir. Sebelum acara tadi dana terkumpul berada di 
posisi 11 juta, namun setelah acara tersebut kita berhasil dana 
menjadi sebesar 31 jt. Sebuah kepercayaan yang tidak boleh disia-
siakan. Artinya dana "siap hangus" di tim ITB MUDA PROGRESIF sudah 
tersedia. Kita tinggal mencari dana jaminan 100 jt dalam 3 hari 
hingga rabu malam nanti.
> 
> Terima kasih atas perhatiannya. Mohon saran, dukungan dan doa. 
Semoga kita semua dapat terlibat dalam merancang secara aktif akan 
masa depan kita yang lebih baik.
>  
>  NB; 
>  - oiya, di bawah ada file attachment sebagai usulan proposal dari 
tim itb progressif, mohon untuk dapat dibaca2. Proposal itu terbuka 
untuk kita 'tambah-kurangin' bersama-sama.
>  - mohon agar imel ini dapat lebih cepat di sebar di dalam 
komunitas antar angkatan, juga kepada komunitas ITB muda lainnya.
>   - beberapa dari teman yang udah ikutan di tim ini adalah: Didink 
PL'96 (Eks Kahim, Direktur NGO/LSM Insiatif ), Wahyu TI'96, KMPA, GM 
PT. LAPI ITB, Hokky Situngkir (EL'96, President Bandung Fe Institute, 
University of Social Complexity).
>  - duit yang terkumpul (sebagai wacana) sampai hari ini (minggu, 
30/9/07, pagi jam 04.00) sudah terkumpul 31jt.
> - untuk itu, karena keterdesakan waktu untuk harus terkumpul 100 jt 
(sebagai jaminan, yang kalau kalah akan dikembalikan) pada rabu, 3 
okt 07, jam 18.00, maka saya berharap bantuan yang sangat dari abang-
kakak IMMAM sekalian untuk bisa berkontribusi seikhlasnya.
> - masalah discourse konsep, visi, misi, strategi dlsb siap kami 
lakukan kapan saja abang-kakak memanggil kami.
> - dengan kalkukasi voters yang kami lakukan, jika dana 130 jt 
tersebut dapat terkumpul, kita sangat optimis bahwa kita dapat 
bersaing dengan tidak memalukan, atau bahkan memenangkan pertandingan.
> - lawan hidup bukanlah mati, tapi menjadi tua. Muda mohon tidak 
diartikan dalam ukuran usia, namun dalam ukuran semangat dan 
progresivitas yang saya yakin kita semua masih ingin selalu 
memilikinya.


Kirim email ke