fyi, --- Pada Rab, 20/5/09, trisno_banget <[email protected]> menulis:
Dari: trisno_banget <[email protected]> Topik: [dpr-indonesia] Re: PERNYATAAN SIKAP KAMMI PUSAT Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 20 Mei, 2009, 9:50 AM --- In dpr-indonesia@ yahoogroups. com, Al Faqir Ilmi <alfaqirilmi@ ...> wrote: > > PERNYATAAN SIKAP KAMMI PUSAT > > "TOLAK CAPRES-CAWAPRES DAN PENDUKUNG REZIM NEO-LIBERAL YANG TIDAK PRO RAKYAT" > > Assalamualaikum wr wb. > > Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. > Nasib lima tahun kedepan bangsa ini akan ditentukan hari ini ketika para > calon presiden dan wakil presiden mendaftarkan diri. > > Kemarin di Bandung kita telah disajikan sebuah deklarasi > supremasi dan arogansi asing atas Indonesia. Sebuah rezim ekonomi > politik neoliberal kembali dikukuhkan. Dan tragisnya 21 partai politik > (49,17 % suara) mendukungnya dengan gegap gempita. > > Permintaan penangguhan utang untuk menjaga stabilitas > ekonomi dengan kompensasi penempatan Boediono sebagai wakil presiden > adalah pilihan yang menunjukkan betapa tidak berdaulatnya pemerintah. > Penetapan Boediono sebagai cawapres adalah bentuk intervensi > negara-negara donor yang tidak bisa ditampik oleh SBY. > > Masih hangat dalam memori kita bahwa pada tahun 96-98 ketika > Boediono menjabat sebagai Direktur I BI urusan analisa kredit, > terkucurlah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar 400 T. > Kemudian ketika Boediono jadi Kepala Bappenas, dalam masa itu > terkucurlah dana rekap perbankan 600 T. Dan semua itu masih harus > ditanggung oleh rakyat hingga tahun 2032. Kita juga tidak lupa pada > tahun 2001-2004 ketika Boediono menjadi Menkeu, pada saat itu keluarlah > kebijakan privatisasi dan divestasi yang ugal-ugalan. Banyak aset > strategis yang dilego: Indosat, BCA, tanker, dll.Dan yang paling > menyakitkan adalah para obligor BLBI justru diberikan Release and > Discharge dengan kata lain dibebaskan dari masalah hukum.. > > sementara mereka yang menikmati BLBI melenggang, uang rakyat ratusan > Trilyun melayang...dan rakyat juga yang harus membayarnya. > > Kita telah muak menyaksikan paket kebijakan ekonomi yang > selalu disertai dengan pencabutan subsidi, penambahan utang, membuka > lebar&karpet merah untuk investasi asing yang itu benar-benar > berdasarkan rumus neoliberalisme. Semestinya kita belajar dari ambruknya > ekonomi dunia karena sunami krisis global, yang itu menegaskan betapa > rapuhnya ekonomi neoliberal. Solusi yang ditawarkan terbukti tidak > menciptakan jalan keluar, justru malah semakin membuka pintu ekonomi > nasional untuk digempur oleh krisis ekonomi global. > > Pemilu 2009 harus menjadi upaya kita bersama untuk keluar dari > jeratan ekonomi neoliberalisme. Jangan sampai kita biarkan > neoliberalisme semakin menghegemoni Indonesia jika tidak ingin negeri > ini akan terus mengalami keterpurukan. Sudah saatnya, > kekuatan rakyat bersatu-padu untuk menegaskan penentangan terhadap jalan > neoliberalistik, sembari mendorong penyelamatan ekonomi nasional, yang > berisikan ekonom-ekonom, politisi, dan intelektual anti neoliberal dan > pro-rakyat. Jangan sampai kita biarkan mereka semakin menjerumuskan > bangsa Indonesia ke arah kehancuran. > > Karena itulah pada hari ini KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa > Muslim Indonesia) menyatakan: > > 1. Menolak pasangan capres-cawapres serta pendukung rezim ekonomi > politik neo-liberal > > 2. Menolak pasangan capres-cawapres yang meneguhkan supremasi asing atas > kedaulatan Indonesia. > > 3. Mengajak rakyat bersatu-padu menentang jalan ekonomi neoliberalistik > dan memperjuangkan kedaulatan berdasar pada ekonomi konstitusi. > > Mengutip kata Bung Hatta, sang proklamator "Lebih baik kami melihat > Indonesia tenggelam di dasar lautan daripada menjadi embel-embel bangsa > lain..." > > Allahu Akbar...Merdeka > > Wassalamualaikum wr wb > Jakarta 16 Mei 2009 > > > Widya Supena > Ketua KAMMI Pusat > Sdr ku alfaqirlmi dan KAMMI.... Kalau saya lihat kalian2 ini semua pendukung SBY-Budiono. ..buktinya pemilihan presidend aja belum dimulai tapi anda sdh yakin bahwa pemenangnya SBY-Budiono. Buktinya lagi..tidak ada Capres-Cawapres selain SBY-Budiono yang anda kritisi. Itu menunjukkan bahwa pemenang pilpres 2009 memang SBY-Budiono. Perkiraan dan keyakinan anda tidak meleset....sama seperti saya.Thks Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas - Dengan Yahoo! Mail Anda bisa mendapatkan semuanya. http://id.mail.yahoo.com
